
Mu Xuanyin sebenarnya tidak ingin bekerjasama dengan Klan Lin ataupun Klan Xiao. Tetapi, karena ini adalah permintaan dari Lin Xi, penyelamatnya, ia tidak bisa menolak sama sekali. Ia pun mengangguk kecil walaupun sedikit enggan.
“Baiklah senior Lin Xi...” Mu Xuanyin berbicara dengan nada hormat lalu menatap ke arah tempat tertentu yaitu lokasi Guan Yu berada.
Guan Yu yang berada di tempat yang tidak terlalu jauh hanya mengangguk kecil karena ia juga menghormati Lin Xi dari lubuk hatinya. Belum terlambat untuk menghabisi Tetua Klan Lin yang membuat mereka menderita di masa lalu. Setelah itu, ia pun langsung mengendalikan tombaknya lalu melesat ke arah tertentu dengan kecepatan yang sangat tinggi.
Melihat kepergian Guan Yu, Lin Xi hanya menghela nafas panjang. Ia tidak tau apa yang dipikirkan oleh beberapa Tetua Klan Lin. Walaupun mungkin Klan Lin memiliki misi nyata dari Kaisar Manusia yang tidak bisa diabaikan, beberapa anggota Klan Lin pasti memiliki pemikirannya sendiri dan suka menindas orang lain hanya karena mereka adalah Klan Kuno, bawahan langsung dari Kaisar Manusia.
“Yin’er, ayo kembali ke Sekte Istana Salju. Guru akan membantumu mencapai tingkat Alam Sage tahap kedelapan dalam waktu singkat. Tetapi sebelum itu...” Mu Xuanyin menatap kembali ke arah Lin Xi dan melanjutkan, “Bisakah senior mengatakan siapa musuh yang sebenarnya?”
“Musuh kali ini...” Lin Xi pun langsung menceritakan tentang kultivator Abadi dan para Iblis.
Mendengar itu, wajah Mu Xuanyin sangat serius dan berpikir bahwa memang benar bahwa mereka tidak bisa menyerang kekuatan lain untuk saat ini karena musuh sangat kuat.
“Guru..” Gu Yin ingin ikut bersama dengan Jie Yan. Wajahnya tampak sedikit ragu-ragu saat ini dan melirik ke arah Lin Xi karena ia masih ingin mengenal nenek suaminya.
“Yin’er, pergilah. Tingkatkan kultivasimu secepat mungkin.” ucap Jie Yan saat menatap ke arah istrinya tersebut.
Lin Xi yang mendengar itu, melihat ke arah Gu Yin lalu tersenyum kecil. “Kau pasti Yin'er yang menjadi istri Yan’er bukan? Ketika waktunya tiba, kalian akan bertemu kembali. Saat ini, meningkatkan kekuatan adalah prioritas utama karena kita tidak tau kapan musuh datang. Dan dengan bantuan Gurumu, peningkatkan kultivasimu akan lebih cepat.”
Karena Lin Xi sudah berbicara bersama dengan Jie Yan, Gu Yin hanya bisa mengangguk dengan malu-malu.
Karena sudah sepakat, Mu Xuanyin pun langsung membawa Gu Yin bersamanya setelah berpamitan dengan Jie Yan, Lin Xi, Huan Caiyi, Lan Qinzhu dan Xiao Yuu.
“Xiao Yuu, Qinzhu, kalian berdua juga kembalilah ke Klan Naga. Di sana mungkin tempat kalian paling mudah untuk mencapai tingkat Alam Sage tahap kedelapan dengan bantuan para Tetua Klan Naga.” ucap Jie Yan saat menatap ke arah kedua adiknya.
“Ya, kami akan meningkatkan kekuatan terlebih dahulu. Bawalah ini, ketika waktunya tiba, hubungi kami dan kami bersama dengan Klan Naga akan bergerak.” ucap Xiao Yuu saat memberikan giok pesan kepada Jie Yan.
Setelah Jie Yan menerima giok pesan, Xiao Yuu dan Lan Qinzhu pun langsung pergi ke arah Klan Naga setelah berpamitan.
Menatap kepergian Xiao Yuu dan Lan Qinzhu, Lin Xi tampak berpikir beberapa saat lalu menatap ke arah Jie Yan. “Yan’er, tentang dirimu...”
Sebelum Lin Xi melanjutkan kata-katanya, Jie Yan pun berbicara, “Nenek, tidak masalah siapa aku. Nenek dan kakek adalah yang membesarkan aku. Kalian tetaplah keluargaku sama seperti Xiao Yuu dan Qinzhu.”
Mendengar itu, baik Lin Xi maupun Huan Caiyi tersenyum.
“Bagaimana denganmu Mubai?” Tanya Jie Yan menatap ke arah Dai Mubai.
Dai Mubai yang sedari tadi diam pun berbicara dengan senyum kecil di wajahnya, “Aku tentu akan ikut berpartisipasi sebelum apa yang kita sepakati kita lakukan.”
“Kau memang berbakat, untuk dapat melawan para musuh, lebih baik kau ikut dengan kami. Aku tau cara cepat untuk dirimu menerobos karena aku tau karateristik Klan Dai.” Lin Xi pun langsung menawarkan bantuan kepada Dai Mubai karena semakin banyak kultivator kuat muda yang berbakat, akan semakin baik apalagi dalam situasi musuh bisa datang kapan saja. Lagi pula, Dai Mubai adalah rekan cucunya, ia pasti akan membantunya.
“Tidak perlu berterimakasih.” Lin Xi melambaikan tangannya lalu menatap ke arah Canglan untuk beberapa saat. Ketika ia melihat Wayang Serigala Iblis Kegelapan, ia dapat meraksasa bahwa kekuatan luar biasa terpendam di dalam Wayang tersebut. Ia pun mengangguk kecil karena Canglan merupakan bantuan yang sangat besar dalam perang.
Dan ketika pandangan Lin Xi jatuh pada Xia Yue'er, ia hanya bisa menghela nafas karena akhirnya melihat sosok Roh yang sangat langka, melampaui peringkat roh yang pernah ia lihat dengan matanya sendiri selama ini.
Sementara untuk Xia Yue'er yang duduk di kursi VIP-nya, ia menatap ke arah Lin Xi dengan cermat. Ia tentu sangat penasaran dengan nenek Jie Yan yang dikatakan sebagai seorang legenda di Benua Saint. Selain dari itu, ketika ia melihat wujud Lin Xi sebelumnya, ia seolah-olah pernah membaca tentang hal tersebut tetapi tidak mengingatnya dengan jelas.
Jika itu Xiao Ziya, dengan pengetahuannya yang sangat luas, dia pasti tau apa wujud dari Lin Xi.
Untuk Canglan, ia hanya diam sepanjang waktu. Ia juga merasa kagum ketika melihat Lin Xi, sosok yang diakui sebagai salah satu legenda di Benua Saint.
“Ayo pergi. Kita akan ke Klan Lin saat ini.” Lin Xi pun langsung terbang ke arah tertentu diikuti oleh Jie Yan, Huan Caiyi, Canglan dan Dai Mubai.
Selama perjalanan, Jie Yan dan Huan Caiyi adalah yang paling banyak berbicara karena keduanya tentu membahas banyak hal ketika mereka berpisah sewaktu pertama kali pergi ke Benua Saint.
Sementara Lin Xi, banyak pemikiran yang ada di benaknya terutama untuk identitas cucunya yang sangat berharga. Awalnya ia juga terkejut ketika mengetahui bahwa cucunya adalah bagian dari ras Naga. Hal ini membuatnya mengerti mengapa tubuh cucunya sangat kuat bahkan ketika belum memasuki jalan kultivasi.
**
Dunia Iblis
Di salah satu dari ribuan Alam Iblis, terlihat pasukan yang hampir menutupi seluruh dunia tersebut.
Tidak jauh dari pasukan tersebut, terlihat tujuh sosok yang sedang berdiri di atas tebing sambil menatap ke arah tertentu.
Tubuh sosok tersebut adalah sosok iblis walaupun ketujuhnya tampak berbeda dengan semua iblis yang terlihat di dalam pasukan.
Salah satu dari mereka adalah Pangeran Iblis yang pernah ditemui oleh Huan Caiyi sebelumnya ketika masih berlatih di Celah Segel Gerbang Dunia Lain, yaitu Bai Yi.
“Ho-ho-ho.. sungguh tidak terduga akan tiba saatnya bagi ketujuh Pangeran Iblis Fana bekerja sama hanya untuk menyerang satu dunia fana.” Bai Yi berbicara dengan senyum hangat di wajahnya.
Keenam Pangeran Iblis lainnya melirik ke arah Bai Yi dan merasa jijik dengan sikap lemah lembut Bai Yi. Keenamnya sangat sadar bahwa Bai Yi adalah iblis yang sangat kejam, metodenya untuk berurusan dengan manusia bisa dikatakan sangatlah ekstrim.
“Kita telah sepakat! Tidak ada dari kita yang akan memberikan komando kepada yang bukan pasukannya.” Iblis yang merupakan Pangeran Iblis Fana terkuat saat ini berbicara dengan nada dingin, ia adalah iblis yang paling mirip dengan manusia, dengan tiga tanduk, rambut emas panjang, armor perang dari atas ke bawah berwarna emas hitam, dan memegang pedang besar di pundaknya.
“Kalian berenam jangan membuat kekacauan karena hanya ini kesempatan kita untuk berevolusi agar dapat naik ke Alam Iblis Abadi serta meningkatkan kekuatan kita lalu bersaing dengan Pangeran Iblis di Alam Abadi. Dalam waktu sebulan, kita akan tiba di Dunia yang diciptakan langsung oleh Kaisar Manusia, Dunia Saint, dan tujuan kita saat ini adalah...” Pangeran Iblis Fana yang bernama Jin Gu pun menghentikan kata-katanya lalu melanjutkan dengan senyum kejam di wajahnya.
“Klan Kuno Xiao!”