
Klan Naga, Kuil Suci Dewi Naga Perak
Gunung yang ada di Kuil Suci para naga terdapat sebuah istana putih, itu merupakan Istana Dewi Naga Perak, tempat Xiao Yuu di segel.
Selain dari itu, tepat di depan istana adalah sebuah batu besar aneh yang memiliki lubang sedikit tipis, itu adalah tempat Tombak Pembunuh Naga tertancap sebelumnya ketika Dimensi Naga meledak.
Suasana di Istana Dewi Naga Perak cukup sunyi karena sangat jarang anggota Klan Naga yang datang ke tempat tersebut.
Di aula Istana Dewi Naga Perak, isi tempat tersebut yang semula adalah patung-patung pun telah diganti oleh tempat yang cukup mewah. Hanya ada satu patung yang tersisa, yaitu patung Dewi Naga Perak.
Tepat di hadapan patung Dewi Naga Perak, terdapat sebuah kursi emas, kursi yang langsung dikenali sebagai kursi seorang pemimpin.
Dan di kursi tersebut, terlihat seorang pemuda sedang duduk dengan ciri-ciri rambut hitam legam, mata hitam, alis tajam, kulit sedikit gelap. Pakaiannya saat ini terlihat cukup mewah, memiliki motif sisik naga emas. Dan di tangan kanannya, terlihat sebuah tombak yang tidak lain adalah Tombak Pembunuh Naga.
Di sekitar pemuda tersebut, beberapa wanita mencoba untuk menghiburnya karena dia telah mengklaim dirinya sebagai Raja Klan Naga.
Yang lainnya, seorang wanita berdiri di samping pria tersebut, dia tidak lain adalah anggota Klan Naga, Tetua Naga Bulan. Dia terlihat seperti seorang wanita yang sangat misterius, menggunakan cadar, berambut putih panjang.
“Yang Mulia, Tetua Naga Bumi dan Naga Besi telah mengirim pesan bahwa Xiao Yuu dan Lan Qinzhu telah kembali. Dan juga, Xiao Yuu berniat menantang anda untuk merebut Tombak Pembunuh Naga.” Tetua Naga Bulan yang bernama Di Diqing pun berbicara. Nadanya terlihat datar, walaupun ia memanggil Yang Mulia kepada pemuda tersebut, sama sekali tidak ada nada hormat di dalamnya.
“Oh? Akhirnya dia kembali? Ha-ha-ha...! Menantangku? Apakah dia bodoh?” Pemuda itupun menyeringai jahat ketika mendengar apa yang dikatakan Di Diqing.
“Tidak masalah sama sekali! Lagi pula, dia akan menjadi adik iparku tidak lama lagi. Biarkan dia bermain untuk beberapa saat. Dan juga, apa kau telah mendapatkan informasi tentang Bing Rui?” Tanya pemuda tersebut.
Bing Rui adalah pemimpin dari Klan Naga Es, semua para naga mengetahuinya dan menanggap Bing Rui merupakan naga terkuat, tetapi tidak pernah ikut dalam Festival Raja Naga.
Wajah Di Diqing sedikit tenggelam tetapi langsung pulih seperti semula. “Tidak ada informasi tentangnya.”
Mendengar itu, pemuda itu hanya tersenyum kecil dan tidak bertanya lagi seolah-olah ia telah memprediksi jawaban tersebut.
“Jika Xiao Yuu ingin menantangku, persiapkan semuanya! Pertarungan akan diadakan di depan Istana Dewi Naga Perak.” Perintah pemuda tersebut.
“Baik.” Di Diqing menjawab dan langsung menghilang dari tempat itu.
Menatap Di Diqing pergi, pemuda itu pun melambaikan tangannya lalu semua wanita naga yang sedang memanjakannya pun pergi. Setelah aula istana hanya menyisakan dirinya, kilatan tertentu terlihat di matanya.
“Bing Rui, tampaknya kaulah yang memang mencapai Alam Abadi lalu berperang dengan kami. Tetapi, tidak lama lagi murid kecilmu akan jatuh ke dalam genggaman kami, Klan Wang!” ucap pemuda tersebut yang bernama Wang Long dengan nada dingin. Ia melirik ke arah tangan kanannya dan tersenyum kecil.
“Aku tidak menyangka bahwa sampai saat ini Tombak Pembunuh Naga akan berada di tanganku! Sungguh tidak terduga bahwa warisan Kaisar Manusia memang berada di dunia ini! Tampaknya Tetua Klan telah memprediksi melalui Sungai Abadi sehingga mengirimku untuk mendapatkan informasi!” Wang Long menancapkan Tombak Pembunuh Naga ke lantai lalu melihat ke tangannya yang terlihat sedikit terbakar.
“Walaupun Tombak Pembunuh Naga hanya akan mengakui garis darah naga, aku masih memiliki cara agar dapat mengendalikannya.” Gumam Wang Long lalu mengeluarkan benda tertentu dari cincin ruang miliknya. Itu terlihat seperti sebuah ramuan di botol kecil. Ia pun langsung menuangkannya ke gagang Tombak Pembunuh Naga lalu tombak tersebut bergetar sedikit.
Setelah itu, Wang Long kembali dapat memegangnya tanpa melukai dirinya sendiri.
“Klan Wang..” Wang Long yang memegang Tombak Pembunuh Naga pun perlahan berdiri. Senyum kecil terlihat jelas diwajahnya lalu ia mengeluarkan benda lainnya seperti sebuah kristal lalu menghancurkannya.
**
Di depan Istana Dewi Naga Perak, kelompok Jie Yan pun berhenti karena seseorang yang sangat kuat menghalangi mereka masuk.
Dia adalah seorang Tetua Klan Naga juga, yaitu Naga Kegelapan.
“Xiao Yuu! Jika kau ingin menantang Yang Mulia, tunggulah sampai semua Tetua telah hadir! Kau tidak bisa memasuki istana!” ucap Tetua Naga Kegelapan dengan nada dingin. Ia telah sepenuhnya ditundukkan oleh Wang Long.
Selain dari Tetua Naga Kegelapan, Tetua Naga Besi, Batu, Kayu dan Emas telah ditundukkan.
Tujuh Tetua Naga lainnya yaitu Tetua Naga Api, Air, Angin, Bulan, Cahaya, Petir dan Racun tetap berpegang teguh pada garis keturunan Naga Hitam Kehancuran sebagai Raja Naga.
Jie Yan menatap ke arah Tetua Naga Kegelapan dengan tatapan sedikit dingin karena tentu ia akan membereskan Tetua tersebut ketika waktunya tiba.
Sebelum ada yang berbicara, suara langsung kaki terdengar dari dalam istana yang membuat kelompok Jie Yan memasang wajah serius.
Tetua Naga Kegelapan perlahan terbang ke samping agar tidak menghalangi pemandangan seseorang yang keluar dari istana yang tidak lain adalah Wang Long.
Ketika Wang Long keluar, qi-nya meledak ke segala arah. Aura yang cukup mencekam membuat para naga seperti hendak di tundukkan karena qi tersebut tercampur dengan Tombak Pembunuh Naga.
“Wang Long!” Lan Qinzhu berbicara dengan nada dingin. Niat membunuhnya merembes keluar karena ia sangat ingin mencabik-cabik Wang Long.
Sementara itu, Gu Yin, Xia Yue'er dan Dai Mubai menatap ke arah Wang Long dengan tatapan serius karena qi yang meledak sebelumnya sangatlah kuat. Meskipun itu berada di tingkat Alam Sage tahap kedelapan, kepadatan qi tidak lebih lemah dari tingkat Alam Sage tahap kesembilan. Kemurnian qi-nya sangat tinggi, dan siapapun menebak bahwa mungkin kultivator yang dapat melawan Wang Long di tingkat yang sama bisa dihitung dengan jari.
“Oh? Kau akhirnya kembali Qinzhu! Lalu..” Wang Long menatap ke arah Xiao Yuu lalu melanjutkan, “Apakah kau serius menantangku? Aku telah memberi kalian berdua perlakuan istimewa di Klan Naga. Tetapi tampaknya kau tidak tau cara berterimakasih.”
Mendengar kata-kata Wang Long, Xia Yue'er dan Gu Yin adalah yang merasa paling jijik.
“Hentikan omong kosongmu, Wang Long! Kembalikan Tombak Pembunuh Naga milik kakakku!” Teriak Lan Qinzhu sangat marah.
“Ini adalah peraturan Qinzhu! Bagaimana dengan ini? Kau menjadi istriku lalu aku akan mengembalikan Tombak Pembunuh Naga.” Balas Wang Long dengan wajah cerah. Tetapi, apakah ia akan memberikannya setelah ia memiliki Lan Qinzhu? Jawabannya tentu saja tidak.
“Kau....!” Lan Qinzhu semakin marah dan langsung ingin menerjang ke arah Wang Long tetapi ditahan oleh Xiao Yuu.
“Qinzhu, hentikan! Para Tetua telah tiba!” ucap Xiao Yuu dengan nada yang tetap tenang.
Setelah kata-kata Xiao Yuu jatuh, sebelas individu lainnya pun tiba, mereka semua adalah Tetua Klan Naga.
Tetapi, ketika Jie Yan menatap hal itu, ia menyipitkan matanya ketika menatap para Tetua terbagi menjadi dua kelompok. Empat sisanya yang datang langsung bergabung dengan Tetua Naga Kegelapan.
Dari hal inipun, Jie Yan tau mana diantara para Tetua Naga yang telah tunduk sepenuhnya lalu mendukung Wang Long sebagai Raja Naga. Terutama, ketika ia menatap ke arah Tetua Naga Kayu dan Naga Emas, ia merasakan kekuatan yang sangat dahsyat.
“Keduanya memiliki aura yang sangat dekat dengan para Master Bela Diri peringkat 20 besar yang pernah aku lihat! Serta dia...” Mata Jie Yan menyipit ketika menatap ke arah Tetua Naga Kegelapan. Walaupun auranya tampak tidak besar, ia merasa bahwa dia adalah salah satu yang terkuat diantara 12 Tetua Klan Naga.