
Sekte Cahaya Suci
Drrrrtttt!
Pancaran kekuatan dari tubuh Su Ming terus naik drastis saat ia berniat membunuh Jie Yan di tempat dengan satu serangan pamungkas yang ia miliki. Ia hanya perlu mengambil waktu yang tepat ketika Jie Yan lengah agar serangannya tidak meleset. Ia telah memperkirakan tentang teknik teleportasi milik Jie Yan sehingga ia harus membuat serangan agar Jie Yan terkecoh.
“Aku akan menarik qi dan konsep milikmu untuk melancarkan serangan tipuan. Setelah ini, aku akan menggunakan semua qi dan konsep yang aku simpan serta milikmu! Kau harus kembali setelah ini atau kau akan mati jika aku gagal!” Su Ming berkata dalam pikirannya saat ia mencengkram erat kedua pedang ditangannya.
“Dipahami!” Roh Cahaya membalas dengan nada acuh tak acuh. Ia tidak ragu kembali ke Alam Roh karena ia hanya melakukan Kontrak dengan Su Ming agar lebih kuat. Ia bukan Xiao Ziya ataupun Xia Yue'er yang mau hidup mati bersama dengan kultivator yang melakukan Kontrak dengannya.
Su Ming tidak terlalu peduli dengan sikap Roh yang ia kontrak. Bagaimanapun, Roh Kontraknya juga sangat kuat karena memasuki daftar 20 besar Master Roh Bela Diri.
Di sisi lain, Jie Yan yang saat ini telah menggunakan seluruh kekuatannya pun langsung mengarahkan sabit yang ada di tangan kirinya ke arah Su Ming.
“Formasi Kematian, Tengkorak Iblis Kematian!”
Dung!
Lingkaran formasi kembali tercipta di permukaan tanah yang kini telah berubah menjadi merah. Formasi tersebut menarik semua tulang-tulang yang ada di permukaan tanah lalu memadatkannya menjadi satu bentuk.
Wajah Su Ming sedikit gelap ketika melihat hal itu. Sebelum ia bereaksi, Jie Yan langsung bergerak.
“Teleportasi!”
Zhep!
Jie Yan muncul tepat di belakang Su Ming dan langsung mengayunkan pedang yang ada di tangan kanannya.
“Seni Rahasia, Tebasan Kecepatan Teleportasi!”
Su Ming mendengus dingin. Ia pun langsung berubah menjadi elemen kembali untuk menghindar. Kemampuan ini juga berguna untuk bergerak melawan musuh karena kecepatan meningkat. Tetapi ia harus ahli memadatkan atau memecah tubuhnya menjadi bentuk elemen.
“Element!”
“Kecepatan Cahaya!”
Sraing!
Jie Yan melesat dengan kecepatan tinggi mengayunkan pedangnya tetapi Su Ming menghindarinya dengan tidak banyak usaha.
Ketika Su Ming memadat dalam sekejap di jarak hampir sepuluh meter dari Jie Yan, ia ingin menyerang tetapi wajahnya jelek ketika menatap tengkorak raksasa yang diselimuti oleh kabut hitam kemerahan mengayunkan telapak tangannya yang sangat besar ke arahnya.
“Formasi Cahaya, Pedang Penghakiman!”
Pedang di tangan kiri Su Ming melayang ke udara lalu langsung membesar dalam sekejap serta melesat ke arah langit.
Bussssh!
Krak! Krak!
Lengan tengkorak raksasa hancur seketika. Di saat itu juga, Su Ming mengayunkan pedang di tangan kanannya sekaligus mengendalikan pedang yang melesat ke arah langit kembali ke arah bawah untuk menghancurkan tengkorak.
“Pedang Dewa Cahaya, Cahaya Kemuliaan!”
Sraing!
Bom!
Di saat Su Ming menyerang ke arah Jie Yan, pedang Cahaya raksasa yang ia buat juga langsung melesat ke arah bawah lalu menikam tengkorak raksasa. Tengkorak raksasa tersebut langsung hancur berkeping-keping.
Tebasan Su Ming terasa sangat aneh. Itu tidak tampak memiliki kekuatan namun membingungkan seseorang.
Namun, Jie Yan yang melirik ke arah samping sedikit tentu dapat melihat keanehan pada serangan tersebut menggunakan Mata Dewa.
“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”
Dung!
Tubuh Jie Yan seperti di tarik oleh sesuatu lalu sebuah portal langsung muncul tepat di belakang Su Ming.
Duar!
Ledakan besar terjadi dikejauhan di saat Jie Yan keluar dari portal sambil mengayunkan pedangnya.
“Seni Rahasia, Tebasan Dimensi!”
“Apa?” Su Ming terkejut karena teknik teleportasi Jie Yan tampak sangat berbeda dari sebelumnya. Ia buru-buru berubah ke bentuk elemen untuk menghindari serangan mematikan.
“Element!”
“Formasi Cahaya, Perpindahan Cahaya!”
Sraing!
Jrezh!
Ruang kembali robek ketika Jie Yan mengayunkan pedangnya. Matanya sedikit dingin karena dengan serangan kejutan seperti itu, Su Ming yang sekarang masih mampu bereaksi walaupun ia memberikan luka tertentu. Tatapannya tertuju ke arah tertentu lalu ia mengarahkan sabit ditangan kirinya ke arah ia memprediksi Su Ming muncul.
“Formasi Kematian, Hutan Kematian!”
Jrezh!
Ketika Su Ming muncul, wajahnya sedikit gelap saat hutan yang terdiri dari pohon hitam tahap daun melesat ke arah langit. Ujung-ujungnya ranting terlihat sangat tajam dan berbahaya.
“Formasi Cahaya, Cahaya Pemurnian!”
Dung!
Saat lingkaran Formasi tercipta, hutan lebat tersebut langsung tampak terkikis secara langsung.
Tanpa membuang waktu, Su Ming juga langsung menyerang sekali lagi karena formasi sebelumnya termasuk formasi pertahanan tercepat yang bisa ia gunakan.
Sel-sel di tubuh Su Ming tampak hancur karena ia menggunakan kecepatan melampaui yang bisa digunakan oleh tubuhnya.
Zhep!
Dalam sekejap, Su Ming yang bergerak secepat cahaya muncul di depan Jie Yan lalu mengayunkan pedangnya.
“Seni Cahaya, Bilah Cahaya Pemutus Kehidupan!”
Jie Yan terkejut dengan kecepatan Su Ming karena hampir tidak masuk akal sama sekali. Walaupun ia dapat melihatnya, tubuhnya tidak mampu bereaksi terhadap kecepatan tersebut.
“Formasi Kematian, Tubuh Dunia Kematian!”
Tubuh Jie Yan bergerak dengan sendirinya dan ia tau bahwa Xiao Ziya mengambil alih secara paksa untuk menghindari serangan mematikan dari Su Ming.
Sraing!
Jrezh!
Su Ming melewati Jie Yan dalam sekejap. Ia tersenyum lebar karena bahkan sebelum ia menggunakan teknik pamungkasnya, ia berhasil membelah Jie Yan.
Jie Yan yang terbebas awalnya terkejut. Ia memang merasakan sakit tetapi tubuhnya menyatu kembali dengan kecepatan tinggi. Namun, harga yang dibayar sangat mahal, yaitu qi-nya dikuras hampir 40%. Selain dari itu, formasi Dunia Kematian juga robek karena itu digantikan dengan tubuhnya untuk menahan serangan.
“Sekarang!” Teriak Xiao Ziya.
Jie Yan paham. Ia langsung mengubah pedang menjadi Tombak Pembunuh Naga lalu memutar tubuhnya sambil melempar Tombak.
“Formasi Kematian, Petir Penghancur!”
Ini adalah teknik yang digabungkan oleh Jie Yan dengan formasi milik Xiao Ziya. Tombak Pembunuh Naga langsung melesat layaknya petir ketika dilempar oleh Jie Yan ke arah Su Ming.
Su Ming yang awalnya senang, merasakan aura kematian. Ia buru-buru menghindar seperti biasa tetapi ia tetap terkena serangan.
Jleb!
Lengan kiri Su Ming di tusuk oleh Tombak Pembunuh Naga lalu ia pun di bawa ke tempat yang sangat jauh.
Blar!
Ledakan petir terjadi di tempat yang cukup jauh saat Tombak Pembunuh Naga menghantam permukaan tanah tetapi Su Ming berhasil melarikan diri.
Prang!
Formasi Dunia Kematian hancur di saat itu juga dan tempat tersebut kembali menjadi normal.
Zhep!
Jie Yan yang awalnya berhasil menyerang, langsung menatap ke arah tertentu dan menemukan Su Ming yang sudah membuat kuda-kuda menyerang. Lengan kiri Su Ming sudah rusak dan tidak bisa lagi digunakan saat ini.
“Aku tidak menyangka bahwa kau akan memaksaku ke kondisi seperti ini! Aku tidak tau cara apa yang kau gunakan menghindar sebelumnya! Tetapi kali ini kau pasti mati!” Teriak Su Ming saat selusin lingkaran formasi muncul disekitarnya.
Tubuhnya yang awalnya berwarna cahaya, kini berubah menjadi merah redup karena ia akhirnya menggunakan teknik formasi pengorbanan yang semula telah ia persiapkan.
“Pengorbanan Tubuh Cahaya, Serangan Penghancur Cahaya!”
Sraing!
Ketika Su Ming mengayunkan pedangnya, langit langsung terbelah. Tempat yang dilewati oleh tebasannya langsung dibelah, jurang yang sangat lebar dan dalam tercipta dalam sekejap. Dan serangan dahsyat tersebut yang bahkan membelah sepuluh kali luas wilayah Sekte Cahaya Suci menerjang ke arah Jie Yan.
“Kaulah yang akan mati!” Teriak Jie Yan karena ia juga tentu telah mempersiapkan teknik terkuat sejak lama agar ia bisa menyerang secara instan sama seperti Su Ming.
Jie Yan mengayunkan pedangnya sekuat tenaga yang ia bisa ke arah serangan Su Ming.
“Seni Rahasia Tertinggi, Tebasan Kaisar Surgawi!”
Tubuh Jie Yan tampak tumpang tindih dengan seseorang yang terlihat sangat kabur.
Tebasan yang dilancarkan oleh Jie Yan tampak membelah segalanya, termasuk itu ruang dan waktu.
Ini adalah teknik terkuat yang diwariskan oleh Jie Yan dari ibunya. Teknik yang bahkan menciptakan konsep ruang dan waktu ketika serangan itu dilancarkan walaupun Jie Yan yang menggunakannya tidak memahami konsep ruang dan waktu.
Inti dari serangan tersebut adalah, merobek ruang lalu menyerap konsep ruang dan waktu di alam itu sendiri dari celah ruang.
Dunia tampak menjadi berwarna abu-abu dalam sekejap karena serangan dari Jie Yan tidak terlalu stabil karena ia bukan pengguna konsep ruang dan waktu. Itu membuat daya serap konsep pada teknik tidak bisa diatasi.
Mata Dewa Jie Yan menatap hal itu dengan tatapan sedikit gugup. Inilah mengapa ia hampir tidak mau menggunakan teknik tersebut karena teknik tersebut berpotensi menghancurkan dunia hanya dengan satu tebasan walaupun ia belum mencapai tingkat kultivasi yang tinggi karena ketidakstabilan teknik.
Dengan paksa, Jie Yan menarik konsep ruang dan waktu pada teknik tersebut agar tidak terus membesar karena jika dibiarkan, maka dunia tersebut akan dilahap oleh robekan dimensi yang menghasilkan konsep ruang dan waktu yang sangat kacau.
Konsep ruang dan waktu langsung diserap oleh tubuh Jie Yan. Tubuhnya saat ini seperti jurang tak berdasar karena ia menggunakan kekuatan yang berasal dari garis darah Naga Hitam Kehancuran untuk melahap segalanya.
Dung!
Warna dunia kembali seperti semula karena dengan menyerap konsep ruang dan waktu, Jie Yan akhirnya menyetabilkan tekniknya sendiri.
Jrezh!
Su Ming yang awalnya merasa sudah menang, terkejut ketika melihat tebasannya dihancurkan begitu saja lalu serangan yang tidak dapat ia lihat dengan matanya langsung melewatinya.
Srak!
Zrrrrt!
Di garis lurus, langit tampak terbelah ke tempat yang tidak terlihat dibarengi oleh jurang yang sangat dalam muncul dalam sekejap.
“Tidak.. mungkin...”
Crash!
Saat Su Ming bergumam, darah yang sangat banyak terciprat karena tubuhnya perlahan terbelah menjadi dua bagian.