
Bintang Tianyu, Makam Pedang Kematian
“Tidak mungkin!” Batin Xiao Ziya ketika mendengar bahwa Raja Titan Kuno yang dimakamkan di tempat itu ternyata Zhou Tian Cheng.
Menurutnya, tidak mungkin Zhou Tian Cheng akan kalah dengan Sekte Pedang. Walaupun Sekte Pedang kuat, masih ada celah dengan kekuatan puncak Zhou Tian Cheng, Titan Kuno terkuat dalam sejarah.
Zhou Peng tidak berbicara lagi. Ia saat ini langsung menyerang ke arah Xiao Ziya menggunakan lengan kirinya. Ia sudah bertekad untuk menundukkan Xiao Ziya saat ini.
“Formasi Kematian, Perisai Kematian!”
Lingkaran formasi tercipta di depan Xiao Ziya. Selain dari itu, ia juga memiringkan tongkat sabit miliknya untuk berjaga-jaga jika pertahanannya dihancurkan oleh Zhou Peng.
Bam!
Prang!
Trang!
Perisai yang diciptakan oleh Xiao Ziya memang hancur dan pukulan itu mengenai senjatanya.
Dari serangan itu, Xiao Ziya memanfaatkan gaya tolakan dan langsung menjaga jarak dari Zhou Peng.
Ketika Zhou Peng ingin menyerang lagi, wajahnya sedikit gelap ketika mendengar suara tebasan sebanyak puluhan kali tampak terdengar seperti membelah daging. Ia langsung menoleh dan melihat ke arah tempat semua bawahannya berada.
“Apa?” Zhou Peng tercengang karena apa yang ia lihat menurut-nya sangat mustahil. Apa yang dilihat oleh matanya saat ini adalah, semua bawahannya di potong-potong secara bersamaan dalam waktu singkat. Selain dari itu, ia melihat banyak pusaran ungu di semua tempat.
“Bagaimana bisa?” Zhou Peng tidak percaya sama sekali dengan apa yang ia lihat. Tatapannya tertuju pada Jie Yan yang saat ini dalam bentuk berbeda, dengan pedang ungu di tangannya.
“Seni Rahasia, Tebasan Kecepatan Teleportasi!”
Sraing!
Jie Yan yang tampak mengayunkan pedangnya dengan lambat, tiba-tiba melesat seperti layaknya sebuah sinar cahaya.
“Sial!” Zhou Peng terkejut dan mengutuk Jie Yan karena ia tidak menyangka bahwa Jie Yan akan sekuat itu. Ia langsung mengangkat palunya untuk bertahan.
Meskipun kekuatan Jie Yan diluar ekspektasinya, itu tentu belum cukup untuk menumbangkannya.
Crang!
Jie Yan melewati Zhou Peng dalam sekejap. Ia tidak terkejut bahwa Zhou Peng mampu bertahan dari tebasan berkecepatan tinggi yang ia lancarkan. Jika ia mampu membunuh Zhou Peng, maka dia tidak layak memiliki tingkat kultivasi Emas Abadi tahap puncak.
“Tampaknya aku masih meremehkanmu. Bahkan semua bawahanku akan dilenyapkan olehmu. Sungguh tidak terduga. Tetapi...” Zhou Peng menghentikan kata-katanya saat tubuhnya diselimuti oleh aura aneh lalu ia perlahan melayang ke udara.
Hal ini membuat Jie Yan dan Xiao Ziya terkejut karena Zhou Peng mampu terbang bahkan di tingkat kultivasi itu.
Drrrrtttt!
Zrrrrt! Zrrrrt!
Petir hijau meledak dari tubuhnya, ini adalah kekuatan murni, sangat mirip dengan qi Raja karena dia adalah Kloning dari Raja Titan Kuno. Walaupun Zhou Peng tidak memiliki qi Raja, dia tetap dapat mengubah qi dan konsep miliknya menyerupai qi Raja.
Bisa dikatakan, qi yang berubah tersebut memiliki kekuatan hampir 50% dari qi Raja asli.
“Kau tetap tidak akan mampu menandingiku!” ucap Zhou Peng saat ia menghilang dalam sekejap lalu muncul tepat di depan Jie Yan lalu mengayunkan palunya ke arah Jie Yan.
“Dewa Petir!”
Ayunan palu sekuat tenaga Zhou Peng tampak meninggalkan jejak petir hijau yang sangat tirani.
“Seni Kehancuran, Perisai Yin-Yang!”
Dung!
Perisai Yin-Yang muncul tepat di depan Jie Yan. Saat kondisinya bergabung dengan Xia Yue'er, semua kemampuannya akan meningkat secara drastis. Ia yakin dengan kemampuan tekniknya untuk bertahan tidak akan mampu di bobol oleh Zhou Peng.
Trang!
Blar!
Petir hijau meledak ke segala arah saat palu Zhou Peng menghantam Perisai Yin-Yang Jie Yan.
Perisai Yin-Yang bergetar sangat keras. Bahkan Jie Yan terkejut dengan konsumsi qi dan konsep hanya untuk menahan serangan satu palu Zhou Peng. Saat ini, ia harus berhati-hati, ia tidak mungkin terus-menerus mengandalkan Perisai Yin-Yang. Jika tidak, ia tidak akan memiliki kesempatan untuk menang.
“Formasi Pembantaian, Kaisar Pembantaian!”
Saat Lingkaran formasi tercipta di belakang Zhou Peng, sosok yang memiliki bentuk perkasa kayaknya seorang kaisar muncul lalu mengayunkan sabit besar di tangan kanannya.
Zhou Peng yang semula terkejut serangannya ditahan Jie Yan, semakin marah ketika merasakan ancaman bahaya di belakangnya. Ia juga tau serangan formasi para roh sangat unik, hampir mengabaikan tingkat kultivasi, itu dikarenakan serangan roh seperti menghancurkan jiwa seseorang jika terkena serangan.
“Seni Kehancuran, Perisai Yin-Yang Tingkat Dua!”
Walaupun mengorbankan banyak qi dan konsep, Jie Yan tidak ragu sama sekali. Ia pun langsung mengendalikan Perisai Yin-Yang di depannya.
Wusssh!
Perisai Yin-Yang langsung mendorong Zhou Peng bersama dengan palunya. Menggunakan cukup banyak qi dan konsep, Jie Yan tentu mampu mendorong Zhou Peng.
“Sial!” Zhou Peng terkejut dengan pergantian peristiwa tiba-tiba. Semula ia bisa menghindari serangan di belakangnya tetapi karena ia di dorong mundur ke arah serangan Xiao Ziya, ia tidak mampu menghindar sama sekali.
Sraing!
Srak!
Punggung Zhou Peng langsung ditebas, itu mencapai tulang punggung Zhou Peng. Inilah betapa kuatnya serangan formasi Xiao Ziya jika tepat sasaran.
“Meledaklah!”
“Seni Kehancuran, Ledakan Perisai Yin-Yang!”
Blar!
Zhou Peng semakin ketakutan saat ini. Tubuhnya langsung ditelan oleh ledakan qi dan konsep Kehancuran.
Xiao Ziya yang berjarak cukup jauh dari ledakan, memiliki kilatan tertentu dimatanya. Ia tentu tau bahwa Zhou Peng tidak akan mati semudah itu. Ia pun mengarahkan telapak tangannya ke arah ledakan tersebut lalu membuat serangan selanjutnya.
“Formasi Kematian, Lonceng Kematian!”
Wusssh!
Lingkaran formasi yang cukup besar terbentuk di udara lalu menghancurkan lonceng berwarna merah dan turun ke arah bawah tepat di lokasi Zhou Peng sebelumnya.
“Bajingan!” Zhou Peng yang menderita luka fatal pun semakin marah ketika menatap lonceng yang menerjang ke arahnya. Ia langsung mengayunkan palunya dari arah ke atas sekuat tenaga yang ia bisa.
“Titan Petir!”
Blar!
Palu yang diayunkan langsung menghasilkan gelombang kejut membentuk sosok Titan yang menghantam tepat ke arah lonceng.
Bom!
Lonceng tersebut hancur seketika. Terapi, wajah Zhou Peng semakin jelek saat melihat Xiao Ziya muncul tepat di depannya.
“Roh sialan! Kau hanyalah roh belaka! Jangan sombong!” Teriak Zhou Peng saat ia mengayunkan palunya ke arah Xiao Ziya.
“Formasi Kematian, Ilusi Kematian!”
Sraing!
Xiao Ziya tampak berubah menjadi aura lalu melewati Zhou Peng seketika.
Wusssh!
Ketika tubuh Xiao Ziya memadat, ia tampak baru saja selesai mengayunkan sabitnya.
Srak! Srak!
Zhou Peng tertegun di tempat karena ia merasakan sakit di leher dan pinggangnya. Serangan fatal Xiao Ziya sebelumnya hampir saja membunuhnya secara instan. Ia menahan rasa sakit lalu berbalik, mencoba untuk menghancurkan Xiao Ziya dengan satu ayunan palu.
Namun, ketika Zhou Peng telah mengangkat palunya, ia membatu di tempat saat tubuhnya tampak bergetar beberapa kali lalu terhenti.
“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”
Jleb!
Teknik yang biasa digunakan oleh Jie Yan untuk berpindah tempat secara instan kali ini ia gunakan tepat di ujung bilah pedang yang ia miliki. Itu membuat serangannya langsung menembus kulit Zhou Peng karena ia memindahkan daging Zhou Peng ke suatu tempat lalu pedang miliknya langsung menembus jantung Zhou Peng.
Walaupun Zhou Peng adalah Kloning, dia tetap seperti makhluk hidup lainnya yang memiliki jantung sebagai titik lemah yang sangat fatal. Namun Zhou Peng yang mewarisi semua ingatan Zhou Tian Cheng tidak akan pernah menyangka bahwa Jantungnya akan ditusuk ketika ia berpikir tubuhnya yang kokoh dan sangat dibanggakan dan tidak pernah memperhatikan serangan apapun akan kehilangan keefektifannya.
“Bagaimana mungkin.. kau..” Zhou Peng kini semakin takut bahkan sebelum kematiannya karena ia tau bahwa dari aura pusaran kecil tersebut mengandung konsep Ruang dan Waktu yang hanya bisa dikuasai oleh segelintir eksistensi bahkan di masa kejayaan 33 Surga.
“Kau tidak perlu banyak bicara, matilah!”
Jleb!
Xiao Ziya menginjak dada Zhou Peng saat ia menusuk kepala Zhou Peng dengan sabitnya. Ia sedikit paham tentang Titan Kuno, walaupun hampir mati, itu mungkin akan melancarkan serangan balasan yang tidak terduga sebelum kematiannya.