
Bom! Bom! Bom!
Ledakan beruntun yang cukup dahysat terjadi di tempat Jie Yan berada. Ledakan itu tentu saja adalah bom manusia yang digunakan oleh Wang Lee untuk memberikan luka tambahan pada Jie Yan.
Sementara untuk Jin Gu yang menatap hal itu hanya tersenyum. Tanpa membuang waktu sama sekali, ia pun langsung menusuk lengannya yang dibuat seperti sebuah pedang ke arah dalam tanah.
“Dosa Kerakusan, Pelahapan Qi dan Konsep!”
Jie Yan yang berada di dalam ledakan, memasang wajah sedikit jelek. Tetapi, wajahnya semakin muram ketika melihat bahwa permukaan tanah tepat di bawah kakinya seperti bergerak, itu seperti sebuah pusaran aneh.
Tubuh Jie Yan perlahan tenggelam ke dalam tanah dan disaat itu juga, qi dan konsep di dalam tubuhnya seperti dihisap perlahan-lahan oleh kekuatan yang sudah di duga olehnya adalah konsep Kerakusan.
“Tampaknya ini sekalian merepotkan!” Batin Jie Yan saat ia mengeluarkan Tombak Pembunuh Naga lalu menusuknya ke dalam tanah.
“Teknik Pembunuh Naga, Hujan Kematian!”
Drrrrtttt!
Di seluruh tempat di segel tersebut, getaran hebat terjadi saat semua permukaan tanah memercikkan petir samar.
“Hm? Dia langsung menghancurkan Pelahapan yang aku gunakan? Lalu, apa sebenarnya ini? Kenapa aku merasakan bahwa sengatan petir aneh ini mampu melahap qi dan konsep juga?” Batin Jin Gu sedikit waspada. Ia langsung membuat gerakan tertentu.
Permukaan tanah di bawah kaki Jin Gu langsung diselimuti oleh konsep Kerakusan dan itu melawan balik qi dan konsep aneh yang menyebar di seluruh permukaan tanah.
Untuk Wang Lee, matanya menyusut tajam karena tau bahwa sesuatu yang besar akan segera datang.
“Formasi Angin, Tornado Angin!”
Bussssh!
Tornado angin langsung tercipta dan menyelimuti tubuh Wang Lee.
Di saat Jin Gu dan Wang Lee membuat teknik pertahanan untuk mereka sendiri, teknik Jie Yan pun telah dilancarkan.
Bussssh!
Dari dalam tanah, puluh ribuan tombak yang sangat mirip dengan Tombak Pembunuh Naga melesat ke arah langit dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Jleb! Jleb! Jleb!
Untuk para kultivator yang tidak siap, langsung ditusuk oleh tombak lalu di bawa ke arah langit.
Namun, banyak dari mereka yang bisa menghindar karena tentu saja tidak semua dari mereka adalah pemborosan.
“Sial! Bagaimana bisa teknik seperti itu ada? Berapa banyak qi dan konsep yang dibutuhkan untuk menggunakannya?”
“Lihat di sana!”
Beberapa kultivator awalnya berteriak marah tetapi salah satu dari mereka langsung menunjuk ke arah langit karena semua tombak tersebut tampak berhenti sejenak lalu langsung berbalik arah ke bawah.
“Matilah!” Jie Yan bergumam kecil saat ia mengayunkan telapak tangannya dari atas ke bawah sehingga semua tombak tersebut melesat ke arah bawah layaknya sebuah hujan.
“Apakah menurutmu aku akan membiarkanmu membunuh semua alatku?” Wang Lee yang menatap ke arah langit juga langsung membuat gerakannya.
Semua kultivator yang awalnya di tusuk oleh Tombak dan di bawa ke arah langit langsung meledak.
Bom! Bom! Bom!
“Tampaknya aku salah memperkirakan situasi.” Batin Jie Yan dengan sedikit tidak puas karena qi-nya dan konsep miliknya seperti terbuang percuma pada teknik tersebut. Ini juga dikarenakan jumlah kultivator yang tewas tidak mencapai angka 5.000.
“Tampaknya aku tidak punya cara lain!” Batin Jie Yan. Tombak Pembunuh Naga yang ada di tangannya tampak tenggelam ke dalam tubuhnya lalu skala naga yang ada di permukaan kulitnya tampak semakin terang disaat tubuhnya membesar.
Tentu saat ini Jie Yan ingin menyelesaikan perang secepat mungkin. Ia tau bahwa dengan kehadiran Jin Gu, ia akan lebih dulu kehabisan qi dan konsep jika terus-menerus menunda pertarungan.
Selain dari itu, jika Jie Yan tidak bergegas membasmi semua kultivator dari Alam Abadi, ia akan mendapatkan lebih banyak tambahan luka karena bom manusia itu juga sangat merepotkan.
Dalam waktu kurang dari dua detik, sosok Jie Yan terlihat dengan jelas dalam bentuk naga karena ia memasuki wujud Naga Hitam Kehancuran.
“Khaaaa...” Jie Yan meraung keras yang membuat langit menjadi gelap. Seluruh skala naga di permukaan tubuhnya tampak memercikkan petir hitam.
“Naga?”
“Bagaimana mungkin?”
“Apakah dia sebenarnya dari Klan Naga di dunia ini?”
“Tapi kenapa wujudnya sangat aneh dan tidak seperti para naga pada umumnya?”
Para kultivator yang menatap wujud Jie Yan setinggi lebih dari 40 meter, menelan ludah tanpa sadar karena aura intimidasi yang berasal dari Jie Yan sungguh keterlaluan.
“Bajingan! Ternyata bocah ini memang berasal dari Klan Naga! Dia telah menyempurnakan beberapa bentuk mode naga! Ini menjelaskan kenapa tubuhnya sangat kuat!” Jin Gu memasang wajah jelek saat ini dan ia menatap ke arah Wang Lee.
“Wang Lee! Lakukan!” Teriak Jin Gu sekeras mungkin.
Wang Lee tersadar dari lamunannya ketika melihat wujud Jie Yan yang sangat tidak normal, sangat berbeda dari para naga manapun terutama untuk enam sayap yang sudah pasti bukan hanya pajangan saja.
Teriakan Jin Gu membuat Wang Lee langsung bergerak. Ia membuat gerakan tertentu karena sudah tau bahwa tujuan Jie Yan saat ini adalah membersihkan semua kultivator yang ada di sana agar tidak bisa meledak.
Drrrrtttt!
Dung! Dung!
Bola tersebut membesar beberapa kali dalam sekejap.
Bom!
Tanah di bawah kaki Jie Yan langsung cekung ke arah bawah karena tekanan dari qi dan konsep Kehancuran yang dipadatkan secara paksa.
“Waktunya bagi kalian semua mati!” Teriak Jie Yan tanpa memberikan waktu kepada Wang Lee untuk mengendalikan para kultivator yang ada di sana untuk meledakkan diri.
“Seni Kehancuran, Bola Awal Kehancuran!”
Duar!
Bola raksasa yang dipadatkan oleh Jie Yan meledak ke arah tempat para kultivator berada membentuk gelombang kejut bercampur petir berwarna hitam.
Para kultivator yang awalnya hendak bergerak, langsung disapu habis oleh ledakan tersebut.
“Sial!” Wang Lee dan Jin Gu yang menyilangkan kedua lengannya untuk bertahan, mengutuk Jie Yan karena menggunakan serangan skala besar seperti itu. Selain dari cakupan serangan yang sangat lebar, kekuatan serangan juga snagat mengerikan. Keduanya tidak mengerti konsep apa yang sebenarnya digunakan oleh Jie Yan karena kekuatan konsep tersebut sungguh keterlaluan.
Sementara itu, diluar terlihat Xiao Ziya dan Xia Yue'er yang terkejut ketika menatap ledakan tersebut. Untuk Xiao Ziya, ia langsung membawa Xia Yue'er sejauh mungkin karena sudah pasti serangan Jie Yan juga akan menghancurkan formasi tersebut secara paksa.
Namun, tentu saja Jie Yan tidak akan menghancurkan formasi segel yang ia ciptakan secara paksa. Ia langsung membatalkan penghalang tersebut.
Duar!
Awan jamur raksasa meledak ke arah langit. Aura berwarna hitam bercampur sengatan petir hitam menyebar ke segala arah dan mencoba menyapu semua yang ada di sana tanpa terkecuali.
Bahkan untuk Jie Yan sendiri, ia langsung menyilangkan kedua lengannya untuk bertahan dari sisa ledakan yang tercipta melalui tekniknya sendiri.
“Mata Dewa!”
Mata Jie Yan yang masih dalam bentuk naga, memercikkan petir lalu menatap semua tempat yang ada untuk memperhatikan semua musuh yang tersisa.
Matanya dapat menembus banyak hal dan ia telah mengunci dua sosok yang selamat dari ledakan dahsyat tersebut.
“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”
Dung!
Jie Yan melesat dengan kecepatan tinggi ketika ia mengepakkan keenam sayapnya. Di saat ia bergerak dengan kecepatan tinggi, di depannya lubang teleportasi berwarna ungu raksasa tercipta lalu ia masuk ke dalam sana.
Wang Lee yang menerima dampak cukup berat, menurunkan lengannya yang ia silangkan sebelumnya. Wajahnya sedikit muram ketika tau bahwa tidak ada yang selamat dari bawahannya. Mereka semua tewas seketika oleh teknik tersebut.
Ketika Wang Lee ingin mengutuk Jie Yan lebih jauh dan menyesal karena terlalu ceroboh, tubuhnya menegang seketika. Tepat sebelah kirinya, sebuah portal ungu raksasa tercipta lalu satu sosok naga hitam keluar dari dalamnya lalu mengayunkan cakarnya yang selimut oleh petir hitam bercampur petir merah ke arahnya.
“Belitan Qi Raja!”
“Seni Kehancuran, Cakar Naga!”
“Bajingan!” Wang Lee berteriak sangat keras lalu mengayunkan pedang yang ada di tangannya sekuat tenaga ke arah cakar raksasa yang mencoba menghantamnya.
“Teknik Terlarang Wang, Bilah Pamungkas!”
Trang!
Zrrrrt!
Petir hitam bercampur merah dan bilah-bilah angin meledak ke segala arah disaat kedua serangan bertemu secara langsung.
“Kekuatan ini... Qi Raja?” Batin Wang Lee dengan wajah jelek. Selain dari itu, ia merasakan tekanan yang mengerikan dari Jie Yan, ini adalah fisik sejati seekor naga.
“Seni Iblis, Tebasan Emas Surgawi!”
“Matilah!”
Jin Gu tidak hanya tinggal diam. Ia langsung bergerak dan tiba tepat di depan wajah Jie Yan lalu mengayunkan pedang besar berwarna emas yang telah dilapisi oleh qi Raja.
“Dasar pengganggu!” Teriak Jie Yan. Di saat ia berteriak, sinar berwarna hitam meledak dari rahangnya yang membuat Jin Gu terkejut.
Blar!
Jin Gu di bawa terbang ke tempat yang jauh oleh sinar hitam seperti sebuah pilar raksasa yang memercikkan petir.
Selain dari itu, Jie Yan langsung memutar arah kepalanya ke arah Wang Lee tanpa menghentikan tekniknya.
Drrrrtttt!
Blar! Blar! Blar!
Dari tempat yang jauh, pilar hitam raksasa tersebut langsung menghancurkan semua tempat lalu mengarah ke Wang Lee yang masih mencoba bertahan.
Menatap hal itu, Wang Lee hanya bisa melebarkan matanya lalu berkata dengan nada marah.
“Sial!”