Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Berkumpulnya Para Generasi Muda


Istana Bawah Laut, Kerajaan Atlantis


Di pusat Kerajaan Atlantis, terlihat sebuah istana raksasa berwarna biru laut. Namun, istana tersebut diselimuti oleh sedikit kabur tipis dan kabut tipis tersebut melebar ke ratusan meter dari istana.


Dan kabut tersebut adalah sebuah Formasi yang merupakan segel untuk tidak membiarkan siapapun mendekat ke istana. Tetapi, segel itu perlahan-lahan pudar dari waktu ke waktu.


Saat ini, terlihat sudah sangat banyak kultivator yang berada di pinggiran formasi yang menutupi seluruh istana.


“Hei lihat, kabut itu perlahan-lahan memudar! Tampaknya memang benar bahwa formasi yang mengelilingi istana itu perlahan-lahan memudar!”


“Ya, dari kecepatan ini, mungkin formasi akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa jam lagi. Paling lama sekitar 2 jam.”


Para kultivator berdiskusi di pinggiran segel tersebut sambil menatap ke arah istana raksasa yang tidak terlalu jauh. Mata semua kultivator tampak sangat panas karena sudah membayangkan bahwa di dalam istana tersebut, bisa dipastikan ada sesuatu yang sangat berharga sehingga istana dikelilingi oleh formasi yang sangat kuat.


Beberapa kultivator telah mencoba untuk menghancurkan formasi tetapi tidak ada goresan sama sekali sehingga mereka hanya bisa menunggu setelah melihat bahwa formasi perlahan-lahan memudar.


Semakin lama, semakin banyak kultivator yang telah tiba di tempat tersebut.


Tidak lama kemudian, dua wanita tampak mendarat di sekitar formasi. Kedua wanita tersebut sangatlah luar biasa cantik. Para kultivator yang ada di sana menatap ke arah kedua wanita dengan tatapan pemujaan walaupun itu bercampur dengan kewaspadaan serta sedikit kebencian. Tentu pemujaan itu karena keduanya adalah sosok Dewi yang sangat cantik tetapi apa yang membuat para kultivator membenci keduanya karena keduanya berasal dari Klan Naga.


“Hei, tampaknya dua anggota Klan Naga yang dianggap sangat penting telah tiba!”


“Bukankah keduanya adalah adik dari Raja Naga dari rumor yang beredar?”


“Ya, mereka berdua memang adik dari Raja Naga dari rumor yang beredar. Selain dari itu, keduanya juga anggota Klan Naga yang dianggap jenius tertinggi yang pernah ada di Klan Naga.”


“Jika tidak salah, keduanya adalah Xiao Yuu dan Lan Qinzhu.”


Diskusi para kultivator pun terdengar dalam sekejap ketika Xiao Yuu dan Lan Qinzhu tiba di tempat tersebut.


Tidak lama kemudian, banyak sosok yang mucbil di dekat Xiao Yuu dan Lan Qinzhu.


“Nona muda, akhirnya kami menemukan kalian.” Hong Liu berbicara dengan nada hormat kepada Xiao Yuu dan Lan Qinzhu. Tentu ia akan melakukan hal itu karena keduanya memiliki identitas serta garis darah yang sangat tinggi diantara para naga lainnya di Klan Naga.


“Hong Liu? Tampaknya kau kehilangan beberapa anggota.” ucap Xiao Yuu saat menatap anggota yang di bawa oleh Hong Liu telah berkurang beberapa.


Hong Liu memasang wajah sedikit malu tetapi tidak membantah ataupun menyangkal bahwa dirinya kurang mampu menjaga semua bawahannya agar tetap selamat.


“Nona muda, sebelumnya kami bertemu dengan seorang manusia yang tampak tidak memusuhi anggota Klan Naga. Dia juga menyelamatkan Di Qin sebelumnya ketika diserang oleh anggota Sekte Mayat.” ucap Hong Liu.


Xiao Yuu dan Lan Qinzhu hanya diam untuk beberapa saat. Keduanya sama selai tidak peduli apakah manusia membenci mereka atau tidak. Lagi pula, keduanya mengenal beberapa manusia yang sama seperti dikatakan oleh Hong Liu.


“Jie Yan?” Batin Xiao Yuu dan Lan Qinzhu. Keduanya saling memandang untuk beberapa saat tetapi tidak ada yang berbicara karena keduanya hanya memikirkan sesuatu sekilas.


“Ketika waktunya tiba, kita akan bertemu dengannya.” Hanya itu yang dikatakan oleh Xiao Yuu sehingga Hong Liu terdiam kembali setelah mengangguk kecil.


Sedangkan untuk para kultivator, mereka hanya menatap ke arah kelompok Xiao Yuu dan Lan Qinzhu dengan tatapan sedikit jijik karena mereka semua tidak akan pernah lupa tentang apa yang dilakukan oleh Klan Naga ketika mereka pertama kali muncul.


Tidak lama kemudian, anggota Klan Xiao, Klan Yao, Klan Lin, Klan Zhu, dan bahkan anggota Sekte Istana Salju dan Sekte Cahaya Suci telah tiba di tempat tersebut.


Semua dari mereka hanya memiliki sedikit anggota yang tersisa karena banyak yang jatuh di tengah jalan. Istana Bawah Laut tentu bukan hanya tempat untuk mengumpulkan sumber daya. Sangat banyak bahaya yang tersembunyi di tempat tersebut dan korban jiwa tidak akan bisa dilewatkan sama sekali.


Setelah lebih dari setengah jam berlalu, banyak kultivator yang merasa bingung karena ada satu kelompok yang tidak kunjung sampai di tempat tersebut. Mereka semua yakin bahwa siapa yang mereka pikirkan pasti akan datang ke istana Kerajaan Atlantis.


“Apakah kelompok dari Kekaisaran Han tidak datang? Dengan sikap Han Chen, dia pasti tidak akan melewatkan kesempatan datang ke tempat ini.”


“Ya, kau benar. Sungguh aneh seseorang seperti dia belum tiba. Apakah dia tewas di tengah jalan bersama dengan pasukannya?”


“Hei, jaga suaramu. Jika seseorang melapor kepada Han Chen, kau akan dalam bahaya. Apa kau pikir peringkat 41 Master Bela Diri akan mudah dibunuh? Hanya segelintir kultivator di tingkat itu yang mampu melawan Han Chen secara setara.”


Diskusi para kultivator kembali terdengar saat mereka membahas Han Chen yang belum tiba bersama dengan para anggota Kekaisaran Han.


Tidak lama kemudian, beberapa anggota Kekaisaran Han tiba tetapi mereka bingung karena Han Chen tidak kunjung datang. Jika hanya sisa-sisa anggota yang lemah, mereka tidak akan berani untuk bersaing dengan semua kelompok yang telah tiba termasuk kelompok yang berasal dari Delapan Kekuatan Besar.


“Di mana Gu Yin dan Gu Yuena? Apakah terjadi kecelakaan kepada keduanya?” Mu Fengying sedikit gelisah karena tidak menemukan keberadaan Gu Yuena dan Gu Yin. Jika terjadi sesuatu kepada keduanya, bisa dipastikan bahwa dirinya pasti akan berada dalam masalah besar karena keduanya adalah murid dari Nyonya Pertama dan Kedua Sekte Istana Salju.


Sementara itu, anggota yang berasal dari Sekte Cahaya Suci menatap ke semua tempat karena mencari keberadaan seseorang, yaitu Yue-Yue. Tentu sebagai murid dari Sekte yang sama, semua anggota Sekte tersebut ingin menemukan keberadaan Yue-Yue yang dikabarkan masuk ke Istana Bawah Laut juga.


Tidak lama kemudian, dua sosok pun terbang ke dekat penghalang, tempat para kultivator muda berkumpul menunggu terbukanya segel.


Banyak pasang mata yang tertuju pada kedua sosok yang telah mendekat tersebut dan beberapa dari mereka terkejut dengan apa yang mereka lihat.


Kedua sosok yang tidak lain satu pria dan satu wanita pun mendarat tidak jauh dari penghalang.


Semua mata menyipit sedikit terutama untuk banyak kaum pria karena mereka mengenal wanita tersebut yang tidak lain adalah Gu Yin. Tetapi, hal yang membuat mereka sangat terkejut adalah, ini pertama kalinya mereka melihat wanita dingin tersebut memasang wajah ceria terutama di depan seorang pria.


Bahkan untuk Mu Fengying yang merupakan pemimpin kelompok yang berasal dari Sekte Istana Salju terkejut ketika melihat sikap Gu Yin seolah-olah mereka tidak mengenalnya sama sekali.


Sementara untuk Xiao Yuu dan Lan Qinzhu, keduanya tercengang ketika melihat Gu Yin karena mereka tau bagaimana situasi Gu Yin ketika kehilangan seseorang yang merupakan kakak mereka. Oleh karena itu, tatapan kedua wanita itupun langsung serius tertuju ke arah Jie Yan.


Keduanya menegang di tempat karena walaupun Jie Yan telah berubah, sebagai pemilik garis darah naga, keduanya sangat jelas mengenal siapa sebenarnya Jie Yan.