Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Memasuki Bintang Brahma


Jie Yan tidak tau bahwa dirinya telah menjadi terget kelompok Penguasa yang menguasai alat transportasi antar bintang di Wilayah Barat Alam Abadi.


Saat ini Jie Yan yang dilindungi oleh konsep Ruang dan formasi, bergerak ke arah tertentu dengan kecepatan penuhnya.


Alat Transportasi Antar Bintang yang sangat cepat pun membutuhkan waktu hampir sepuluh menit sebelum ia keluar dari alat transportasi antar bintang tersebut untuk mencapai Bintang Brahma.


Untuk Jie Yan, bisa dipastikan bahwa ia membutuhkan waktu setidaknya hampir satu jam bergerak di ruang hampa.


Tetapi formasi yang dibuat oleh Xiao Ziya tentu mampu menahan ruang hampa dalam waktu tersebut. Untuk konsep Ruang Jie Yan, bisa dipastikan bahwa itu hanya bisa bertahan dalam waktu kurang dari sepuluh menit.


Hal itu sangat biasa terjadi karena Jie Yan tidak memiliki persediaan konsep yang besar. Untuk formasi yang dibuat oleh Xiao Ziya, dikarenakan itu diciptakan selama tiga hari, bisa dipastikan bahwa persediaan energi untuk menghalangi ruang hampa dapat bertahan sangat lama.


“Bergerak di Ruang Hampa memang sangat sulit! Bahkan dengan Kultivasi tingkat Kaisar Abadi hanya dapat bertahan selama kurang dari setengah jam!” Batin Jie Yan dan terus terbang ke arah Bintang Brahma berada. Ia tentu tau posisi Bintang Brahma karena melihat Alat Transportasi Antar Bintang yang ia naiki sebelumnya bergerak ke arah tersebut.


Xiao Xiao di sisi lain tampak sangat penasaran dan menatap ke arah semua tempat. Apa yang ia lihat sejauh mata memandang hanya tempat berwarna hitam dengan bintik bintik terang di semua tempat.


Ketika telah bergerak selama hampir satu jam, Jie Yan dapat merasakan bahwa konsep miliknya mulai di kikis kembali karena formasi milik Xiao Ziya juga telah perlahan di kikis.


Dan di saat itu juga, Jie Yan telah melihat sebuah dunia yang sangat besar, dunia tersebut berwarna biru laut bercampur putih oleh awan, itu menandakan bahwa dunia tersebut sangat subur. Namun ada beberapa bagian yang terlihat gelap, itu bukan karena matahari tidak menyinari bagian tersebut, melainkan itu karena tempat khusus.


“Xiao Xiao! Berpegangan yang kuat karena kita akan segera memasuki Bintang Brahma!” ucap Jie Yan saat meningkatkan output konsep Ruang yang ia gunakan agar tubuhnya dan Xiao Xiao tidak terluka oleh gesekan atmosfer Bintang Brahma ketika ia memasuki dunia tersebut.


Xiao Xiao yang mendengar itu, langsung memeluk Jie Yan dengan erat.


Dan Jie Yan pun langsung memasuki atmosfer Bintang Brahma, di saat itu juga gaya hisapan mengerikan menariknya ke dalam. Konsep Ruang yang ia gunakan tampak tidak mampu melawan.


Ini menandakan bahwa hanya dengan qi Kaisar Abadi seseorang dapat menebus atmosfir sebuah dunia Alam Abadi tingkat atas. Jika hanya konsep Ruang, itu sangat sulit melakukannya. Tetapi jika qi Kaisar Abadi dipadukan dengan konsep Ruang, itu akan jauh lebih mudah menembus atmosfer dunia dan jangka waktu bertahan di Ruang Hampa jauh lebih lama.


Wusssh!


Jie Yan merasakan panas di kulitnya ketika terus bergerak ke arah dalam Bintang Brahma. Ia menggunakan qi-nya untuk melindungi Xiao Xiao karena tubuh Xiao Xiao tidak akan mampu menahan panas tersebut.


Layaknya sebuah meteor, Jie Yan terus melesat ke arah bawah. Dan tidak sampai limat menit kemudian, ia pun mendekat ke arah permukaan.


Jie Yan dengan paksa menggunakan kekuatan darah miliknya. Enam sayap pun muncul di punggungnya dan itu langsung mengepak untuk menghentikan tubuhnya menabrak permukaan tanah seperti meteor.


Bom!


Ketika Jie Yan mendarat dengan kedua kakinya, kawah yang cukup besar tercipta. Ia merasa tulang kakinya hampir saja patah. Formasi yang digunakan oleh Xiao Ziya padanya juga hampir hangus terbakar oleh gesekan udara di atmosfer Bintang Brahma.


“Jika aku tidak menghentikan tubuhku dengan sayap dan qi milikku, kakiku pasti akan patah.” Batin Jie Yan dengan sedikit keringat menetes di dahinya dan wajahnya sedikit pucat.


Tempat Jie Yan mendarat adalah tempat sepi, tidak terlalu subur, hanya ditumbuhi oleh beberapa pepohonan dan tumbuhan biasa. Selain dari itu, lokasi tersebut tidak terlalu jauh dari laut.


“Guru, apakah Guru tidak apa-apa?” Xiao Xiao sedikit khawatir dan menggunakan sapu tangan membersihkan wajah Jie Yan yang dipenuhi oleh keringat. Ia tau betapa berbahayanya mendatar dari ruang hampa ke sebuah dunia.


Jie Yan merasa sedikit hangat karena tampaknya murid yang ia terima secara tidak sengaja memang murid yang sangat perhatian.


“Guru tidak apa-apa Xiao Xiao.” Balas Jie Yan sambil tersenyum lalu langsung terbang ke arah acak untuk mencari tempat perlindungan sementara.


Setelah kepergian Jie Yan dalam waktu kurang dari lima menit, sekelompok kultivator mendekat ke arah tersebut.


“Sebuah meteor? Apakah meteor itu berharga?” Salah satu kultivator pun langsung mencari ke dalam kawah tetapi tidak menemukan apa-apa yang membuatnya bingung.


“Ini bukan meteor. Ada fluktuasi konsep Ruang di sini yang artinya seorang kultivator Kaisar Abadi belum lama mendarat di sini!” Salah satu kultivator lainnya berbicara dengan nada acuh tak acuh.


“Tingkat Kaisar Abadi? Tampaknya dia cukup berbakat karena mampu menanggung beban pendaratan, tidak semua kultivator Kaisar Abadi mampu melakukannya jika memasuki Bintang tingkat tinggi. Biasanya salah satu kaki mereka akan tertinggal ketika mendatar.” ujar kultivator lainnya.


Semua yang ada di sana mengangguk dan pemimpin kelompok tersebut pun berkata dengan nada dingin, “Siapapun dia, cari dia karena mungkin kita akan mendapatkan sesuatu yang berharga.”


Telah pemimpin kelompok tersebut berbicara, semuanya mengangguk lalu menghilang seketika dari tempat tersebut.


Bintang Brahma adalah dunia yang sangat keras, walaupun itu Alam Abadi tingkat tinggi dan jumlah kultivator di dalamnya tidak sebanyak Bintang Tianyu, persaingan sumber daya sangat ketat.


Ini juga disebabkan oleh tiga kekuatan besar di Bintang Brahma yang mengendalikan semua sumber daya. Dan tentu saja salah satunya dan yang terkuat diantara ketiganya adalah Kuil Buddha, yang di pimpin oleh Biksu kuat, salah satu kultivator terkuat di Wilayah Barat Alam Abadi.


Dikatakan bahwa Kuil Buddha lebih kuat dari pada Sekte Pedang, dan salah satu lagi kekuatan besar di Bintang Brahma adalah kekuatan besar yang mampu bersaing secara seimbang dengan Sekte Pedang Utama.


**


Di daerah terpencil, tepatnya di pinggiran hutan cukup jauh dari laut, Jie Yan telah menemukan tempat persembunyian yang cocok dan memanggil Xiao Ziya dan Xia Yue'er keluar dari Ruang Jiwa.


“Apakah ini Bintang Brahma?” Xia Yue'er sedikit tertarik dan menatap ke arah luar tempat persembunyian.


“Ini memang Bintang Brahma. Sudah sangat lama aku tidak datang ke dunia ini. Dan tampaknya Kuil Buddha juga tetap memegang kekuasaan di dunia ini.” ucap Xiao Ziya sambil menghela nafas panjang ketika mengingat masa lalu.


“Ziya, apakah ada tempat yang menarik perhatianmu di dunia ini?” Tanya Jie Yan yang duduk di permukaan tanah.


“Tentu saja ada. Kuil Buddha memiliki sumber daya mengerikan yang mampu membuat kekuatan tubuh mereka menjadi yang terkuat di Wilayah Barat Alam Abadi. Selain dari itu, Sekte yang ingin aku kunjungi juga memiliki tempat menarik lainnya yang pasti akan membuat kita bertiga menjadi kuat lebih cepat. Selain dari itu, tempat menarik lainnya adalah tempat yang dikuasai oleh salah satu Pangeran Iblis di Alam Abadi!” ucap Xiao Ziya.