Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Membuat Segel Pemisah


Kata-kata yang terucap dari mulut Jie Yan membuat wajah Wang Lee dan Jin Gu sangat jelek. Itu juga mengisyaratkan bahwa Jie Yan mampu membunuh mereka berdua dengan kekuatannya.


“Bocah! Kau terlalu sombong!” Jin Gu yang masih mencoba menekan Jie Yan dengan pedang besar di tangannya, berteriak sangat keras. Ia pun mengarahkan telapak tangan kirinya ke arah Jie Yan.


“Sinar Iblis!”


Dung!


Sinar berwarna emas hendak meledak dari telapak tangan kiri Jin Gu yang membuat Jie Yan memasang ekspresi serius. Bahkan untuk Wang Lee yang berada di belakang Jie Yan memasang wajah yang sangat jelek karena jika Jin Gu menyerang, ia pasti akan terkena serangan juga.


“Seni Kehancuran, Perisai Yin-Yang!”


“Seni Tubuh, Element Angin!”


Jie Yan dan Wang Lee sama-sama membuat teknik bertahan mereka masing-masing dari serangan dari Jin Gu.


Blar!


Pilar cahaya emas meledak ke arah Jie Yan tetapi itu terlihat melewatinya saat ada perisai dengan lambang Yin-Yang tidak terlalu besar muncul tepat di depannya. Walaupun perisai itu kecil, itu tetap mengkonsumsi qi dan konsep yang cukup besar.


Sementara itu, Wang Lee yang semula meringankan dirinya menjadi elemen, muncul di tempat yang cukup jauh dengan wajah jelek. Ia menatap ke arah Jin Gu yang masih menyerang ke arah tempatnya sebelumnya berada.


“Iblis sialan! Apa kau mencoba membunuhku?” Wang Lee hampir saja berteriak keras dan akhirnya hanya berkata dengan nada dingin.


Jin Gu yang belum menyelesaikan tekniknya, mengerutkan keningnya. Wajahnya tiba-tiba gelap saat ia merasakan bahaya fatal yang akan segera menghampirinya.


“Seni Kehancuran, Cakar Naga!”


Sraing!


Jin Gu yang telah merasakan ancaman nyata, lebih dulu bergerak berpindah tempat ke tempat lain dan langsung membatalkan tekniknya.


Jrezh!


Lima jurang yang cukup dalam tercipta dalam sekejap. Petir hitam tampak memercik sedikit demi sedikit dari celah yang cukup lebar tersebut yang merupakan bekas serangan dari Jie Yan.


Wusssh!


Saat debu menghilang, terlihat Jie Yan yang masih dalam Mode Kehancuran tanpa mengalami luka sedikitpun.


“Tampaknya perisai aneh itu memang sangat kuat. Aku harus mencari cara menghancurkannya! Walaupun itu sulit, cara terakhir adalah membuatnya kehabisan qi dan konsep. Sudah pasti perisai sekuat itu mengkonsumsi sangat banyak energi.” Batin Jin Gu lalu ia pun tersenyum kejam.


Sedangkan untuk Wang Lee, ia juga memikirkan hal yang sama. Walaupun ia ingin membunuh Jin Gu saat ini, lebih baik melakukannya ketika Jie Yan telah tewas. Itulah sebabnya ia tidak membabi buta menyerang Jin Gu karena sadar bahwa Jie Yan lebih kuat dari Jin Gu.


Menatap senyum jahat Jin Gu, Jie Yan tidak peduli sama sekali. Ia juga melirik ke arah tempat Wang Lee berada yang tampaknya bersiap-siap untuk menyerang. Ia sebenarnya cukup heran karena Wang Lee tampak masih menahan diri menyerang Jin Gu. Ia sangat sadar bahwa Wang Lee saat ini sangat marah tetapi menahannya karena suatu alasan. Dan itu pasti dikarenakan dirinya.


“Akan merepotkan jika mereka semua membantu pemimpin kultivator dari Alam Abadi itu dan juga iblis ini.” Batin Jie Yan lalu ia mengirim pesan telepati kepada Xia Yue'er dan Xiao Ziya menggunakan koneksi spiritual mereka.


Xia Yue'er dan Xiao Ziya tidak terkejut dengan pesan yang keduanya terima dari Jie Yan. Keduanya juga paham bahwa Jin Gu dan Wang Lee memang berbeda dari pemimpin iblis dan kultivator dari Alam Abadi lainnya. Kekuatan keduanya saat ini bahkan lebih kuat dari Xia Yue'er dan Xiao Ziya.


Tanpa membuang waktu sama sekali, Jie Yan langsung mengedarkan kekuatan spiritual miliknya sejauh muncul. Ia pun membuat beberapa gerakan khusus lalu menyentuh permukaan tanah.


“Seni Kehancuran, Kubah Segel!”


“Formasi Empat Pilar, Segel Empat Pilar!”


Dung!


Kubah raksasa tercipta seketika lalu mengurung sangat banyak iblis dan kultivator dari Alam Abadi bersama dengan Wang Lee dan Jin Gu. Jie Yan telah memperkirakan jumlah musuh yang ia bisa atasi seorang diri terpisah dari Xia Yue'er dan Xiao Ziya.


Ini juga agar tidak ada musuh yang saling membantu ketika pertarungan berada di saat-saat kritis.


Dan teknik segel serta formasi segel yang diciptakan oleh Jie Yan tidak akan bisa dihancurkan kecuali dirinya sendiri yang terbunuh. Ini seperti kedua teknik tersebut terhubung dengan kehidupannya sendiri walaupun mungkin ia akan menerima cidera parah jika tekniknya dihancurkan secara paksa.


Namun Jie Yan tidak khawatir tentang hal itu karena bahkan musuh di tempat tersebut tidak dapat memusnahkan Perisai Yin-Yang miliknya, apa lagi segel yang lebih kuat.


“Hm? Apa itu? Sebuah segel dalam ruang lingkup yang sangat luas? Apakah bocah ini ingin memisahkan beberapa kubu menjadi beberapa pertarungan agar para pemimpin tidak saling membantu?” Batin Jin Gu dengan kerutan di dahinya saat menatap ke arah langit. Ia pun menoleh ke arah lainnya dan menemukan bahwa segel lain tercipta di luar karena kubah tersebut sedikit tembus pandang.


Di luar, Xia Yue'er dan Xiao Ziya juga membuat segel masing-masing untuk mengurung musuh yang ingin mereka lawan. Untuk keduanya, jumlah bawahan dari Klan Wang dan pasukan iblis tidak terlalu banyak seperti yang ada di dalam segel Jie Yan berada.


“Kau ingin melawan kami semua seorang diri tanpa bantuan? Kau memang sangat sombong bocah! Tetapi ini juga kabar baik baik kami karena kau tidak akan mampu melawan kami semua setelah kau membuat segel. Kau tidak akan bisa menggunakan teknik pemusnah massal itu sesekali lagi nantinya karena sudah pasti segel ini akan hancur jika kau menggunakannya sekali lagi!” ucap Wang Lee dengan senyum yang sangat jahat.


Wang Lee perlahan terbang ke arah Jie Yan dan mendarat di jarak hampir sepuluh meter sama halnya untuk Jin Gu.


Jin Gu dan Wang Lee membuat aba-aba kepada bawahan mereka semua untuk mengepung Jie Yan.


Para kultivator dari Alam Abadi dan iblis tentu langsung mendekat karena mereka juga berpikir bahwa dengan bantuan Wang Lee dan Jin Gu, tidak ada kesempatan untuk Jie Yan bisa menang.


“Bocah! Kau terlalu ceroboh membuat segel seperti ini! Kau tidak akan bisa kabur karena segel ini akan membantu kami! Kematianmu akan tiba lebih cepat!” ucap Wang Lee dengan senyum kejam diwajahnya saat menatap semua pasukan telah mengelilingi Jie Yan.


“Benarkah?” Tanya Jie Yan acuh tak acuh saat qi dan konsep berwarna ungu menyebar dari tubuhnya perlahan.


Hal ini membuat Jin Gu dan Wang Lee menyipitkan mata mereka.


“Kalianlah yang tidak bisa kabur dari tempat ini!” ucap Jie Yan saat memulai tekniknya.


“Seni Rahasia, Kabut Ungu Teleportasi!”