Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Salah Satu Kemampuan Mata Dewa Jie Yan


Bintang Tianyu


“Jie Yan, apakah aku bisa menggunakan benda itu?” Xia Yue'er menatap ke arah Jie Yan dengan tatapan memohon. Karena semula Jie Yan mengatakan benda itu mirip dengan Jantung Laut Atlantis yang sangat berbahaya, ia berharap itu bisa di konsumsi. Ia merasa bahwa ketika ia menggunakannya, maka kekuatannya akan meningkat drastis.


“Aku tidak tau Yue'er.” Jie Yan menggelengkan kepalanya.


Mendengar balasan Jie Yan, Xia Yue'er sedikit kecewa. Namun ia tidak mengeluh karena bahkan Jie Yan terlihat tidak yakin bisa menggunakan benda itu.


“Ziya, apa kau tau apa sebenarnya itu?” Tanya Jie Yan kepada Xiao Ziya.


Xiao Ziya yang masih bermeditasi, membuka sedikit matanya dan menatap ke arah luar. Alisnya sedikit naik karena tidak menduga bahwa ia akan melihat benda luar biasa lainnya ketika Jie Yan kurang dari satu bulan tiba di Alam Abadi.


“Aku tidak terlalu yakin apa itu sebenarnya. Tetapi benda itu memang dapat membuat seseorang mampu menghasilkan konsep yang terpancar darinya jika itu di konsumsi. Namun, jika itu hanya salah satu dari kita yang mengkonsumsinya, maka tubuh kita akan meledak.” ucap Xiao Ziya.


“Apakah qi yang ada di dalamnya sebanyak itu?” Xia Yue'er terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh Xiao Ziya dan ia tidak percaya sama sekali.


“Yue’er kecil, apakah aku pernah berbohong padamu?” Tanya Xiao Ziya tidak senang.


“Kau selalu berbohong padaku!” Balas Xia Yue'er tetapi itu hanya dalam hati.


“Namun, kalian berdua jangan khawatir. Aku memiliki cara untuk menggunakan benda itu.” Xiao Ziya tersenyum misterius kali ini.


“Hm? Bagaimana?” Tanya Jie Yan buru-buru karena jika bisa menggunakan benda itu, bisa dipastikan bahwa kekuatannya akan meningkat.


“Itu sangat sederhana, aku hanya perlu membuat formasi khusus agar kita bertiga bisa menyerapnya bersamaan. Benda itu terdiri dari qi, konsep dan kekuatan spiritual. Kita bertiga bisa membagi satu hal untuk satu orang agar kita dapat menyerapnya secara stabil.” ujar Xiao Ziya.


“Ada cara seperti itu?” Jie Yan sedikit terkejut. Jika itu benar, sudah pasti ia akan menyerap qi, untuk Xia Yue'er bisa dipastikan bahwa dia akan memilih untuk menyerap konsep dan Xiao Ziya yang tidak terlalu peduli dengan qi dan konsep pasti memilih menyerap kekuatan spiritual.


“Ya, tetapi aku harus pulih lebih dulu. Yang artinya, bawa benda itu kembali bersamamu. Ketika berada di Sekte Pedang, kita akan menggunakannya.” ucap Xiao Ziya.


Jie Yan mengangguk serius lalu berpikir kembali.


“Ziya, aku memiliki benda yang mirip dengan benda ini bernama Jantung Laut Atlantis. Apakah kita bisa melakukan hal yang sama?” Tanya Jie Yan saat mengeluarkan Jantung Laut Atlantis yang disegel oleh formasi.


Xiao Ziya yang menerpa itu tentu tau apa Jantung Laut Atlantis karena ia melihatnya dengan jelas ketika Jie Yan mengambilnya di Istana Bawah Laut.


“Tidak.” Xiao Ziya menggelengkan kepalanya lalu melanjutkan, “Untuk benda yang terlihat seperti bulan itu, aku yakin bisa menguraikannya karena kita bisa menyerap salah satu yang terkandung di dalam sesuai kebutuhan.”


“Sementara Jantung Laut Atlantis terdiri dari komposisi yang cukup rumit. Menang itu terdiri dari qi dan konsep, tetapi satu hal lainnya menghalangi kita untuk menggunakannya. Walaupun begitu, kau tidak memiliki unsur air padamu, kau tidak akan bisa menyerap konsep Air.”


“Semula, ketika berada di Istana Bawah Laut, aku telah memikirkan hal ini tetapi menepisnya karena tidak ada yang mampu menyerap satu hal lainnya di Jantung Laut Atlantis itu. Yaitu, seseorang harus memiliki tubuh sejati Dewi Laut yang legendaris!” Xiao Ziya menjelaskan.


“Tubuh sejati Dewi Laut? Lalu, apakah jika Gu Yuena yang menjadi penerus Dewi Laut dapat menyerapnya?” Tanya Jie Yan penasaran.


“Tidak, Gu Yuena hanya mewarisi kekuatannya, bukan tubuh sejatinya. Itulah sebabnya aku tidak pernah menyinggung hal ini. Ini juga dikarenakan jika tidak ada yang menyerap kekuatan aneh itu, itu akan diserap oleh dua lainnya yang mencoba menyerap qi dan konsep sehingga keduanya tidak akan mampu menyerap qi dan konsep lalu berujung pada kematian.” ujar Xiao Ziya.


Tiba tiba Jie Yan teringat pada Tang Yueha yang memiliki Tubuh Sejati Dewi Perang.


“Apakah kekuatan yang hanya bisa di konsumsi oleh Tubuh Sejati Dewi Laut dapat diserap oleh Tang Yueha?” Batin Jie Yan memikirkan sebuah kemungkinan terapi ia menggelengkan kepalanya karena tidak ada artinya memikirkan hal itu untuk saat ini. Ia hanya perlu meningkatkan kekuatannya dan ketika waktunya tiba, pasti ada cara untuk menggunakan Jantung Laut Atlantis.


“Baiklah, kita akan kembali setelah aku mengambil benda ini.” ucap Jie Yan perlahan terbang ke arah bulan kecil yang melayang di udara. Ketika ia mendekat, ia merasakan penindasan tertentu sama seperti ketik ia mengambil Jantung Laut Atlantis.


Tetapi Jie Yan sudah terbiasa. Dan hal lainnya, karena adanya penindasan seperti itu, ia yakin bahwa bulan dihadapannya memiliki cara kerja yang sama dengan Jantung Laut Atlantis walaupun kondisi menggunakannya lebih ketat untuk Jantung Laut Atlantis.


Tanpa membuang waktu, Jie Yan langsung meraih pinggiran bulan kecil tersebut dan merasakan bahwa konsep Cahaya Bulan mencoba untuk menekannya. Tetapi setelah menggunakan kekuatan garis darah Naga Hitam Kehancuran cukup baik, ia langsung menghancurkan konsep Cahaya Bulan samar yang mencoba menyusup ke dalam tubuhnya.


Dung!


Saat Jie Yan berhasil menyentuhnya, gelombang konsep Cahaya Bulan yang sangat tipis meledak ke segala arah. Itu terus menyebar keluar dari Lembah Bulan, menutupi hampir setengah dari Bintang Tianyu. Ini menandakan bahwa benda yang dipegang oleh Jie Yan memang sangat luar biasa.


Gelombang konsep Cahaya Bulan itu tentu dapat dirasakan oleh semua kekuatan puncak yang ada di Bintang Tianyu. Tetapi mereka hanya berpikir bahwa itu adalah terobosan kultivasi seseorang yang menggunakan konsep Cahaya Bulan.


Di kota Qing, hanya satu sosok yang memasang wajah gelap ketika merasakan gelombang konsep Cahaya Bulan tersebut. Tetapi dia pulih kembali karena tidak dapat melacak asal gelombang konsep tersebut.


Tentu saja sosok yang merasakan hal itu adalah seseorang yang terkait dengan salah satu murid yang datang ke Lembah Bulan yang menggunakan konsep Cahaya Bulan.


Di dalam ruangan tersembunyi tersebut, Jie Yan tampak menatap bulan yang melayang di atas telapak tangannya dengan seksama. Ia merasakan perasaan khusus pada bulan kecil tersebut seolah-olah ia pernah merasakannya entah di mana.


“Jimat Bulan!” Gumam Jie Yan. Saat ia mencoba melacak Jimat Bulan menggunakan Mata Dewa yang ia ketahui ketika berhubungan dengan benda di atas telapak tangannya, ia dapat melihat gambaran tertentu.


Mata Jie Yan tiba-tiba meneteskan sedikit darah saat melihat gambaran seorang wanita yang mengendalikan sebuah bukan kecil di punggung telapak tangan kirinya serta sebuah pedang putih di tangan kanannya.


Wanita itu terlihat sangat cantik, berambut putih, dengan lambang bulan sabit di dahinya.


“Ugh...” Jie Yan mengentikan penglihatannya karena tidak sanggup lagi melihat sesuatu yang ada di dalamnya.


“Jie Yan! Apa yang terjadi padamu?” Xia Yue'er sedikit gugup ketika melihat beberapa tetes darah keluar dari sudut mata Jie Yan.


Sementara itu, Xiao Ziya yang berada di dalam Ruang Jiwa menyipitkan matanya. Ia pernah mendengar dari Dewi Naga Asyura bahwa Jie Yan membangkitkan kemampuan yang mirip dengan Kaisar Manusia Generasi Pertama walaupun cara penggunaannya sedikit berbeda.


“Jie Yan, apa yang kau lihat?” Tanya Xiao Ziya buru-buru.


Jie Yan yang menenangkan dirinya, langsung menjawab, “Seorang wanita yang menggunakan benda yang mirip dengan Jimat Bulan ini. Dia tampak sedikit familiar.”


Mendengar itu, Xiao Ziya langsung membenarkan spekulasinya bahwa Jie Yan memang memiliki kemampuan yang sedikit mirip dengan Kaisar Manusia Generasi Pertama walaupun Jie Yan membangkitkannya di matanya.


“Penglihatan Masa Lalu dan Masa Depan!” Batin Xiao Ziya dengan Kilatan tertentu di matanya karena ia sudah menebak siapa wanita yang menggunakan sesuatu yang tampak seperti bulan purnama di masa lalu.


Jika Jie Yan merasa familiar, itu artinya ketika Jie Yan hibernasi, wanita yang dimaksud oleh Jie Yan pasti datang menemuinya. Dan itu adalah sesuatu yang terjadi di masa lalu. Itulah sebabnya Xiao Ziya yakin bahwa wanita yang dimaksud oleh Jie Yan adalah dia, dan dia yang dimaksud oleh Xiao Ziya adalah eksistensi yang sangat penting di jalur pertumbuhan Kaisar Manusia Generasi Pertama mencapai puncak menurut catatan kuno, yaitu Dewi Bulan.