
Klan Xiao
“Jadi, bagaimana keputusanmu ayah? Apakah kau akan membantu kami dalam perang?” Tanya Lin Xi menatap ke arah Xiao Chen dengan tatapan serius. Jika ayahnya setuju, kekuatan tempur yang bisa dikeluarkan oleh ayahnya bisa dikatakan sebanding dengan kombinasi dirinya dan Lin Ming. Dan jika ayahnya menggunakan kekuatan garis darah sejati Kelelawar Iblis Surgawi, bisa dipastikan bahwa kekuatannya mencapai tingkat Abadi.
Ekspresi Xiao Chen tampak sangat bermartabat saat ini ketika ia memikirkan pro dan kontra. Jika ia pergi dari segel, kekuatannya yang menekan Cermin Tembaga akan hilang. Benda itu juga tidak bisa disimpan di dalam cincin ruang jika tidak bisa dikendalikan. Selain dari itu, jika kekuatannya berhenti menekan Cermin Tembaga, para iblis akan langsung melacaknya.
Alasan mengapa para Iblis mengetahui Cermin Tembaga berada di Klan Xiao, itu juga dikarenakan dirinya sebelum disegel untuk menekan Cermin Tembaga.
“Jika Ketujuh Pangeran Iblis Fana datang ke Benua Saint sekaligus, tidak ada artinya menjaga tempat ini atau menekan Cermin Tembaga karena aku tau bahwa mereka pasti telah melacaknya sebelumnya dan menemukan koordinat tempat ini.” Batin Xiao Chen dan mengambil keputusan. Sebagai mantan Patriak Klan Xiao, ia tentu tidak ingin Klan Kuno hancur serta mengecewakan Kaisar Manusia Generasi Pertama yang merupakan dermawan mereka.
“Baik, aku akan keluar dari tempat ini.” ucap Xiao Chen saat mengambil Cermin Tembaga lalu membuat tali qi melilitinya dan membuatnya menjadi kalung. Alasan ia melakukan ini, ketika para Iblis datang, mereka akan bergerak ke arahnya sehingga ia bisa menghabisi Pangeran Iblis Fana secara langsung.
“Ayah.. kau...!” Lin Xi terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Xiao Chen. Ia tentu sangat paham apa arti dari Cermin Tembaga bagi para Iblis dan mereka tidak akan pernah berhenti sebelum mendapatkannya. Itu seperti sinyal yang menarik para iblis tingkat tinggi untuk mendekat.
Jika tidak ada hukum yang melarang makhluk abadi memasuki Dunia Fana, bisa dipastikan bahwa para iblis dari Alam Abadi Iblis akan datang ke dunia tersebut untuk merebut pecahan Cermin Tembaga karena mereka pasti langsung mengetahui lokasinya terutama untuk para Pangeran Iblis.
“Ayo pergi. Tulang lama ini akan menyerap semua darah para kultivator Alam Abadi terlebih dahulu untuk memulihkan staminaku!” ucap Xiao Chen saat ia perlahan terbang ke arah luar istana tempatnya menjaga Cermin Tembaga.
Lin Xi terdiam ketika mendengar kata ayahnya tentang tulang lama. Jika dibandingkan, ia terlihat seperti paruh baya sementara ayahnya terlihat seperti pemuda yang berumur 20 tahun. Ia pun menggelengkan kepalanya lalu mengikuti Xiao Chen dari belakang. Sejujurnya ia tentu saja senang karena ayahnya mau berpartisipasi dalam perang.
Keduanya terus terbang ke arah jalan keluar segel. Tidak lama kemudian, keduanya pun keluar dan tiba di depan Lin Ming, Xiao Long dan Xiao Li.
“Leluhur...!” Xiao Long dan Xiao Li langsung membungkuk memberi penghormatan kepada Xiao Chen secara langsung ketika keduanya melihat kemunculan Xiao Chen.
Xiao Chen yang melayang di udara, menatap ke arah Xiao Li terlebih dahulu lalu mengangguk kecil lalu menatap ke arah Xiao Long dan disaat itu juga, wajahnya sedikit menyerit.
“Kenapa generasi Patriak Klan Xiao semakin melemah dari generasi ke generasi? Apakah darah naga yang kau bangkitkan itu darah kadal?” Tanya Xiao Chen ketika melihat kekuatan Xiao Long secara sekilas. Ia sangat sadar bahwa Xiao Long yang berada di puncak masa jayanya bahkan tidak mungkin mengalahkan Xiao Li yang sudah tua.
Wajah Xiao Long gelap seketika tetapi ia tidak bisa membantah karena memang benar bahwa ia tidak mampu mengalahkan Xiao Li.
Untuk Xiao Li dan Lin Ming, keduanya hanya terdiam karena tentu keduanya paham dengan temperamen Xiao Chen yang sama dengan Lin Xi, seenaknya berbicara yang membuat seseorang gampang sakit hati.
“Lupakan.. aku akan pergi seorang diri untuk memburu musuh.” ucap Xiao Chen.
“Apakah anda tau siapa musuhnya? Mereka adalah kultivator. Cukup sulit untuk melacak mereka.” Lin Ming buru-buru berbicara karena takut bahwa Xiao Chen memburu para kultivator dari Benua Saint.
“Apakah kau ingin mengajariku bertindak? Inilah mengapa generasi kalian semua sangat lemah! Apakah sulit membedakan kultivator yang mengolah qi fana dan qi abadi?” Xiao Chen mendengus kesal ke arah Lin Ming. Menantu tidak tau diri ini bahkan kurang mampu. Ia bertanya-tanya lagi apakah keputusan tepat menyerahkan Lin Xi kepada Lin Ming. Ia pun mengambil keputusan dan ketika perang selesai, ia akan memberi pelajaran sekali lagi kepada Lin Ming.
Lin Ming tampak sangat malu ketika mendengar perkataan Xiao Chen. Ketika ia ingin berbicara, Xiao Chen lebih dulu terbang dengan kecepatan yang tidak lebih lemah dari kecepatannya.
“Pria tua sialan itu! Bahkan aku belum menceritakan tentang Yan’er dan Huan Caiyi padanya!” Lin Xi sekali mengutuk ayahnya sendiri karena kabur begitu saja untuk menyerap darah manusia dan sudah pasti targetnya adalah kultivator dari Alam Abadi.
“Ya. Ayo pergi. Kita akan membuat pengaturan untuk menahan para kultivator dari Alam Abadi serta persiapan melawan iblis.” ucap Lin Xi.
Lin Ming, Xiao Li dan Xiao Long pun mengangguk kecil lalu terbang mengikuti Lin Xi yang lebih dulu terbang ke arah Klan Lin.
**
Sementara itu, kelompok Jie Yan terus bergerak ke tempat selanjutnya membereskan musuh. Kali ini, mereka sedang berada di sekitar kediaman Klan Li.
Walaupun Klan tersebut memiliki formasi kuat yang melindungi agar Klan Li tidak terlihat, itu langsung dibobol begitu saja oleh banyak kultivator dari Alam Abadi.
Formasi seperti itu tidak akan mampu membendung kultivator kuat puncak Alam Sage yang telah menguasai konsep tingkat pertama.
Bom! Bom! Bom!
Ledakan beruntun terjadi di Klan Li yang membuat banyak wilayah Klan Li hancur bertangan. Patriak Klan Li saat ini memasang wajah yang sangat jelek saat menatap semua usaha leluhurnya hendak dihancurkan begitu saja.
“Sialan!” Teriak Patriak Klan Li dan langsung melesat dengan kecepatan tinggi ke arah musuh. Ia pun langsung bentrok dengan banyak kultivator tingkat Alam Sage tahap kedelapan.
Sementara itu, terlihat seorang pemuda yang tidak lain adalah Li Hao yang sedang bertarung dengan sengit melawan satu kultivator tingkat Alam Sage tanpa kesembilan.
Tidak jauh dari Klan Li, Jie Yan yang baru saja keluar dari lubang teleportasi bersama dengan Xia Yue'er, Huan Caiyi, Gu Yin, Canglan dan Dai Mubai, terkejut saat menatap sangat banyak kultivator dari Alam Abadi yang menyerang Klan Li.
“Kalian semua! Bergeraklah! Bereskan semua musuh!” Perintah Jie Yan saat ia langsung menghilang mengunakan teknik teleportasi dan muncul dihadapan satu anggota Klan Wang yang cukup kuat walaupun pasti tidak sebanding dengan Wang Chi.
“Bala bantuan? Dasar sampah fana yang tidak mengetahui ketinggian langit!” Anggota Klan Wang itu langsung menyerang ke arah Jie Yan dengan trik yang mirip dengan yang dilakukan oleh Wang Chi.
“Sampah!” Balas Jie Yan dingin dan langsung menyerang menggunakan kekuatan yang cukup besar untuk membereskan musuh.
Sraing!
Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Jie Yan menebas ke arah musuh. Tebasan itu langsung membelah pedang serta leher anggota Klan Wang tanpa adanya perlawanan sama sekali.
Pemuda itu terkejut dan bahkan tidak sempat untuk mengatakan sesuatu untuk terakhir kalinya dan dia pasti akan menyesal dari dalam neraka karena meremehkan musuh.
“Sialan!” Empat kultivator tingkat Alam Sage tahap Kesembilan yang lebih lemah, langsung menyerang bersamaan ke arah Jie Yan ketika melihat pemimpin regu mereka dibunuh begitu saja.
Jie Yan yang menatap itu, memasang wajah dingin. Ia pun langsung menyerang kembali dan ia tau dengan kekuatannya saat ini, mungkin akan sedikit sulit untuk melawan empat Kultivator tingkat Alam Sage tahap kesembilan secara bersamaan.