
Bintang Tianyu
Di suatu tempat di dekat desa kecil tempat Jie Yan singgah, sosok bertopeng bergerak dengan kecepatan tinggi lalu ia pun berhenti di salah satu cabang pohon yang cukup tinggi, menatap ke arah desa kecil tersebut.
Sosok tersebut perlahan membuka topengnya lalu terlihat wajah muda yang tidak akan di duga oleh siapapun. Bahkan untuk Jie Yan akan terkejut jika melihat penampilan pemuda itu karena terlihat berusia kurang dari 16 tahun.
“Anggota Sekte Pedang, Supernova Jie Yan! Seperti yang diceritakan, memiliki metode Belitan Qi Raja yang sangat langka!” gumam pemuda tampak yang terlihat seperti wanita.
Tidak lama kemudian, satu sosok pun muncul di samping pemuda itu lalu berlutut dengan satu kaki.
“Tuan Muda, dari apa yang aku lihat, dia memang ancaman yang sangat besar. Walaupun kita bukan bagian dari organisasi gelap, tetap saja suatu hari nanti dia akan menjadi musuh yang sulit dikalahkan! Apakah sebaiknya...” Saat sosok itu berbicara, pemuda yang ia panggil Tuan Muda pun memotong kata-katanya.
“Tidak perlu! Hanya segelintir generasi muda yang sama sepertiku! Suatu hari nanti, aku yakin mereka semua akan berkumpul di tempat itu! Dan aku akan melawan mereka semua untuk membuktikan bahwa Klan kita adalah yang terkuat di Wilayah Barat Alam Abadi!” Pemuda itu berkata dengan nada dingin yang membuat bawahannya gemetaran dan tidak lagi berani berbicara ataupun memberi saran.
Pemuda itu menatap untuk yang terakhir kalinya ke arah desa kecil lalu bergumam, “Jadilah murid inti di Sekte Pedang Utama, jika kau tidak mampu melakukannya, maka kau bukan seseorang yang layak untuk bersaing denganku!”
“Ayo pergi!”
“Baik Tuan Muda!” Pelayan itupun mengibaskan lengannya lalu ruang robek seketika.
Pemuda itupun masuk ke dalam robekan ruang diikuti oleh pelayannya yang memiliki kekuatan diluar imajinasi siapapun.
Dan jika Jie Yan berada di tempat itu, ia akan bertanya-tanya apa sebenarnya identitas dari pemuda yang mampu menggunakan Belitan Qi Raja. Hanya dengan penampilan pelayannya, bisa dipastikan bahwa pemuda tampan itu berasal dari kekuatan tinggi di Alam Abadi.
**
Penginapan Angin Salju
Jie Yan masih menatap ke arah kejauhan. Walaupun ia tidak bisa melihat apa yang terjadi, ia dapat merasakan bahwa ruang robek. Ia sangat familiar dengan aura seperti itu karena sering melihatnya di Bintang Saint.
“Tempat itu adalah tempat pria bertopeng itu pergi! Jika apa yang aku pikirkan benar, maka...” Jie Yan sedikit berkeringat saat ini karena tau bahwa ada seseorang yang sangat kuat bersama dengan pria bertopeng sebelumnya.
“Anak muda, terima kasih atas bantuanmu sebelumnya.” Pemimpin desa tersebut pun berbicara dengan nada penuh rasa syukur.
“Aku hanya tidak ingin dia membunuh kalian karena sedari awal tampaknya dia memang memburuku. Apakah anda pemimpin desa kecil ini?” Tanya Jie Yan kembali.
“Ya, aku dan rekanku adalah pelindung desa kecil ini.” ucap pemimpin desa itu dengan anggukan kecil.
“Maaf untuk bertanya, apa itu organisasi gelap? Dan bagaimana bisa aku di buru dan juga diberi hadiah?” Tanya Jie Yan.
Pemimpin desa dan rekannya saling memandang lalu menatap ke arah Jie Yan kembali. Pemimpin desa itupun bertanya dengan nada sedikit heran, “Jika tidak salah, dari pakaian yang kau gunakan, kau pastilah murid dari Sekte Pedang. Seharusnya kau pasti tau jika infomasi seperti ini menyebar.”
Jie Yan terdiam. Ia pun menggelengkan kepalanya karena kemungkinan apa yang dikatakan oleh pemimpin desa tersebut memang benar.
“Tentang tempat ini...” Jie Yan menatap ke arah Penginapan Angin Salju dengan nada canggung setelah menghentikan kata-katanya.
“Tidak perlu memikirkan hal itu. Bangunan ini hanya terbuat dari kayu, tidak sulit untuk membuatnya kembali seperti semula.” Pemimpin desa melambaikan tangannya karena tidak peduli tentang hal itu. Memang benar bahwa dirinya adalah pemilik dari Penginapan Angin Salju, itulah sebabnya ia muncul di sana dan mencoba menghadang seseorang yang menggunakan topeng dan tampak mencurigakan.
Jie Yan hanya tersenyum canggung lalu bertanya kembali, “Apa sebenarnya Organisasi Gelap itu?”
Pemimpin desa sedikit terdiam tetapi ia merasa bahwa Jie Yan kemungkinan adalah pendatang baru dan belum pernah berhubungan dengan sesuatu seperti itu.
“Aku tidak terlalu tau tentang Organisasi Gelap. Yang aku ketahui, mereka terdiri dari beberapa kelompok kuat yang dapat menyaingi kekuatan terkuat di Bintang Tianyu. Mereka selalu bekerja di balik layar, aku tidak tau apa alasannya kau diberi hadiah. Tetapi jika itu terjadi, kau pasti dianggap sebagai ancaman. Jika kau ingin lebih mengetahui tentang Organisasi Gelap, kau harus mencari informasi mereka di Sekte Pedang. Kau akan menemukan apa yang kau cari dan alasan mengapa kau di buru.” ujar Pemimpin desa.
“Terima kasih atas informasinya.” ucap Jie Yan.
Pemimpin desa itu hanya melambaikan tangannya. Dan keduanya pun berbicara beberapa patah kata dan setelah itu, Jie Yan kembali ke ruangan yang ia sewa.
Jie Yan tidak khawatir tentang orang-orang di desa itu mencoba memburunya karena sudah pasti mereka tidak akan berani. Walaupun harga kepalanya membuat banyak kultivator tergiur, mereka tetap tidak akan mau melakukannya karena Jie Yan merupakan murid Sekte Pedang.
Keesokan harinya, Jie Yan yang terbangun dari meditasinya pun pergi dari desa kecil itu untuk menyelesaikan misi yang telah ia ambil.
Tujuh jam kemudian, Jie Yan yang telah bergerak pun tiba di desa lainnya yang menjadi tempat ia melakukan misi.
“Di sinilah misi yang harus kita selesaikan. Selain dari itu, di jarak puluhan km dari desa kecil ini, kita harus mencari herbal bernama Bambu Perak yang tumbuh di tempat unik di sekitar sini.” ujar Jie Yan.
“Apakah ini tempatnya? Tidak terlihat bahwa desa ini telah diserang oleh bintang roh aneh.” Xia Yue'er menatap ke arah desa kecil yang tidak terlalu jauh dengan tatapan bingung. Lagi pula, ia juga tidak melacak sesuatu yang janggal di sekitar desa kecil itu.
Tetapi itu hanya untuk Xia Yue'er, bukan untuk Jie Yan. Ketika ia mengaktifkan Mata Dewa, matanya menyipit seketika. Semula ia memang tidak melacak apa-apa di desa kecil itu, tetapi kali ini semuanya langsung berbeda ketika ia menggunakan Mata Dewa.
“Tempat ini.. sungguh tidak bisa dipercaya!” ucap Jie Yan sedikit muram.
“Apakah kau menemukan sesuatu Jie Yan?” Tenaga Xia Yue'er curiga.
“Bukan hanya melihat sesuatu, tetapi desa yang kita lihat tidak seperti yang terlihat dipermukaan!” ucap Jie Yan sedikit muram dan bertanya-tanya apakah tempat ia melakukan misi benar atau tidak. Ia mengeluarkan peta sekali lagi dan mencoba melihat lokasi desa itu dan memang tidak ada kesalahan.
Peta yang Jie Yan pegang merupakan peta terbaru dalam waktu ribuan tahun belakangan.
“Apakah tidak ada yang memperhatikan? Lalu, jika apa yang aku lihat benar, siapa yang membuat misi ini?” Tanya Jie Yan tidak percaya. Mata ungu pucat milik Jie Yan saat ini terlihat dengan sedikit silau emas.
Apa yang dilihat oleh mata Jie Yan adalah kota itu sendiri yang merupakan makhluk aneh yang selalu memancarkan kekuatan spiritual dan membuat ilusi yang membuat siapapun tidak akan melihat bentuknya, tetapi melihat daerah itu adalah sebuah desa kecil.