
Istana Bawah Laut
“Kita akan berkultivasi di tempat ini untuk beberapa hari.” Jie Yan berbicara dengan nada lelah saat ia menatap ke arah kejauhan. Saat ini, ia bersama dengan Yue-Yue dan Tang Yueha berada di sebuah goa kecil yang cukup tersembunyi.
Di tempat itu, hampir tidak ada binatang roh yang akan datang. Goa tersebut berukuran kecil, untuk binatang roh yang ada di tempat tersebut memiliki ukuran besar sehingga bisa dipastikan bahwa tidak akan ada yang akan masuk.
“Tempat ini memang lumayan berbahaya.” Yue-Yue menghela nafas lelah dan perlahan duduk dan menaruh Tang Yueha disebelahnya.
“Ya. Di pusat hutan laut yang kita masuki ini, bisa dipastikan ada binatang roh yang lebih kuat dari pada Leviathan yang sebelumnya kita kalahkan. Jika kita ingin melawan binatang roh sekuat itu, kita harus meningkatkan kekuatan secepat mungkin.”
“Untung bagi kita memiliki sumber daya yang sangat berharap tanpa efek samping ketika meningkatkan kultivasi yang kita dapatkan selama perjalanan.” ucap Jie Yan yang perlahan duduk bersila karena ia ingin memulihkan luka yang ia derita selama pertarungan melawan Leviathan.
“Tapi tetap saja kita akan menang walaupun para binatang roh itu kuat!” Tang Yueha menyambung tiba-tiba, walaupun ia kesulitan bergerak saat ini, mulutnya masih sangat aktif seperti biasa.
Jie Yan hanya menggelengkan kepalanya dengan balasan Tang Yueha. “Pulihkan lebih dulu kondisi kalian, setelah itu kita akan mulai berkultivasi.”
Tanpa menunggu jawaban dari Tang Yueha dan Yue-Yue, Jie Yan pun menutup matanya dan mulai bermeditasi. Ia tau bahwa luka yang ia derita saat ini membutuhkan waktu dua hari pemulihan paling tidak.
Sedangkan untuk Yue-Yue, luka-luka di tubuhnya udah pulih sepenuhnya. Tetapi ia masih merasakan sakit luar biasa, melakukan regenerasi tentu akan membuat dampak tertentu pada tubuhnya. Ia pun bermeditasi juga untuk menyetabilkan kondisi tubuhnya serta memulihkan kekuatannya yang hampir saja habis.
Tang Yueha juga langsung bermeditasi juga. Dengan tubuh uniknya, tubuhnya akan pulih sangat cepat, sama seperti Jie Yan.
Waktu terus berlalu, tanpa sadar sudah dua hari lamanya Jie Yan, Tang Yueha dan Yue-Yue bermeditasi. Yue-Yue adalah yang pertama pulih diikuti oleh Jie Yan dan Tang Yueha.
“Kakak, ayo keluarkan Cairan Qi Alam Tingkat 5 itu!” Tang Yueha yang telah pulih pun berseru sangat bersemangat karena ia sudah tidak sabar lagi untuk meningkatkan kekuatannya agar dapat mengejar ketertinggalan dari Jie Yan dan Yue-Yue.
Jie Yan hanya tersenyum dan langsung membuat formasi sederhana lalu membuat kolam kecil yang lumayan dalam, tempat untuk berkultivasi.
Setelah selesai, Jie Yan pun mengeluarkan semua Cairan Qi Alam Tingkat 5 yang mereka jarah dari tempat yang dijaga oleh Leviathan sebelumnya.
Sebelum Jie Yan berbicara, Tang Yueha langsung melompat ke dalam, menyelam ke dasar kolam kecil tersebut dan bermeditasi di dalamnya. Untuk para kultivator, hal seperti itu tentu sangat mudah dilakukan karena dapat melapisi seluruh tubuh dengan qi yang membuat mereka dapat bernafas dan menyaring oksigen di dalam air.
Melihat Tang Yueha yang sangat tidak sabar, Jie Yan hanya terkekeh. Ia tentu bagaimana sikap adik kecilnya itu ketika menyangkut tentang mengejar tingkat kultivasinya.
“Yue-Yue, ayo berkultivasi juga. Setelah ini, jika kita memasuki pusat hutan dan mengambil apapun yang ada di dalam sana, kita akan keluar dari tempat ini untuk mengelilingi Istana Bawah Laut.” ucap Jie Yan sambil perlahan berjalan ke dalam kolam.
“Ya.” Yue-Yue mengangguk setuju. Ia juga sangat penasaran bagaimana dengan situasi para kultivator generasi muda yang masuk ke dalam. Ia menyadari bahwa kemungkinan peningkatan mereka juga tidak lebih lemah dari mereka walaupun harus bertarung dengan kultivator lainnya untuk memperebutkan sumber daya.
Di Istana Bawah Laut, sumber daya berharga untuk semua kultivator tidak kurang sama sekali, hanya keberuntungan bagi mereka untuk menemukan sumber daya yang tepat.
Seperti untuk Jie Yan, Tang Yueha dan Yue-Yue. Mereka bertiga tentu beruntung dapat masuk ke hutan tersebut dan memanen semua sumber daya yang ada di dalamnya.
Menggunakan sumber daya seperti itu, Jie Yan yakin bahwa ia akan mencapai tingkat Alam Sage tahap kelima. Tidak hanya itu, bisa dipastikan bahwa kekuatan tubuhnya akan meningkat juga.
Selama berkultivasi, Jie Yan telah merencanakan banyak hal di benaknya. Dan itu merupakan tentang Pohon Persik Dewa yang ada di dalam cincin ruangnya.
Jie Yan berencana memberikan buah satu untuk Tang Yueha dan satu untuk Yue-Yue. Sementara untuk batang Pohon Persik Dewa dan daunnya, ia akan mencari cara mengolahnya untuk mendapatkan hasil maksimal.
Sedangkan untuk akarnya, Jie Yan ingin mengolahnya setelah selesai berkultivasi. Jumlah akar Pohon Persik Dewa cukup untuk mereka bertiga agar dapat mengembangkan Akar Spiritual mereka.
Mengembangkan Akar Spiritual adalah sesuatu yang sangat sulit dilakukan. Biasanya, seorang kultivator dapat mengembangkan Akar Spiritual mereka dengan menggubah qi mereka ke bentuk elemen lain selain dari elemen bawaan.
Hal seperti itu dibutuhkan waktu yang sangat lama untuk melakukannya. Selain dari kesulitan, dibutuhkan bakat tinggi untuk menguasai elemen lainnya, apa lagi itu elemen yang berlawanan dengan elemen bawaan.
Dan akar Pohon Persik Dewa kemungkinan dapat melakukannya dalam sekejap, tidak hanya itu, bahkan mungkin akan ada sesuatu yang mengejutkan yang di dapatkan oleh seorang kultivator setelah selesai mencerna akar Pohon Persik Dewa. Kemungkinan itu adalah sebuah evolusi, level yang lebih tinggi dari pada mengembangkan Akar Spiritual.
Waktu terus berlalu, Cairan Qi Alam Tingkat 5 yang ada di kolam pun perlahan menyusut, sudah tiga hari semenjak Jie Yan, Tang Yueha dan Yue-Yue mulai berkultivasi.
Yang mendapatkan manfaat paling besar tentu saja Tang Yueha, itu dikarenakan tingkat kultivasinya di bawah Jie Yan dan Yue-Yue.
Dan ketika Cairan Qi Alam Tingkat 5 hampir habis, Tang Yueha menerobos tingkat Alam Sage tahap ketiga. Ia mendapatkan peningkatan dua tahap dalam sekali jalan.
Sedangkan untuk Jie Yan dan Yue-Yue, keduanya pun menembus juga.
Jie Yan menyerap Cairan Qi Alam Tingkat 5 paling banyak dari pada Yue-Yue dan Tang Yueha karena sedari awal dirinya memang membutuhkan sumber daya Kultivasi yang jauh lebih banyak. Jika saja dirinya sama seperti kultivator lainnya, mungkin Cairan Qi Alam Tingkat 5 yang mereka konsumsi akan dapat membuat satu kultivator tingkat Alam Sage tahap keempat menerobos juga.
Sebelum Cairan Qi Alam Tingkat 5 habis, Jie Yan pun yang diselimuti oleh qi perlahan membuka matanya dengan senyum kecil di wajahnya karena ia akhirnya menembus kultivasinya sekali lagi.
“Tingkat Alam Sage tahap kelima!” Gumam Jie Yan dengan senyum kecil. Tetapi, di saat itu juga, ia merasakan nyeri di kepalanya sama seperti ketika ia menerobos sebelumnya.
Namun, Jie Yan telah terbiasa dengan hal tersebut dan mulai mencerna semua ingatan yang muncul tiba-tiba.
“Yue-Yue...” Gumam Jie Yan karena ia akhirnya ingat bahwa Yue-Yue adalah lawan yang pernah ia hadapi ketika mengikuti kompetisi di Sekte Seribu Pedang.
Tidak hanya itu, banyak ingatan lainnya yang memasuki kepala Jie Yan, dan itu tentang dirinya yang melawan semua kultivator kuat karena kehilangan kesadarannya, dan itu disebabkan oleh seseorang.
Ingatan terus mengalir di kepala Jie Yan dan ingatan tersebut terputus ketika ia hendak bepergian dengan wanita yang seharusnya menjadi kekasihnya, yaitu Gu Yin walaupun ia tidak tau bahwa Gu Yin telah resmi menjadi istrinya saat mereka pergi ke Klan Gu.
“Yin’er.. kita akan segera bertemu kembali.” Batin Jie Yan sambil mengepalkan tangannya dengan kuat.