Dewa Naga Kehancuran

Dewa Naga Kehancuran
Mengalahkan Xun Li


Bintang Brahma, Benua Kekacauan


Gao Jue memasang wajah sangat muram ketika menatap Jie Yan menghabisi saudaranya dengan mudahnya. Ia menggertakkan giginya karena sangat marah. Tetapi ia tau bahwa Jie Yan sangat sulit dihadapi.


Karena kekuatan Jie Yan yang sangat kuat, ia berpikir untuk pergi dari tempat itu tetapi rasa takutnya lebih tinggi terhadap Xun Li dari pada rasa takut terhadap Jie Yan.


Sementara itu, Xun Li yang sedang melawan Xun Hai tentu mengetahui hal itu. Tetapi karena ia sibuk melawan Xun Hai, ia tidak memiliki waktu untuk berurusan dengan Jie Yan.


Alasan kenapa Xun Li sangat lama melawan Xun Hai, itu dikarenakan kendali energi yang berasal dari Jimat Darah di tubuh Xun Hai sangat tenang. Ini membuat ledakan kekuatannya sangat besar sehingga Xun Hai mampu bertarung secara setara dengan lawan yang lebih kuat satu tahap kultivasi.


“Hanya tersisa kau!” ucap Jie Yan dingin dan ia pun langsung menghilang dalam sekejap.


“Teleportasi!”


Jie Yan muncul di depan Gao Jue dan langsung mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.


“Seni Rahasia, Tebasan Kecepatan Teleportasi!”


“Sial!” Gao Jue memasang wajah muram dan langsung menghindar sebisanya.


Sraing!


Srak!


Bahu Gao Jue di tebas oleh Jie Yan, di saat itu juga, ia langsung berbalik dan menyerang sekuat tenaga yang ia bisa. Karena tau bahwa Jie Yan sangat kuat, ia pun langsung menggunakan teknik terkuat yang ia miliki.


“Bilah Bulan Darah!”


Aura di pedang Gao Jue sangat padat, itu bahkan mungkin bisa melalui eksistensi tingkat Raja Abadi tahap puncak jika terkena secara telak. Selain dari itu, kecepatan serangannya sangatlah tinggi.


Jie Yan tetap tenang, ia telah mengantisipasi bahwa Gao Jue pasti akan menyerang dengan kekuatan penuh karena rasa takut akan dirinya yang begitu mudahnya membunuh Gao Hun.


“Waktu Kilat!”


“Seni Rahasia, Lubang Teleportasi Pemecah Ruang!”


Sraing!


Ketika Gao Jue mengayunkan pedangnya, bilah berwarna merah melesat lalu melewati tempat Jie Yan berada. Serangan itu terus bergerak ke arah tempat yang sangat jauh, membelah semua yang dilewatinya.


“Apa?” Gao Jue melebarkan matanya karena bahkan dengan kecepatan serangan seperti itu, serangannya tidak bisa mengenai sasaran.


Sementara itu, Jie Yan keluar dari pusaran ungu tepat di belakang Gao Jue sambil mengayunkan pedangnya sekuat tenaga.


“Belitan Qi Raja!”


“Seni Rahasia Tertinggi, Bilah Kekacauan Ilahi!”


Sraing!


Gao Jue langsung bereaksi, ia berbalik dan mencoba bertahan tetapi dia terlalu meremehkan teknik Jie Yan.


Crang!


Jrezh!


Pedang Gao Jue pun dibelah bersamaan dengan tubuhnya. Ia hanya melebarkan matanya dan mengutuk Jie Yan dalam hati. Ia menyesal tidak melarikan diri karena ketakutannya terhadap Xun Li.


Blar!


Di tempat yang sangat jauh, teknik Jie Yan pun meledak dahsyat.


Kejadian itu diperhatikan oleh Xun Hai dan Xun Li. Keduanya tentu sangat terkejut bahwa Jie Yan dengan tingkat kultivasi Raja Abadi tahap awal mampu menghasilkan serangan seperti itu.


“Selanjutnya adalah target utama.” Batin Jie Yan saat ia menatap ke arah Xun Li yang sedang menekan Xun Hai.


“Teleportasi!”


Zhep!


Jie Yan muncul di dekat pertarungan keduanya. Ia tentu tidak akan sopan dan langsung menyerang ke arah Xun Li di waktu yang tepat.


“Seni Rahasia, Tebasan Dimensi!”


Sraing!


Xun Li yang sedang menekan Xun Hai, memasang wajah jelek karena tidak menyangka bahwa Jie Yan akan mengganggu pertarungannya dengan Xun Hai.


“Sial!” Xun Li langsung menghindar ke samping.


Sementara itu, Xun Hai langsung mengambil kesempatan untuk menyerang.


“Ledakan Parasit Darah!”


Duar!


“Bajingan!” Teriak Xun Li saat menggunakan qi dan konsep berlindung dari ledakan tersebut.


Sementara itu, Jie Yan yang menatap itu, mengangkat pedangnya ke arah langit. Petir merah kehitaman langsung memercik dengan ganas, qi dan konsep Ruang memadat dengan kecepatan yang sangat tinggi.


“Seni Rahasia Tertinggi, Bilah Kekacauan Ilahi!”


Sraing!


Jrezh!


Aura ledakan itu pun langsung di belah. Sementara itu, Xun Li yang berlindung, merasakan bahaya luar biasa dan ia langsung mencoba menghindar tetapi tetap saja terlambat.


Jrezh!


Lengan kanan Xun Li langsung dibelah begitu saja.


Dan untuk Xun Hai, ia hanya bisa merasa pahit tetapi ia tetap menyerang. Ia muncul tepat di atas Xun Li lalu mengayunkan tinjunya sekuat tenaga.


“Ledakan Gelombang Kejut Darah!”


Blar!


Xun Li yang merasakan sakit, langsung menerima pukulan tanpa pertahanan. Ia pun melesat ke arah bawah dengan kecepatan tinggi lalu tubuhnya membentur permukaan tanah.


Bom!


“Uhuk..” Xun Li memuntahkan seteguk darah.


Dan untuk Jie Yan, ia tidak akan memberikan kesempatan kepada Xun Li untuk melakukan sesuatu yang tidak ia inginkan.


“Teleportasi!”


Jie Yan muncul di samping Xun Li dan langsung menyerang menggunakan pedangnya.


“Tolong jangan bunuh dia!” Teriak Xun Hai mencoba menghentikan Jie Yan.


Jie Yan yang hendak mengayunkan pedangnya, berdecak kesal lalu ia langsung menyerang dengan tangan kirinya.


Jleb!


Tangan kiri Jie Yan yang di bentuk seperti pedang, menusuk bagian tertentu di tubuh Xun Li.


“Hancurkan!”


Konsep Kehancuran mengalir ke dalam tubuh Xun Li dan itu langsung menghapus Akar Spiritual Xun Li tanpa bisa melawan sama sekali.


“Arrrrggh!”


Xun Li berteriak keras saat merasakan sakit di Akar Spiritual miliknya. Ia langsung tau bahwa Jie Yan menghancurkan Akar Spiritual miliknya dan ia menjadi cacat. Itu sama saja dengan kematian ketika seorang kultivator kehilangan basis kultivasinya.


Xun Hai yang melihat itu, berhenti di udara. Ia tau apa yang dilakukan oleh Jie Yan tetapi ia merasa lega. Walaupun ia sangat marah terhadap apa yang dilakukan oleh Xun Li, ia tidak ingin membunuhnya.


“Bajingan! Bajingan! Kembalikan Kekuatanku!” Xun Li berteriak seperti orang gila karena kekuatannya telah menghilang. Ia merasa lebih baik mati dari pada menjadi orang cacat.


Jie Yan tidak peduli dengan apa yang dikatakan oleh Xun Li. Ia pun mengambil tangan Xun Li yang ia penggal lalu mengambil cincin ruang Xun Li.


Di dalam, memang terdapat Jimat Darah yang belum disempurnakan. Hanya dengan auranya saja, itu sudah dapat merubah Xun Hai, Xun Li dan semua rekannya.


“Benda ini sangat berbahaya! Pastilah ini benda sebenarnya yang diinginkan oleh orang yang mengeluarkan misi.” Batin Jie Yan. Ia berpikir kembali apakah perlu untuk menyerahkan Jimat Darah atau tidak kepada klien.


Membayangkan Pil Konsentrasi Qi Raja, Jie Yan merasa sedikit menyesal jika tidak mengambil hadiah. Benda itu pasti bisa membuatnya meningkatkan kultivasinya satu tahap.


“Terima kasih karena tidak membunuh Xun Li.” Xun Hai langsung membungkuk sedikit ke arah Jie Yan saat mengatakan itu.


“Tidak masalah sama sekali. Misi yang aku miliki adalah membawa Xun Li ke klien.” ucap Jie Yan acuh tak acuh.


Xun Hai membeku karena tau bagaimana cara kerja para Mercenaries.


“Aku akan mengkompensasi kerugiamu, aku akan memberikan jumlah lebih untuk membayar kegagalan misi dan reward yang sesuai untuk misimu.” ucap Xun Hai.


“Baik, aku tidak akan sopan. Hadiah yang aku terima adalah Pil Konsentrasi Qi Raja.” ucap Jie Yan.


Wajah Xun Hai tampak sedikit cerah lalu ia pun mengeluarkan sebuah botol dari dalam cincin ruang miliknya.


“Ini adalah dua Pil Konsentrasi Qi Raja, semula aku ingin menggunakannya untuk menerobos. Tetapi karena tubuhku yang sedikit kacau, aku belum dapat mengkonsumsinya. Aku akan menyerahnya kepadamu sebagai kompensasi.” ucap Xun Hai saat melempar botol kaca kecil ke arah Jie Yan.


Jie Yan yang menangkap botol kaca kecil, terdiam sedikit. Ia pun menghela nafas panjang dan menyimpan Pil Konsentrasi Qi Raja. Tetapi, ia menghormati seseorang seperti Xun Hai karena dia sangat menghargai kerabatnya sendiri dan mencoba menghentikannya dari jalan yang salah.