
Daratan Barat
“Huft.. Huft... Huft..” Nie Fang bernafas dengan sangat cepat di jarak yang tidak terlalu jauh dari Jie Yan. Ketika di bawa pergi oleh teknik tersebut, ia menggunakan kekuatan terkuat yang ia miliki untuk menepis serangan kesamping agar tidak membawanya lebih jauh. Ia sama sekali tidak mampu untuk menghancurkan serangan tersebut karena serangan yang dilancarkan oleh Jie Yan semakin kuat karena menyerap konsep meskipun itu dibatasi.
Harga yang dibayar oleh Nie Fang untuk menepis serangan tersebut ke samping cukup besar, yaitu kehilangan lengan kirinya.
Sekujur tubuh Nie Fang terlihat dilumuri oleh darah. Wajahnya pucat dan matanya menatap ke arah Jie Yan dengan sangat tajam.
“Manusia sialan! Kau yang memaksaku!” Teriak Nie Fang saat ia mengerahkan semua Kekuatan yang ia miliki untuk menyerang Jie Yan dengan segenap kekuatan yang ia miliki agar dapat membunuh Jie Yan dalam satu serangan.
Duar!
Qi dan konsep yang sangat kuat meledak, bahkan air laut langsung menyebar ke segala arah. Rekatkan terlihat di mana-mana saat aura Nie Fang terus melonjak. Langit menjadi gelap, petir hitam terus-menerus menyambar di semua tempat.
Jie Yan di sisi lain yang kelelahan, memasang wajah jelek karena ternyata serangan sekuat tenaga yang ia miliki tidak mampu menghabisi Nie Fang. Ia saat ini hanya bisa berharap kepada Xiao Ziya yang keberadaannya tidak terlihat karena menggunakan formasi yang sangat banyak untuk mempersiapkan serangan fatal.
Untuk Xiao Ziya yang berada di langit, menggunakan kamuflase terkuat untuk bersembunyi, menyipitkan matanya ketika menatap ke arah Nie Fang.
“Kekuatan ini.. jika dia bukan Pangeran Iblis Fana, kekuatannya sudah lama melampaui tingkat abadi awal! Jumlah qi ini sangatlah besar! Sebentar lagi...! Jie Yan, bertahanlah dalam satu serangannya dan disitulah aku akan membereskannya!” Batin Xiao Ziya saat melihat beberapa lingkaran formasi yang belum terisi penuh oleh qi dan konsep.
“Kebanggaan Kaisar!”
“150% Daya...!”
Bussssh!
Nie Fang melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi layaknya sebuah meteor tepat ke arah Jie Yan. Kecepatannya saat ini bisa dikatakan hampir mencapai 20 kali lipat dari kecepatan normalnya.
Bahkan dengan Mata Dewa sekalipun, Jie Yan hanya bisa melihat bayangan mencapai sisinya. Ia juga bereaksi sangat cepat dan menyilangkan pedang dan Tombak Pembunuh Naga. Ia mengerahkan semua qi untuk melapisi tubuhnya serta menggunakan konsep Ruang di kedua senjatanya agar daya serang diserap sebagian besar oleh konsep Ruang.
“Teknik Pamungkas, Seni Penghancur Kaisar Iblis!”
Trang!
Blar!
Tempat Jie Yan berpijak dan permukaan tanah ke tempat yang jauh berserta dengan air laut dikejauhan langsung tersapu habis karena efek serangan Nie Fang merupakan gelombang kejut.
Krak! Krak! Krak!
“Uhuk..” Jie Yan memuntahkan seteguk darah merah saat udara di depannya hancur berantakan seperti pecahan kaca.
Bussssh!
Zhung!
Jie Yan melesat ke tempat yang sangat jauh karena tidak mampu bertahan dari serangan tersebut. Ia merasakan bahwa semua tulang-tulang di dalam tubuhnya berantakan dan semua organ dalamnya tampak di acak-acak ketika mencoba menahan serangan secara langsung.
Duar!
Ledakan besar terjadi dan air berbentuk jamur raksasa meledak ke langit disaat tubuh Jie Yan membentur permukaan air laut.
“Tidak tewas?” Tangan Nie Fang gemetaran karena serangan pamungkas miliknya ternyata tidak mampu membunuh kultivator manusia tingkat Alam Sage tahap kedelapan. Ia dapat melacak aura kehidupan Jie Yan secara samar, bahkan untuk Pangeran Iblis lainnya, mereka tidak akan mau menerima serangan terkuat yang ia miliki secara langsung.
Namun, ketika Nie Fang masih gemetaran karena frustasi, ratusan lingkaran formasi tercipta di sekitarnya dan di bawah kakinya juga.
Xiao Ziya yang bersembunyi di udara, langsung menyatukan kedua telapak tangannya.
“Formasi Kematian, Segel Kematian!”
“Formasi Kematian, Rantai Kematian!”
“Formasi Kematian, Lonceng Kematian!”
Empat pilar langsung muncul mengelilingi Nie Fang, selain dari itu, rantai-rantai keluar dari lingkaran formasi dan meliliti seluruh tubuh Nie Fang. Dan yang terakhir, sebuah lonceng muncul dari atas lalu menutupi Nie Fang di dalamnya.
“Bajingan!” Nie Fang yang masih memiliki cukup banyak kekuatan, mencoba melepaskan diri dari segel yang sangat banyak untuk menekan tubuhnya.
“Kau tidak akan bisa lolos dari kematian walaupun kau adalah Pangeran Iblis!” ucap Xiao Ziya saat membuat gerakan menggunakan telapak tangannya berayun berputar sedikit.
“Formasi Pembantaian, Malaikat Pencabut Nyawa!”
Dari beberapa lingkaran formasi, sosok dengan sayap menggunakan pakaian perang, muncul sambil mengayunkan sebuah tombak yang tampak seperti bor bersamaan ke arah lonceng.
Dong! Dong! Dong!
Suara tabrakan terdengar dan tombak tersebut menembus lonceng yang menutupi Nie Fang.
Jleb! Jleb! Jleb!
Dari segala arah, Nie Fang di tusuk-tusuk. Awalnya ia menghina siapapun yang menyerangnya karena walaupun ia terluka parah, daya hidupnya adalah yang tertinggi diantara para Pangeran Iblis. Tetapi, ia membeku dan wajahnya sangat pucat ketika daya hidupnya dikuras dengan kecepatan tinggi. Ia tampak layu dengan sangat cepat dan menatap ke arah lonceng serta rantai yang melilitinya.
“Ini.. siapa kau.. siapa kau sebenarnya?”
“Bagaimana kau tau formasi yang hanya diketahui oleh Roh Dewi Kematian?” Nie Fang ingin berteriak keras tetapi suaranya sangat lemah saat ini. Formasi tersebut adalah menyerap semua daya hidupnya melalui rantai dan juga lonceng tersebut menyerap jiwanya.
“Sial!” Nie Fang hanya bisa menutup matanya dengan enggan. Ketika lonceng menghilang dan rantai perlahan berjatuhan, ia pun langsung tergeletak di permukaan tanah.
Blug!
Salah satu Pangeran Iblis pun akhirnya tewas di tangan Jie Yan yang bekerja sama dengan Xia Yue'er dan Xiao Ziya.
Untuk Bi Luo, ia sangat terkejut ketika melihat Nie Fang yang tidak lagi memiliki aura kehidupan. Ia tau dengan jelas bahwa Nie Fang adalah kecoak nyata dan biasanya masih hidup walaupun di penggal. Ia menatap ke arah Xiao Ziya dengan dingin karena tidak menyangka bahwa akan ada roh yang mampu membunuh Pangeran Iblis menggunakan formasi.
“Jangan alihkan pandanganmu!” Xiao Chen muncul tepat di depan Bi Luo lalu mengayunkan kakinya sekuat tenaga.
Bam!
Tendangan Xiao Chen membuat Bi Luo yang terkejut memuntahkan seteguk darah lalu terhempas ke tempat yang sangat jauh.
Setelah itu, Xiao Chen pun mengangkat tangannya lalu pedang besar yang awalnya terlepas langsung terbang ke arah tangannya.
“Langkah Sonik!”
“Teknik Pedang Iblis...!”
“Gaya Pertama, Tebasan Iblis Pembantaian!”
Wusssh!
Sraing!
Xiao Chen melewati salah satu Jendral Iblis dengan gaya pedang ke samping. Di saat itu juga, iblis tersebut langsung terbelah dalam sekejap.
“Huft.. Huft.. Huft..” Xiao Chen kelelahan karena melawan sangat banyak musuh. Ia telah membunuh tujuh Jendral Iblis dalam waktu tersebut. Hanya tersisa tiga dan satu lagi adalah Bi Luo.
Tatapan Xiao Chen tertuju pada kejauhan, tempat Jie Yan berada. Ia tentu saja khawatir tetapi tidak bisa pergi karena ia harus membereskan semua iblis yang ada di sana.
Untuk Xiao Ziya, ia langsung bergerak ke arah tempat Jie Yan berada. Ia pun menyelam ke dalam air lalu melihat Jie Yan dan Xia Yue'er yang telah terpisah. Keduanya tidak lagi sadarkan diri. Kondisi keduanya sangatlah parah saat menerima serangan terakhir dari Nie Fang.
Tanpa membuang waktu, Xiao Ziya membuat formasi untuk membuat daya hidup keduanya lebih kuat. Walaupun ia adalah Roh Dewi Kematian, ia termasuk sangat ahli menyelamatkan seseorang. Ia pun membawa Jie Yan dan Xia Yue'er yang tidak sadarkan diri menggunakan formasi keluar dari dalam air.
“Kondisi keduanya sangat parah. Butuh waktu cukup lama untuk pulih walaupun hidup keduanya tidak terancam.” Xiao Ziya sedikit lega karena luka parah itu tidak mengancam nyawa Jie Yan dan Xia Yue'er karena ia telah memberikan pertolongan pertama.
Tatapan Xiao Ziya tertuju kembali pada pertarungan Xiao Chen. Tetapi, matanya menyusut tajam ketika melihat Bi Luo yang menggunakan teknik tertentu yang sangat ia ingat di masa lalu.
“Celaka! Iblis itu telah melakukan kontrak dengan Jiwa Dewa Iblis dan dia bisa memanggil sebagian kecil dari Jiwa Dewa Iblis untuk meningkatkan kekuatannya! Orang yang bernama Xiao Chen itu dalam bahaya walaupun dia sangat kuat!” Batin Xiao Ziya. Ia ingin membantu karena tau bahwa Xiao Chen seroang diri mungkin membayar harga yang sangat mahal jika melawan tiga Jendral Iblis tersisa bersama dengan Bi Luo yang menggunakan teknik terlarang bagi para Pangeran Iblis.
Teknik tersebut hanya dikuasai oleh beberapa Pangeran Iblis dalam sejarah yang ada dan Xiao Ziya tidak menyangka bahwa Bi Luo adalah salah satunya. Akhirnya ia mengerti mengapa hanya ada dua Pangeran Iblis yang datang untuk mencari Cermin Tembaga yang di pegang oleh Xiao Chen.
Tetapi, ketika Xiao Ziya ingin membantu, ia terhenti ketika merasakan aura seseorang yang ia kenal datang mendekat bersama dengan satu sosok perkasa lainnya.
“Dia.. akhirnya seseorang yang bisa diandalkan telah tiba! Dan Kekuatanmu sangatlah menakjubkan, setara dengan para Pangeran Iblis itu!” ucap Xiao Ziya saat menatap permukaan air yang tampak naik ke udara.
Bussssh!
Di saat itu juga, sosok paus raksasa berwarna hitam legam seperti tinta muncul di permukaan air dengan seorang wanita diatasnya.
Xiao Ziya yang menatap itu, tau bahwa kemenangan mereka sudah bisa dipastikan saat melawan iblis di tempat itu. “Akhirnya setelah kau menghilang untuk menerima warisan, itu tidak percuma sama sekali, Gu Yuena!”