
Bintang Brahma, Dimensi Kecil
“Yan’er..” Huan Caiyi yang berjarak hampir 10 meter dari Jie Yan, menatap Jie Yan dengan mata lembab. Ia semula merasa bahwa aura yang ia rasakan hanyalah mimpi belaka, tetapi ia tidak menyangka bahwa Jie Yan ternyata berada di Bintang Brahma.
Mode Bayangan Kematian langsung dilepaskan oleh Huan Caiyi dan tubuhnya perlahan ambruk. Sedari awal, ia menahan tubuhnya agar tidak ambruk oleh efek samping dari teknik tersebut.
Zhep!
Lin Ming tiba di samping Huan Caiyi lalu menopang tubuh Huan Caiyi.
Ketika Huan Caiyi melihat ke arah Lin Ming, ia langsung meneteskan air matanya dan tersenyum senang karena ternyata kakeknya yang melatih serta merawatnya dahulu juga berada di tempat itu.
“Kakek..” Gumam Huan Caiyi dan ia pun menutup matanya karena kehabisan kekuatan.
“Istirahatlah dengan baik.” ucap Lin Ming dengan nada lembut lalu menggendong Huan Caiyi. Ia pun perlahan terbang menjauh dari tempat tersebut dan menatap dengan dingin ke arah Cang Yuedi serta tiga rekan Cang Yuedi yang mendekat ke tempat tersebut.
Xiao Chen dan yang lainnya langsung bergerak ke arah ketiga bawahan Cang Yuedi.
Dengan bantuan Xiao Zun, Xiao Fang, Xiao Yang, Yu Mei dan empat naga, Xiao Chen pasti bisa dengan mudah menghabisi ketiga bawahan Cang Yuedi.
“Memusnahkan Sekte Langit? Kau berbicara terlalu banyak omong kosong bocah!” Teriak Cang Yuedi marah. Ia mencoba menepis pedang Jie Yan ke samping untuk mengambil kembali momentum untuk menyerang.
“Waktu Kilat!”
“Teleportasi!”
Zhep!
Jie Yan langsung menghilang seketika dan Cang Yuedi yang hendak menepis pedang Jie Yan, langsung kehilangan keseimbangannya.
“Seni Rahasia, Penghancuran Ilahi!”
Blar!
Cang Yuedi yang awalnya terkejut, langsung merasakan sakit luar biasa di punggungnya. Jika saja ia tidak menggunakan mode Refleks Cahaya yang memperkuat tubuhnya, mungkin ia akan sekarat seketika.
Petir hitam kemerahan berhamburan dan membawa Cang Yuedi yang memuntahkan seteguk darah merah ke tempat yang sangat jauh.
“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”
“Waktu Kilat!”
Jie Yan muncul tepat di atas Cang Yuedi lalu mengayunkan pedangnya sekuat tenaga ke arah bawah.
Cang Yuedi merasakan ancaman kematian. Karena semua sel-sel miliknya telah dirangsang, reaksinya juga meningkat tajam sehingga ia masih bisa bereaksi atas serangan dari Jie Yan.
Dengan buru-buru, Cang Yuedi memutar tubuhnya lalu mengangkat pedangnya ke arah atas untuk menahan tebasan dari Jie Yan.
Trang!
Jie Yan yang menatap itu, sudah menduga bahwa Cang Yuedi mungkin menahan serangannya sehingga ia mengubah lengan kirinya menjadi lengan naga lalu mengepalkan tangan kirinya sambil menyelimutinya dengan qi dan konsep Kehancuran.
“Seni Kehancuran, Tinju Dewa Naga Kehancuran!”
“Waktu Kilat!”
Blar!
Petir hitam kemerahan berhamburan ke arah langit di saat tinju Jie Yan menghantam tepat di perut Cang Yuedi. Kekuatan deduktif yang dihasilkan sangatlah luar biasa. Jika itu kultivator tingkat Kaisar Abadi tahap akhir, mereka pasti akan sudah berubah menjadi pasta daging. Bahkan untuk kultivator tingkat Kaisar Abadi tahap puncak juga mungkin akan sekarat oleh serangan dari Jie Yan.
Bom!
Cang Yuedi memuntahkan sangat banyak darah saat terkena serangan serta tubuhnya menghantam permukaan tanah. Di saat itu juga, kawah yang sangat besar tercipta oleh benturan tubuhnya dengan tanah.
“Master Muda!” Ketiga bawahan Cang Yuedi berteriak marah dan ingin membantu tetapi Xiao Chen dan yang lainnya tidak akan membiarkan bawahan Cang Yuedi mendekat ke tempat pertempuran antara Jie Yan dan Cang Yuedi.
“Kalian tidak bisa lewat lebih dari ini!” Yu Mei pun langsung menggunakan tekniknya dan membuat akar tak terhitung jumlahnya seperti kaki gurita terus-menerus bergerak ke arah langit.
Keempat naga bersama dengan Xiao Chen, Xiao Fang, Xiao Zun, Xiao Yang juga langsung menyerang ke arah ketiga bawahan Cang Yuedi.
Bawahan Cang Yuedi hanya bisa memasang wajah jelek. Hanya barisan Empat naga tingkat Kaisar Abadi tahap puncak, mereka tidak yakin bisa menang. Apa lagi dengan kehadiran Yu Mei, Xiao Zun dan Xiao Fang yang memiliki basis Kultivasi yang sama.
Bahkan untuk Xiao Chen dan Xiao Yang, ketiga bawahan Cang Yuedi memahami bahwa keduanya bukanlah kultivator tingkat Kaisar Abadi tahap akhir biasa.
Sementara itu, Jie Yan yang berada di lanjut, mengarahkan telapak tangan kirinya ke arah bawah. Qi dan konsep Kehancuran berputar dengan cepat, memadat membentuk bola hitam diselimuti oleh petir.
“Seni Kehancuran, Bola Awal Kehancuran!”
Cang Yuedi merasakan semua tulang-tulang tubuhnya patah. Tatapannya tertuju pada langit dan wajahnya semakin muram saat melihat bola berwarna hitam mendekat ke arah wajahnya.
Duar!
Ledakan besar terjadi seketika. Tetapi Jie Yan menyipitkan matanya saat melihat aura berwarna putih yang muncul tiba-tiba menahan Konsep Kehancuran miliknya.
Duar!
Pilar cahaya muncul seketika dan hendak menyerang dirinya yang membuat Jie Yan mendengus jijik. Telapak tangannya yang masih diarahkan ke bawah, memunculkan aura emas.
“Busur Waktu - Masa Lalu!”
“Hancurkan!”
Serangan Jie Yan yang awalnya telah meledak, langsung kembali ke bentuk semula lalu meledak kembali.
Blar!
Pilar cahaya yang digunakan oleh Cang Yuedi untuk menyerang, langsung dihancurkan oleh teknik Jie Yan sekali lagi.
Untuk Cang Yuedi, wajahnya sangat gelap. Ia tidak menyangka bahwa akan ada serangan yang muncul secara tiba-tiba dan ia hanya bisa bertahan menggunakan pertahanan pasif qi dan konsep menyelimuti tubuhnya.
Jie Yan yang menatap ledakan itu, langsung bergerak kembali setelah ia menyimpan pedang miliknya.
“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”
“Waktu Kilat!”
Cang Yuedi yang mengalami luka sangat banyak, tampak melemah. Ini juga dikarenakan efek samping teknik Refleks Cahaya.
Ketika pusaran ungu muncul di depannya, Cang Yuedi ingin menyerang tetapi ia merasakan sakit di perutnya lebih dulu.
Dan ini merupakan efek dari teknik Waktu Kilat, sehingga setiap kali Jie Yan menyerang, itu akan meningkatkan kecepatannya dua kali lipat.
Bam!
Tubuh Cang Yuedi cekung seperti udang ketika menerima serangan.
Tetapi Jie Yan tidak memberikan kesempatan untuk Cang Yuedi dihempaskan, ia pun langsung menangkap kaki Cang Yuedi lalu mengangkatnya ke udara. Di saat itu juga, semua tempat diselimuti oleh konsep Kehancuran.
Blar!
Petir hitam berhamburan saat Jie Yan membanting Cang Yuedi ke arah bawah. Tidak hanya sampai di situ, ia pun mengangkat lengan kanannya yang telah di kepalkan lalu diselimuti oleh petir yang sangat ganas.
“Belitan Qi Raja!”
“Seni Kehancuran, Tinju Dewa Naga Kehancuran!”
Blar!
Bom!
Tanah dalam radius hampir 1 km langsung cekung ke dalam.
Cang Yuedi merasakan tubuhnya dirubah menjadi pasta daging. Ia langsung kehilangan kekuatannya, dan ketika ia hendak ingin menyerang, ia ketakutan karena merasakan Akar Spiritual telah rusak.
Jie Yan tidak akan membiarkan Cang Yuedi menyerang dengan cara apapun sehingga ia langsung merusak Akar Spiritual Cang Yuedi menggunakan konsep Kehancuran.
“Kau.. bajingan!” Cang Yuedi yang sekarat hanya bisa mengutuk Jie Yan.
Jie Yan tidak peduli sama sekali dan mencengkram rambut Cang Yuedi lalu mengangkatnya ke arah atas mencapai tepat setinggi dirinya.
“Kau pastilah Tuan Muda Sekte Langit. Aku ingin melihat seperti apa reaksi Master Sekte Langit ketika aku membawa kepalamu kepadanya.” ucap Jie Yan acuh tak acuh.
Cang Yuedi ketakutan karena ia tau bahwa dirinya akan tewas. Tetapi ia mencoba tetap tenang dan berkata, “Kau tidak tau seberapa kuatnya Sekte Langit. Dan kau akan menyesal karena mencoba memprovokasi kami. Jika kau membunuhku, bersiaplah menerima murka ayahku! Kau tidak akan bisa lolos ke manapun kau berlari!”
“Benarkah? Kau hanya perlu menunggu ayahmu di Tanah Suci dan kau akan tau bahwa kalian telah memprovokasi seseorang yang salah!” Balas Jie Yan lalu mengambil pedang pendek.
Srak!
Jrezzh!
Jie Yan tanpa ampun langsung mengayunkan pedang pendek itu ke leher Cang Yuedi. Darah yang sangat banyak terciprat dan sebagian mengenai wajahnya lalu tubuh Cang Yuedi tanpa kepala terjatuh ke bawah.
“Kepalamu adalah hadiah terbaik yang akan kuberikan kepada Master Sekte Langit!” ucap Jie Yan dingin. Ia pun menyimpan kepala Cang Yuedi untuk diserahkan kepada Master Sekte Langit ketika ia menyerang Sekte Langit setelah keluar dari Dimensi Kecil.