
Daratan Selatan
Setelah kepergian Kaisar Laut ke suatu tempat memindahkan para manusia yang tidak mungkin berpartisipasi dalam perang, Lin Ming telah melakukan hal yang harus ia lakukan saat ini.
Di pusat Daratan Selatan, terlihat sebuah istana yang cukup besar. Namun, istana tersebut hanya diisi oleh satu hal, yaitu dua gerbang teleportasi yang menghubungkan Daratan Selatan dengan pusat Benua Saint.
Salah satu gerbang teleportasi dapat digunakan untuk bepergian ke Daratan kecil lainnya. Inilah fungsi yang telah ditemukan sejak dahulu kala selain dari satu lagi gerbang teleportasi yang sebenarnya hampir tidak bisa digunakan.
Tetapi, karena perkataan Xiao Chen, Lin Ming akhirnya tau ke mana gerbang teleportasi lainnya terhubung meskipun itu tidak bisa diaktifkan saat ini.
“Apakah gerbang teleportasi kecil ini bisa dipindahkan menggunakan gerbang teleportasi besar?” Tanya Xiao Long yang berdiri di sebelah Lin Ming.
“Ya, gerbang teleportasi ini sangat unik. Hanya ada satu tujuan, tidak bisa dihubungkan ke tempat lainnya. Selain dari itu, benda ini bisa dipindahkan, tidak seperti gerbang teleportasi lainnya.” ujar Lin Ming saat ia perlah mengangkat gerbang teleportasi kecil lalu mengaktifkan gerbang teleportasi besar menggunakan sejumlah besar batu roh.
Dung!
Ketika gerbang Teleportasi aktif, Lin Ming langsung mengirim gerbang teleportasi ke dalam. Jumlah batu roh yang disediakan dikuras dengan kecepatan yang sangat tinggi. Untuk mentransfer makhluk hidup dan sebuah benda, pemakaian batu roh tidak dapat diketahui.
Dan batu roh yang disediakan oleh Lin Ming mencapai angka ratusan juta. Hal ini juga dikarenakan bahan penciptaan gerbang teleportasi kecil tersebut sehingga itu sulit untuk dipindahkan.
“Bagaimana mungkin gerbang teleportasi ini menguras hampir seratus juta batu roh dalam sekejap hanya untuk memindahkan gerbang teleportasi kecil ini?” Batin Xiao Long tidak percaya. Lalu tatapannya tertuju pada gerbang teleportasi kecil yang tampak sangat sulit disedot oleh gerbang teleportasi yang telah aktif.
Melihat kembali percikkan elektromagnetik yang ditepis terus-menerus, Xiao Long akhirnya paham bahwa gerbang teleportasi kecil tersebut terbuat dari bahan aneh. Mengingat kembali ke mana gerbang teleportasi dihubungkan, ia langsung memakluminya.
Sebab, Xiao Long sangat tau tentang gunung tertinggi di Benua Saint. Puncak gunung tersebut tampak di segel oleh sesuatu. Walaupun seseorang bisa mendekat dari langit, tidak ada yang pernah menginjakkan kaki di puncak gunung tersebut.
Bahkan untuk Xiao Chen yang sudah hidup sangat lama tidak pernah mendaki puncak gunung tersebut.
“Jika kalian tidak membahasnya, aku mungkin akan lupa bahwa ada tempat seperti itu di Benua Saint.” Gumam Xiao Long dengan nada aneh.
Lin Ming tidak membalas dan terus menatap ke arah gerbang teleportasi yang hampir selesai di pindahkan ke sisi lain, yaitu Daratan Utara.
Sebelum proses selesai, ledakan besar terjadi di luar istana yang membuat Lin Ming dan Xiao Long yang berada di dalam memasang ekspresi muram.
“Xiao Long! Cepat periksa!” Perintah Lin Ming lalu tanpa meminta izin, ia mengambil cincin ruang Xiao Long lalu mengeluarkan semua batu roh yang ada di dalamnya.
Jika itu dihari biasa tidak ada invasi di Benua Saint, Xiao Long pasti merasa sakit hati karena semua yang ada di dalam cincin ruang miliknya adalah sumber daya yang dikumpulkan dari Klan Xiao karena mereka semua telah mengungsi.
“Hanya kurang dari satu menit.” batin Lin Ming saat melempar cincin ruang ke Xiao Long.
Xiao Long tidak berbicara dan langsung bergegas keluar dari istana tersebut. Apa yang ia lihat membuat wajahnya sangat muram saat ini.
Puluhan Tetua Klan Xiao dan beberapa sekte tingkat menengah lainnya sedang bentrok dengan para kultivator yang tiba-tiba saja muncul. Ia langsung tau bahwa mereka pastilah kultivator dari Alam Abadi.
“Bajingan sialan!” Xiao Long masuk ke Mode Setengah Naga. Pedang besar bergerigi muncul di tangannya. Qi Raja meledak dari tubuhnya saat ia menatap tajam ke arah tiga individu yang tampak hanya menonton perang di bawah.
Bussssh!
Xiao Long yang melihat banyak kultivator tewas di kubu mereka, langsung bergegas ke arah para kultivator dari Alam Abadi lalu menyerang seperti seekor bintang purba yang murka.
“Tampaknya kita akan kewalahan! Banyak bawahan kita yang harus berurusan dengan para binatang laut itu. Siapa yang ingin membereskan pria setengah naga itu?” Tiga pemimpin berbicara dengan nada jijik ketika melihat ke arah Xiao Long.
“Serahkan padaku! Kalian berdua cari keberadaan Lin Ming. Kemungkinan dia berada di istana itu!” ucap Wang Qi dan langsung terbang ke arah Xiao Long karena Xiao Long memang salah satu penghalang untuk menghancurkan Benua Saint.
Dua pemimpin tersebut tidak berbicara dan melirik ke arah tempat yang tidak terlalu jauh. Di kejauhan, terlihat Gu Yuena yang sedang bentrok dengan Wang Lee dan Wang Chu. Karena semuanya telah ditahan, mereka pun langsung terbang ke arah istana untuk mencari Lin Ming.
Semua Raja Laut di kepung oleh puluh ribuan kultivator. Bisa dipastikan bahwa mereka dalam bahaya besar.
“Sial! Butuh waktu Kaisar Laut untuk kembali! Tampaknya para kultivator dari Alam Abadi telah menghitung kepergiannya!” Batin Gu Yuena saat ia mencekam erat Trisula Takdir dan menatap tajam ke arah Wang Lee dan Wang Chu.
Bahkan untuk Gu Yuena, ia tau dengan jelas betapa kuatnya Wang Lee dan Wang Chu. Hanya melawan salah satu dari mereka, pertempuran akan berlangsung dalam waktu yang sangat lama jika ia ingin mengalahkan salah satunya. Dan sekarang, ia dihadang oleh keduanya. Selain dari itu, masih banyak kultivator tingkat Alam Sage tahap kesembilan disekitar Wang Lee dan Wang Chu.
“Sungguh wanita muda yang sangat berbakat. Aku akan memberimu kesempatan untuk menyerah dan aku akan mengampuni hidupmu! Selain dari itu, aku akan mengampuni orang-orang yang berhubungan denganmu! Tetapi kau harus berjanji setia kepada Klan Wang!” ucap Wang Lee karena ia memang tertarik dengan Gu Yuena.
Mata Gu Yuena semakin dingin menatap ke arah Wang Lee. Setia kepada Klan Wang? Apakah aku bercanda?
“Na’er.. jangan dengarkan mereka!” Sosok pemuda mucbil di sebelah Gu Yuena. Dia adalah seorang pria muda yang memiliki aura yang tidak kalah dengan Gu Yuena.
“Li Hao? Kapan kau datang?” Tanya Gu Yuena terkejut.
“Aku di kirim oleh kakekku untuk membatu di sini karena perang di Dataran Utara telah usai.” ujar Li Hao saat menatap ke arah Wang Lee dengan tatapan dingin.
“Oh? Satu lagi muncul manusia fana yang cukup berbakat!” Wang Chu menyeringai ketika menatap ke arah Li Hao.
Li Hao tidak membalas. Konsep Air tingkat pertama menyelimuti tubuhnya. Ia adalah individu paling berbakat dalam sejarah Klan Li sejak dahulu kala. Hanya dirinya yang telah menyempurnakan kemampuan tertinggi Klan Li.
Menatap Li Hao yang hendak menyerang, Gu Yuena tersenyum kecil lalu ia juga menggunakan konsep Air miliknya. Di daerah yang terdapat sangat banyak air, keduanya memiliki keuntungan juga. Medan seperti itu akan meningkatkan kekuatan serangan keduanya.
“Tampaknya kau tidak ingin menyerah. Jika seperti itu, maka hanya ada satu hasil untukmu, yaitu kematian!” ucap Wang Lee lalu memberi perintah kepada semua bawahan yang ada di dekatnya untuk menyerang.
Gu Yuena dan Li Hao tidak membuang waktu sama sekali dan langsung bergegas menyerang semua musuh.
Sementara itu, Xiao Long juga terlihat bentrok dengan Wang Qi dengan intens. Memang benar bahwa lima pemimpin dari Alam Abadi semuanya sangat kuat.
Dua pemimpin lainnya, telah tiba di depan istana. Keduanya telah merasakan bahwa adanya fluktuasi konsep Ruang yang aktif terus-menerus.
“Tampaknya di dalam sana ada gerbang teleportasi.” Gumam pria muda bernama Wang Zi.
“Ayo, hentikan siapapun yang menggunakan gerbang teleportasi itu.” ucap satu lagi yang bernama Wang Hu.
Keduanya langsung bergerak ke arah dalam tetapi seseorang tiba-tiba muncul di hadapan mereka.
“Pedang Terbang, Bilah Suci!”
Siang! Sraing!
Jrezh!
Dua bilah berwarna putih melesat lalu membelah semua apa yang dilewatinya. Wang Zi dan Wang Hu langsung mengangkat pedang masing-masing untuk bertahan.
Trang!
Keduanya di dorong mundur tetapi berhasil menahan bilah tersebut. Wang Zi dan Wang Hu menatap ke arah depan dengan tatapan dingin karena musuh yang menyerang tampaknya memiliki kekuatan yang setara dengan mereka atau bahkan sedikit lebih kuat.
“Tampaknya kau adalah kultivator yang bernama Lin Ming! Tidak heran para iblis itu ingin kau binasa!” ucap Wang Zi dingin.
Mata Lin Ming menyusut tajam dan sekarang ia tau kenapa para iblis tidak bentrok dengan kultivator dari Alam Abadi.
“Tampaknya Benua Saint memang hanya kecil kemungkinan untuk bertahan! Yan’er.. mungkin beberapa waktu kemudian, kau akan melawan mereka semua seorang diri.” Batin Lin Ming. Ia sangat menyadari bahwa jikapun ia berhasil lolos dari pengepungan kultivator dari Alam Abadi, ia akan terluka sangat parah.