
Istana Bawah Laut
“Bisakah kau mengatakan dari kekuatan mana kau berasal? Aku tidak pernah melihatmu sebelumnya.” Gu Yuena yang sangat pandai bergaul pun bertanya kepada Jie Yan yang tidak terlalu jauh darinya.
“Aku tidak berasal dari kekuatan apapun.” jawab Jie Yan.
“Oh? Sangat jarang ada generasi muda yang tidak memiliki afiliasi sekuat dirimu. Ada seseorang yang aku kenal sama sepertimu.” ucap Gu Yuena.
“Hm? Siapa dia?” Tanya Jie Yan penasaran karena tentu seseorang yang tidak memiliki dukungan bisa sangat kuat menandakan bahwa dia adalah kultivator puncak.
“Dai Mubai.” jawab Gu Yuena dan ingin melihat reaksi dari Jie Yan. Tetapi ia langsung kecewa karena tampaknya Jie Yan yang sedang tampak berpikir tidak mengenalinya.
Dai Mubai adalah salah satu teman Jie Yan yang dikenal oleh Gu Yuena. Jika saja Jie Yan kenal dengan Dai Mubai, ia akan berpikir kembali bahwa Jie Yan adalah seseorang yang ia kenal.
“Aku tidak mengingatnya sama sekali.” Jie Yan menggelengkan kepalanya.
Tetapi, kata-kata Jie Yan itu membuat Gu Yuena dan Gu Yin berpikir cepat.
“Dari mana kau berasal?” Tanya Gu Yuena penasaran. Sebelumnya ia bertanya tentang kekuatan dibelakang Jie Yan, tetapi kali ini ia bertanya tentang asal-usulnya.
Jie Yan tersenyum kecil dan tentu mengatakan tempat asalnya dan tempat ia tumbuh. “Daratan Utara, Desa Pelangi.”
Deg! Deg!
Jantung Gu Yuena dan Gu Yin berdetak sangat cepat karena tentu tempat yang dikatakan oleh Jie Yan adalah tempat yang sangat mereka kenal karena tempat itulah asal seseorang yang mereka cari saat ini.
Sebelum Gu Yin yang tidak tenang lagi ingin bertanya, getaran keras terjadi di tempat tersebut disertai oleh suara kuat yang terdengar seperti gesekan sebuah besi yang sangat padat.
Jreg! Jreg!
Bussssh!
Air terjun pun langsung terhenti dan disaat itu juga, sangat banyak lubang besar yang terlihat di pinggiran bebatuan tempat air terjun mengalir. Jumlah pintu masuk lebih dari seratus yang membuat siapapun pasti akan mengambil jalan yang berbeda.
“Jalan masuk mana yang akan kita ambil?” Tanya Jie Yan menatap lurus ke arah Gu Yuena dan Gu Yin.
“Yang mana pun sama saja karena kita tidak tau jalan mana yang membawa kita menemukan sesuatu yang berharga.” jawab Gu Yuena.
Jie Yan mengangguk dan langsung terbang perlahan setelah melihat semua jalan masuk menggunakan matanya. Ia terbang ke tempat jalan masuk yang paling banyak mengandung qi tersembunyi.
Ketika Ketiganya gerbang ke arah salah satu jalan masuk, Han Chen pun langsung memimpin kedua bawahannya mengikuti Jie Yan, Gu Yin dan Gu Yuena di jarak tertentu yang tidak bisa dilacak oleh ketiganya.
Meksipun begitu, Han Chen sangat naif jika menurutnya Jie Yan sama sekali tidak bisa melacaknya.
Para kultivator yang ada di sana langsung bergegas memasuki salah satu jalan masuk juga karena tentu semua generasi muda yang telah mendengar tempat itu sangat ingin masuk ke dalam karena banyak tempat yang memiliki sumber daya luar biasa dan mampu membawa seorang kultivator ke tingkat yang lebih tinggi walaupun ada bahaya besar yang menanti mereka.
Alasan lainnya kenapa para kultivator masih tertarik memasuki tempat itu, itu dikarenakan setiap periode Istana Bawah Laut dibuka, hanya sedikit yang berhasil keluar dari tempat tersebut. Tetapi, semua yang keluar dari sana meningkatkan kekuatan mereka ke level yang sangat tinggi dan menjadi kultivator ternama di Benua Saint.
Tidak sampai satu jam setelah jalan masuk di buka, masih banyak kultivator yang berdatangan karena tempat itu terbuka dalam jangka waktu yang sangat lama. Sama lamanya dengan pembukaan Istana Bawah Laut.
Ketika tempat itu ditutup, tidak akan ada jalan keluar bagi para kultivator karena air terjun yang telah ditahan terkumpul dalam jumlah yang sangat besar.
Dua sosok perlahan mendekat ke jalan masuk. Keduanya adalah wanita cantik luar biasa, kecantikan seperti itu sangat jarang terlihat.
“Kakak, tampaknya tempat ini telah dibuka dalam waktu beberapa jam.” Wanita cantik berambut biru panjang pun berbicara.
Satu wanita lagi yang memiliki rambut unik berwarna emas pun terdiam untuk beberapa saat. Ia melihat ke semua jalan masuk yang ada di sana dan dapat melacak beberapa aura yang terasa familiar.
“Hm? Aura ini.. anggota Klan Naga. Juga, ada aura lainnya yang sedikit aku kenal. Siapa? Apakah itu Yin'er?” Batin wanita berambut emas tersebut tetapi tidak tau jalan masuk mana yang diambil oleh seseorang yang ia kenal.
“Qinzhu, aku mencium aroma Yin'er di sini. Tetapi aku tidak tau ke jalan mana dia masuk.” ucap wanita berambut emas yang tidak lain adalah Xiao Yuu.
“Yin’er? Aku dengar dia telah masuk ke Istana Bawah Laut juga.” wanita yang bernama Lan Qinzhu pun berbicara. Wajahnya tiba-tiba sedih karena memikirkan sesuatu.
“Jangan pasang wajah seperti itu. Dia masih hidup. Bahkan sebelum Xia Yuuxuan pergi ke Alam Abadi secara paksa karena tingkat kekuatannya, dia mengatakan bahwa kakak pasti masih hidup.” ucap Xiao Yuu.
“Xia Yuuxuan?” Lan Qinzhu mendengus jijik ketika mendengar nama itu. “Kenapa kau percaya kepadanya kak? Jika bukan karena kesombongannya, semuanya pasti tidak akan terjadi seperti ini.”
Xiao Yuu terdiam ketika mendengar apa yang dikatakan oleh Lan Qinzhu. Ia pun menghela nafas panjang dan tau kenapa kakak mereka yang bernama Xia Yuuxuan melakukan hal itu.
“Jangan menyalahkannya. Bagaimanapun, Xia Yuuxuan adalah keluarga kita.” Xiao Yuu berbicara kembali dan perlahan terbang ke arah tertentu menuju jalan masuk acak karena ia telah memilih dengan instingnya.
Lan Qinzhu sedikit tidak puas karena ia sangat benci dengan Xia Yuuxuan. Ia menangis sangat lama ketika mendengar bahwa Dimensi Naga meledak dan membawa kakak mereka yang lainnya terkubur di sana. Ia sangat senang ketika mengetahui ia memiliki banyak saudara tetapi salah satunya dikatakan tewas di tempat mereka bertemu. Tentu ia akan merasa sedih karena itu.
Tetapi, Lan Qinzhu lebih percaya kata-kata Xiao Yuu karena kakaknya itu yakin bahwa saudara mereka yang dikabarkan telah meninggal dipercayai olehnya bahwa dia masih hidup.
Lan Qinzhu pun mengikuti Xiao Yuu memasuki tempat tersebut. Ia dan Xiao Yuu selalu pergi bersama kemanapun itu karena mereka adalah keluarga, memiliki ayah yang sama. Selain dari itu, status mereka sangat istimewa di Klan Naga karena mereka adalah adik dari Raja Naga yang dikabarkan tewas di Dimensi Naga.