
Senyum kejam terlihat jelas di mata Xiao Ziya lalu langsung pulih seketika. Ia berbalik dan menatap keempat kultivator tersebut. Ia harus mengakui bahwa ia belum bisa mengalahkan kultivator tingkat Penguasa Abadi tahap akhir dengan kekuatannya saat ini. Tetapi untuk kultivator tingkat Penguasa Abadi tahap menengah, itu bukanlah masalah.
“Ayo pergi ke arena. Aku menginginkan cincin ruang kalian masing-masing jika aku menang, tentunya kalian pasti memiliki benda berharga di dalam bukan?” Tanya Xiao Ziya dengan nada acuh tak acuh.
Keempatnya saling memandang. Memang benar mereka adalah pemburu hadiah ataupun pemburu harta Karun. Alasan mereka memburu Jie Yan, itu dikarenakan kepala Jie Yan diharga sangat mahal oleh kultivator tingkat Kaisar Abadi.
Dan tentu saja setelah lama berpetualang di Bintang Gelap, mereka telah menemukan banyak harta Karun. Ini juga dikarenakan Bintang Gelap adalah Alam Abadi tingkat menengah, dan mereka telah mengumpulkan banyak harta Karun yang bahkan berharga bagi para kultivator tingkat Raja Abadi.
Walaupun mereka tidak memegang banyak batu roh kelas atas karena membeli tiket alat transportasi antar bintang, harta Karun yang mereka pegang masing-masing mencapai angka puluhan juta batu roh kelas atas.
“Baik! Jika itu yang kau minta!” ucap pemimpin kelompok tersebut lalu memimpin jalan menuju arena.
Xiao Ziya hanya menaikkan sedikit sudut bibirnya saat mengikuti kultivator tersebut. Tidak sampai beberapa menit kemudian, mereka pun tiba di arena, di sana sangat banyak kultivator yang tampak bersenang-senang memasang taruhan karena saat ini ada dua kultivator yang bertarung di arena.
Pemimpin kelompok musuh Xiao Ziya pun langsung mendaftarkan pertarungan.
“Gong Li! Kau akan mengurusnya!” ucap pemimpin kelompok tersebut kepada salah satu bawahannya.
Pria bernama Gong Li mengangguk dengan senyum kejam. Ia sangat yakin menang karena kekuatannya satu tahap diatas Xiao Ziya.
Setelah mendaftarkan pertarungan antara Xiao Ziya melawan Gong Li, pemimpin kelompok tersebut pun langsung membuat sumpah darah dengan Xiao Ziya.
Isinya tentu sederhana, jika Xiao Ziya memang, maka cincin ruang milik Gong Li dan setengah kekayaan pemimpin kelompok tersebut diberikan kepada Xiao Ziya.
Alasannya tentu dikarenakan jika Gong Li mati, maka cincin ruang Gong Li otomatis jatuh ke tangan Xiao Ziya. Dan itu sama saja dia tidak mendapatkan apa-apa sehingga pemimpin kelompok tersebut menawarkan setengah kekayaannya.
Sementara itu, jika Xiao Ziya kalah, maka dia harus membawa Jie Yan ke arena, jika tidak, dengan sumpah darah, Xiao Ziya akan tewas di tempat, terkena kutukan darah.
Setelah menunggu selama hampir setengah jam, seorang pembawa acara di arena pun berbicara dengan nada keras, “Perhatian semuanya! Kali ini adalah masalah antara kultivator dan Roh! Konflik mereka akan diselesaikan di arena, tidak ada batasan untuk kematian!”
“Untuk kultivator penantang adalah Gong Li, kultivator tingkat Penguasa Abadi tahap menengah!”
“Dan untuk Roh penerima tantangan adalah Xiao Ziya dengan tingkat kultivasi Penguasa Abadi tahap awal!”
“Silahkan kedua keduanya untuk masuk ke arena dan menyelesaikan keluhan diantara kalian! Pertandingan akan dilakukan dalam waktu lima menit lagi!” Pembawa acara berteriak keras.
Semua penonton yang ada di pinggiran arena yang cukup luas tersebut pun berteriak keras. Mereka semua langsung memasang taruhan, ini biasa dilakukan di alat transportasi antar bintang untuk menghabiskan waktu selama perjalanan.
Xiao Ziya dan Gong Li pun memasuki arena dan keduanya saling berhadapan, menunggu pembawa acara menyatakan pertarungan dimulai.
“Roh rendahan, walaupun kau wanita, kau tetaplah Roh, hanya alat yang digunakan oleh para kultivator! Kalian para Roh tidak akan pernah bisa menandingi manusia tanpa Kontraktor kalian!” Gong Li mendengus jijik. Walaupun Xiao Ziya sangat cantik dan menggairahkan, ia tidak tertarik sama sekali karena Xiao Ziya adalah Roh yang menurutnya hanyalah makhluk lebih rendah dari pada Manusia karena dijadikan alat perang.
Mendengar itu, Xiao Ziya tidak menjawab sama sekali. Apakah seseorang dengan status luar biasa sepertinya peduli terhadap monyet yang tampak membuat lelucon dihadapannya? Jawabannya tentu saja tidak. Ia bahkan merasa lucu ketika melihat monyet tampak melompat dan membuat lelucon tidak penting dihadapannya.
Gong Li tentu semakin marah ketika melihat Xiao Ziya yang menatapnya seperti orang bodoh. Ia bersumpah untuk memberi pelajaran paling mengerikan kepada Xiao Ziya.
Tidak lama kemudian, pembawa acara pun melayang di udara lalu berteriak, “Tidak perlu membuang waktu lagi, pertarungan antara Xiao Ziya melawan Gong Li, dimulai!”
Saat pertandingan dinyatakan dimulai, Gong Li pun langsung menghilang seketika dan muncul tepat di depan Xiao Ziya.
Di tangan Gong Li, sebuah pedang telah muncul lalu mengayunkannya ke arah Xiao Ziya.
“Bilah Angin!”
Pedang Gong Li yang diselimuti oleh qi dan konsep Angin, tentu semakin tajam, jika kultivator setingkatnya terkena secara telak, mereka akan terbelah.
Wusssh!
Sabit pun muncul di tangan Xiao Ziya dan ia langsung mengangkatnya ke arah atas.
Trang!
Drrrrtttt!
Udara disekitar keduanya tampak bergetar, Gong Li melebarkan matanya karena ia tentu langsung menggunakan kekuatan penuh untuk menjatuhkan Xiao Ziya lalu berniat menyiksanya.
“Hanya ini yang kau punya?” Tanya Xiao Ziya acuh tak acuh saat qi, konsep dan kekuatan spiritual mengalir keluar dari tubuhnya.
Dung!
“Formasi Pembantaian, Malaikat Pencabut Nyawa!”
Banyak sosok tiba-tiba muncul dengan tombak seperti bor di tangan mereka lalu menyerang dari segala arah ke Gong Li.
“Bajingan!” Gong Li menepis sabit Xiao Ziya lalu melompat menjaga jarak sambil menghindari beberapa tusukan.
“Pedang Angin, Badai Pedang!”
Gong Li memutar tubuhnya 160⁰ saat menggunakan tekniknya menyapu semua musuh disekitarnya.
Sraing!
Bussssh!
Angin berhembus ke segala arah, semua angin tersebut tampak membentuk bilah pedang lalu memotong-motong semua sosok yang dikendalikan oleh Xiao Ziya.
Untuk Xiao Ziya, ia tersenyum kecil karena sebelum Gong Li melompat mundur, ia telah menyentuh permukaan arena dan membuat formasi di semua arena.
“Formasi Kematian, Dunia Kematian!”
“Formasi Kematian, Roh Kematian!”
Dung!
Semua tempat tempat berubah yang membuat Gong Li yang memusnahkan semua musuh awalnya senang tetapi langsung muram karena tekanan mengerikan menimpanya.
Xiao Ziya yang berada di kejauhan, langsung melempar sabit miliknya dengan santai.
Di saat itu juga, Gong Li yang ingin bergerak tiba-tiba kaku saat banyak tangan memegang kaki, tangan dan pakaiannya. Dari tangan-tangan aneh itu, hukum Kematian seperti menyegel kekuatannya.
“Sial!” Gong Li sangat marah tetapi ketika ia melihat ke arah Xiao Ziya, apa yang ia temukan adalah sebuah sabit yang telah mencapai wajahnya. Sebelum ia ingin berbicara, salah satu bilah sabit langsung tertanam di kepalanya.
Jleb!
Wusssh!
Saat sabit Xiao Ziya menembus kepala Gong Li, semua tempat berubah ke tempat semula.
Pemimpin Gong Li langsung berdiri di tempat karena sangat marah melihat Gong Li tewas hanya dalam waktu kurang dari dua menit. Ia merasa bahwa Gong Li terlalu meremehkan Xiao Ziya dan terkena jebakan.
“Tidak dapat disangka bahwa Roh yang bernama Xiao Ziya akan begitu kuat! Kemenangan menjadi milik Xiao Ziya!” Teriak pembawa acara dengan antusias.
Xiao Ziya mengendalikan sabitnya lalu itu membawa mayat Gong Li kehadapannya. Tanpa malu sedikitpun, ia langsung mengambil cincin ruang lalu memeriksanya.
“Oh? Kekayaan semut ini mencakup kekayaan kultivator Raja Abadi.” Batin Xiao Ziya lalu menyimpan cincin ruang. Ia mengibaskan sabitnya lalu mayat Gong Li terlempar ke samping.
Setelah itu, Xiao Ziya datang ke depan pemimpin musuh. Ia hanya menjulurkan tangannya ke arah pemimpin musuh dengan tatapan acuh tak acuh. Ia tidak takut bahwa benda yang diberikan akan sedikit karena jika musuh melakukan itu, dia akan mati terkena kutukan darah.
Pemimpin kelompok itupun memasang ekspresi muram lalu melempar cincin ruang ke Xiao Ziya.
“Apakah kau ingin melanjutkan? Bagiamana jika aku memberikan keringanan? Dua kultivator tingkat Penguasa Abadi tahap menengah akan berkerja sama melawanku. Dan jika aku menang, tentu saja setengah hartamu yang lainnya menjadi milikku.” ucap Xiao Ziya saat melihat isi cincin ruang lalu ia terkekeh kecil.
Provokasi Xiao Ziya menyulut amarah ketiganya.
“Bos, kami akan melawan Roh rendahan ini! Gong Li hanya terkena jebakan sebelumnya! Jika kami melawannya bersama, tidak mungkin kami kalah!” ucap salah satu kultivator yang bernama Gong Mu.
“Ya bos, kami akan membuatnya menyesal dan menyiksanya!” ucap Gong Hu.
Bos kelompok yang bernama Gong Fang pun langsung mengangguk karena ia yakin dengan kekuatan kedua bawahannya. Ia juga memperhatikan pertarungan sebelumnya dan tau bahwa Gong Li sangat ceroboh.
“Baik, ayo buat perjanjian darah sekali lagi dengan syarat yang sama!” ucap Gong Fang dingin.
Xiao Ziya di sisi lain meringkukkan bibirnya karena tampaknya musuh terkena jebakan. Ia tentu menahan diri sebelumnya, dengan kekuatannya, ia bisa membunuh selusin kultivator tingkat Penguasa Abadi tahap menengah dalam waktu lima menit. Apa lagi itu hanya dua, sudah pasti kemenangan berada di tangannya.