Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Tingkat Raja Abadi Tahap Menengah


Bintang Brahma, Benua Kekacauan


“Jika begitu, aku akan pergi kembali untuk melaporkan kegagalan misiku.” ucap Jie Yan dan berniat untuk pergi dari tempat itu.


“Tunggu, aku belum tau namamu dan di mana kau melakukan misi sebagai Mercenaries.” Xun Hai langsung berbicara ketika Jie Yan hendak pergi.


“Jie Yan..”


“Aku bergabung di Mercenaries Organisasi Kegelapan.” ucap Jie Yan dan langsung menghilang seketika.


Mendengar itu, Xun Hai mengangguk dan menatap ke arah Jie Yan bergerak. Lalu tatapannya tertuju pada Xun Li yang masih tampak meratapi nasibnya.


“Saudaraku, waktunya pulang. Degan kehilangan kultivasimu, kau akan lebih menghargai hidupmu. Dan kau juga harus pergi sejauh mungkin. Penampilanmu pasti akan berubah setelah Akar Spiritualmu cacat. Dengan begitu, kau pasti bisa menjalani hidup sebagai manusia biasa.” ucap Xun Hai saat ia menghampiri Xun Li.


“Bajingan! Bajingan!” Hanya itu kata yang keluar dari mulut Xun Li karena ia sangat frustasi saat ini. Bahkan untuk membuat goresan pada Xun Hai, ia pasti tidak akan mampu padahal ia sangat ingin menghabisi Xun Hai karena emosinya yang sangat kacau.


Xun Hai menggelengkan kepalanya lalu bergumam kecil saat menatap ke arah tempat jauh, “Organisasi Kegelapan.. mungkin aku akan mencoba sesuatu yang baru. Lagi pula, aku lupa mengingatkan kepada Jie Yan bahwa Jimat Darah itu sangat berbahaya.”


**


Tanpa peringatan dari Xun Hai, Jie Yan tentu tau bahwa Jimat Darah adalah sesuatu yang sangat berbahaya. Itu memang bisa meningkatkan kultivasi dengan sangat cepat tetapi efek sampingnya lah yang tidak bisa di tanggung oleh siapapun.


Dan untuk Jie Yan, ia berniat untuk menyimpan Jimat Darah karena ia merasa bahwa pemilik asli Jimat Darah pasti memiliki cara untuk menggunakannya.


“Jimat Darah ini pastilah benda berharga yang di pegang oleh eksistensi kuat. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara Xun Li mencurinya.” Batin Jie Yan. Ia pun menggelengkan kepalanya dan bertanya-tanya juga kenapa kekuatan besar pemilik Jimat Darah tidak memburu Xun Li secara pribadi.


Setelah keluar dari hutan, Jie Yan langsung menaiki binatang roh lalu mengendalikannya untuk kembali ke Bukit Tengkorak berada.


Waktu terus berlalu, Jie Yan pun akhirnya kembali ke Bukit Tengkorak dan melaporkan kegagalan misi.


Petugas yang mengurus dokumen misi, tentu tidak terkejut bahwa Jie Yan akan gagal dalam misi karena bahkan kultivator tingkat Raja Abadi tahap akhir yang telah menjadi Mercenaries lencana Perak juga gagal.


Karena kegagalan misi, Jie Yan harus memberikan kompensasi sebanyak 350.000 batu roh kelas atas.


Tetapi untuk Jie Yan, kekayaan sebanyak itu tidak lagi terlalu berarti karena ia tidak memiliki niat saat ini menggunakan batu roh untuk menerobos kultivasinya.


Banyak Mercenaries yang mencemooh Jie Yan karena kegagalan misi. Tetapi Jie Yan tidak peduli sama sekali dan pergi ke kediamannya untuk berkultivasi pintu tertutup selama beberapa waktu.


Setelah berada di ruangan berkultivasi, Jie Yan pun mengeluarkan dua Pil Konsentrasi Qi Raja.


“Beban yang aku terima pastilah sangat berat jika mengkonsumsi kedua pil ini. Aku juga menduga bahwa kultivasiku pasti hanya menerobos satu tahap. Namun itu tidak akan jauh dari tingkat Raja Abadi tahap akhir.” Gumam Jie Yan saat menatap kedua Pil Konsentrasi Qi Raja.


Jie Yan yang ingin kuat secepat mungkin, langsung melempar kedua pil ke dalam mulutnya lalu menutup matanya untuk mulai mencerna khasiat pil.


Tentu saja Jie Yan menggunakan garis darah Naga Hitam Kehancuran untuk melahap khasiat pil lebih mudah. Jika tidak menggunakan garis darahnya, sudah pasti tubuhnya akan meledak.


Inilah mengapa para kultivator tingkat Raja Abadi tahap awal dan menengah sangat jarang menggunakan Pil Konsentrasi Qi Raja yang terbilang cukup langka dan cukup sulit untuk didapatkan.


Bom!


Qi dan konsep Kehancuran, Ruang dan Waktu pun meledak. Tetapi itu tidak menyebar karena Jie Yan langsung menarik semua konsep yang ia lepaskan.


Jika ada yang mengetahui tentang terobosannya menimbulkan fluktuasi konsep dan konsep itu adalah konsep yang sangat kuat, mungkin akan banyak eksistensi yang mengincarnya karena tentu saja ia akan dinilai sebagai ancaman.


“Tingkat Raja Abadi tahap menengah.” Batin Jie Yan. Ia terus berkultivasi karena khasiat kedua pil masih sangat banyak. Tetapi itu tidak akan dapat membuatnya menembus tahap selanjutnya. Tentu saja ini dikarenakan tubuhnya membutuhkan sumber daya berkali-kali lipat dari pada yang lainnya di tingkat yang sama.


Dan tanpa sadar, tiga hari berlalu lagi dan Jie Yan pun menyelesaikan kultivasinya.


“Jika aku menerobos secara normal, mungkin butuh waktu berbulan-bulan. Aku harus mencari sumber daya lainnya untuk mempercepat peningkatan kekuatanku.” Batin Jie Yan saat ia mengepalkan tangannya dengan kuat. Ia merasa bahwa saat ini ia dipenuhi oleh kekuatan.


Sambil berdiri, Jie Yan pun bergumam kecil, “Kultivator tingkat Raja Abadi tahap akhir bukanlah ancaman lagi bagiku. Bahkan banyak kultivator tingkat Raja Abadi tahap puncak tidak bisa melawanku jika aku menggunakan kemampuan Waktu.” ucap Jie Yan dengan senyum kecil diwajahnya.


Setelah merenggangkan tubuhnya, Jie Yan pun langsung keluar dari kediamannya lalu pergi ke Asosiasi Mercenaries.


Saat memasuki Asosiasi Mercenaries, suasana di dalam tampak sedikit tegang saat ini.


“Apa yang terjadi?” Tanya Jie Yan kepada salah satu Mercenaries yang memasang wajah serius juga.


“Kau pasti baru kembali. Asosiasi Mercenaries yang di pimpin oleh Organisasi Kegelapan mengeluarkan misi besar. Dibutuhkan ribuan Mercenaries untuk berpartisipasi.” ucap Mercenaries lencana Perak tersebut.


“Misi besar? Apakah kau tau misi apa itu?” Tanya Jie Yan tertarik.


“Misi belum diumumkan. Tetapi aku mendengar bahwa Mercenaries lencana Emas dan Diamond di panggil semua. Ini pasti misi yang sangat besar.” ujar Mercenaries lencana Perak tersebut.


Mendengar itu, Jie Yan tentu semakin tertarik. Sudah pasti ini bisa dikatakan sebagai perang sekala penuh.


Dan setelah menunggu selama beberapa jam, di lantai paling atas, terlihat sosok yang berdiri di pagar.


“Selamat datang semuanya para Mercenaries yang telah melakukan banyak kontribusi. Kali ini, kami Asosiasi Mercenaries yang di pimpin oleh Organisasi Kegelapan akan mengeluarkan misi khusus, semua Mercenaries dapat mendaftar untuk berpartisipasi.” ucap pria dengan jubah berwarna hitam.


“Misi apa yang akan kalian terbitkan?” Satu sosok berbicara dan semua mata menatap ke arah sosok tersebut.


Para Mercenaries yang menatap pria itu langsung terkejut.


“Hei, dia adalah Mercenaries lencana Diamond, salah satu terkuat diantara mereka semua.”


“Aku tidak menyangka bahwa dia akan hadir di tempat ini!”


Para Mercenaries berdiskusi satu sama lainnya saat menatap sosok tersebut.


Jie Yan juga menatap ke arah Mercenaries lencana Diamond dengan tatapan penasaran. Namun, ketika ia menggunakan Mata Dewa, ia terkejut dengan level kekuatan pria tersebut yang tidak lain berada di level Kaisar Abadi tahap puncak.