Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Tiga Tetua Klan Naga


Klan Naga


Beberapa aura yang mendekat dikenali oleh Jie Yan karena ia pernah merasakannya di Dimensi Naga sebelumnya.


Dalam waktu kurang dari 2 menit, tiga sosok pun tiba di dekat kelompok Jie Yan berada. Ketiganya menatap ke arah bahwa dengan tatapan serius. Ketiganya adalah Raja Naga Angin, Air dan Api.


Ketika ketiganya mendarat, Raja Naga Angin yang saat ini memiliki status sebagai Tetua Klan Naga pun berbicara. “Xiao Yuu, kenapa kau membuka formasi? Kenapa kau memanas beberapa manusia bersamamu?”


“Kau pasti tau aturan dari Klan Naga bahwa manusia tidak diizinkan memasuki Klan Naga.” Raja Naga Api menambahkan.


“Jika manusia tidak diizinkan memasuki Klan Naga, kenapa kalian mengijinkan pria itu duduk di Klan Naga dan mencoba menguasai semua para naga?” Xiao Yuu bertanya balik dengan nada sedikit dingin. Jika saja Klan Naga bukan kekuatan yang semula ditundukkan oleh kakaknya Jie Yan, ia tidak akan mau tinggal di Klan Naga. Ia lebih memilih untuk berkeliaran di Benua Saint untuk meningkatkan kekuatannya lalu naik ke Alam Abadi.


Pertanyaan Xiao Yuu menusuk titik sakit ketika naga tua tersebut. Walaupun ketiganya tampak muda, usia mereka sudahlah sangat tua, ini dikarenakan Dimensi Naga yang tidak menginginkan mereka bertambah tua ketika mencapai puncak masa muda, mereka hanya akan bisa menjadi pria paruh baya dalam kurun waktu puluhan ribu tahun.


“Benar, jika dari semula kalian melarang para manusia masuk, alangkah baiknya jika sedari awal kalian mengusirnya!” Lan Qinzhu juga mendengus jijik karena merasa bahwa para Tetua Klan Naga tidak kompeten.


“Xiao Yuu! Lan Qinzhu! Janga omongan kalian! Kau harus tau kenapa kami melakukan ini! Ini semua karena Tombak Pembunuh Naga! Apa kau tau apa artinya tombak itu mewakili kekuatan para naga? Semula Tombak Pembunuh Naga di tahan seseorang yang tidak lain adalah saudara kalian belum terbangun sehingga tidak bisa menekan para naga mencapai titik ini!”


“Tetapi kali ini berbeda! Kami semua anggota Klan Naga tidak bisa menolak paksaan yang muncul dari Tombak Pembunuh Naga seolah-olah dialah Raja Naga yang sebenarnya!” Raja Naga Api berkata dengan nada agresif.


Jie Yan yang mendengar itu sangat mengerti apa yang terjadi pada para naga. Itu pasti karena Tombak Pembunuh Naga telah menyerap semua esensi darahnya ketika ia tewas sehingga Tombak Pembunuh Naga kini mengandung darah asli dari garis darah Naga Hitam Kehancuran.


Untuk dirinya sendiri, dengan garis darahnya ketika memasuki wujud sejati Naga Hitam Kehancuran, Jie Yan mampu menekan para naga melalui garis darah. Itupun saat itu kondisi garis darah miliknya belum sempurna karena ia baru dapat memasuki bentuk Naga Hitam Kehancuran.


Jadi, tidak mengherankan bahwa Tombak Pembunuh Naga yang telah menyerap semua esensi darahnya akan mampu membuat para naga tunduk.


“Jika itu masalahnya, kami akan merebut Tombak Pembunuh Naga darinya!” ucap Xiao Yuu dingin.


Ketiga Tetua Klan Naga itupun terkejut dengan perkataan Xiao Yuu. Mereka sangat paham bahwa jika ada orang lain yang mampu mengendalikan Tombak Pembunuh Naga, itu pasti Xiao Yuu dan Lan Qinzhu karena keduanya memiliki garis darah Naga Hitam Kehancuran walaupun itu versi tidak lengkap karena berdarah campuran.


“Apakah kau berniat menantangnya untuk memperebutkan Tombak Pembunuh Naga?” Tanya Tetua Naga Air terkejut.


“Bukan aku, tetapi kakakku!” Xiao Yuu membalas lalu menatap ke arah Jie Yan. Jika di Klan Naga, ia sama sekali tidak takut membeberkan informasi tentang Jie Yan.


Tetapi ketiganya tidak dapat mendeteksi aroma naga ataupun garis darah naga di tubuh Jie Yan yang membuat ketiganya bingung.


Walaupun begitu, ketiga Tetua Klan Naga itu merasa bahwa Jie Yan sangatlah familiar. Itu langsung mengingatkan mereka terhadap Raja Naga yang baru saja lahir lalu tewas di Dimensi Naga.


Dan itu juga merupakan kakak dari Xiao Yuu dan Lan Qinzhu. Melihat sikap Xiao Yuu dan Lan Qinzhu kepada Jie Yan, itu memang terlihat seperti menatap seorang saudara yang sangat dipercayai.


“Xiao Yuu! Apakah kau gila ingin membuat manusia memperebutkan Tombak Pembunuh Naga?” Tanya Raja Naga Air dengan nada marah. Ia adalah Raja Naga Air yang baru karena yang terkahir telah tewas di Dimensi Naga saat Festival Raja Naga berlangsung. Tentu ia tidak akan memikirkan hal itu walaupun ia pernah melihat Raja Naga baru sekilas di Dimensi Naga.


“Naga tua sialan! Tombak Pembunuh Naga itu sebelumnya adalah milik ayah kami dan diturunkan ke kakak kami! Apakah salah jika kakak kami mengambilnya kembali?” Kali ini Lan Qinzhu meledak marah saat tubuhnya perlahan membengkak. Ia adalah tipe yang sangat tidak sabar jika itu menyangkut sesuatu yang ia suka atau tidak suka. Apa lagi ia sangat menghormati Jie Yan dari lubuk hatinya, ia tidak akan tinggal diam jika naga elemen belaka menyebut Jie Yan sebagai manusia yang artinya tidak memiliki hubungan dengan para naga.


Kata-kata Lan Qinzhu membuat ketiga Tetua Klan Naga seperti tersambar petir lalu menatap ke arah Jie Yan. Ketiganya hanya mengabaikan Lan Qinzhu dalam bentuk Naga Es yang tampak sangat perkasa. Tentu ini dikarenakan ketiganya masih lebih kuat dari pada Lan Qinzhu.


“Qinzhu, tenanglah.” ucap Jie Yan saat menatap Lan Qinzhu yang sangat ini sangat berapi-api ingin memukul naga tua yang berbicara sembarangan.


“Tapi...” Lan Qinzhu ingin berbicara lagi untuk memberi pelajaran kepada tiga Tetua Klan Naga namun di potong oleh Jie Yan.


“Aku akan mengurusnya.” ucap Jie Yan.


Lan Qinzhu yang mengerti pun langsung kembali ke bentuk manusia dan menatap ketiga Tetua Naga dengan tatapan marah.


“Woa... Aku tidak menyangka bahwa kau akan bisa berubah menjadi naga!” ucap Xia Yue'er terkejut ketika menatap ke arah Lan Qinzhu.


Untuk Gu Yin, ia telah pernah melihat bentuk Lan Qinzhu dan bahkan Xiao Yuu. Sementara Dai Mubai, ia hanya merasa perasaan diintimidasi oleh aura mencekam dari Lan Qinzhu sebelumnya. Ia sangat tau bahwa jika ia tidak menembus tingkat Alam Sage tahap ketujuh, tidak ada kesempatan melawan Lan Qinzhu kecuali ia melakukan fusi dengan Xie Shuyan.


Tatapan Jie Yan tertuju pada ketiga Tetua Naga itu lalu ia pun tersenyum kecil.


“Tampaknya kalian telah lupa dengan Raja kalian sendiri! Tidak masalah.. aku akan mengingatkan kalian bertiga tentang Festival Raja Naga! Kalian harus ingat bagaimana aura Raja kalian bukan?”


Ketika mengatakan itu, qi Raja meledak dari tubuh Jie Yan dibarengi oleh aura tak kasat mata.


“Supremasi : Dewa Binatang Buas!”