
Bintang Tianyu
“Bintang Brahma.. apa tujuannya pergi ke dunia itu? Itu adalah salah satu dunia terkuat di Alam Abadi! Dengan kekuatannya, dia tidak akan bertahan lama di sana!” Batin Zhou Tian Cheng saat memikirkan tujuan dari Jie Yan.
“Kalian berdua, bawa pasukan dan buru bocah itu! Informasi tentangku tidak bisa tersebar!” Gumam Zhou Tian Cheng lalu menutup matanya kembali.
**
Kota Zhuwei
Pemimpin Organisasi Gerhana Matahari dan Lei Jing tentu dapat mendengar Zhou Tian Cheng memberi mereka berdua perintah. Walaupun keduanya saat ini terluka, keduanya tidak berdiam diri dan langsung mempersiapkan keberangkatan menuju Bintang Brahma membawa pasukan untuk memburu Jie Yan.
**
Raung hampa
“Sialan!”
Beberapa petugas berteriak keras saat datang ke arah tempat pintu keluar alat transportasi antar bintang. Mereka melihat satu rekan mereka yang tewas dan memasang wajah gelap.
Tatapan mereka tertuju pada Jie Yan yang menggendong Xiao Xiao dengan tatapan dingin.
“Siapa kau? Kenapa kau membawa masalah ketika keberangkatan?” Tanya salah satu petugas.
“Hm? Masalah? Kalian harus memperhatikan keselamatan penumpang. Aku ingin berpergian, kenapa kalian membiarkan musuh datang dan menyerang? Apakah ini pelayanan yang dilakukan oleh alat transportasi antar bintang?” Jie Yan mendengus jijik lalu perlahan berjalan ke arah dalam.
Wajah semua petugas muram karena memang benar bahwa mereka harus menghalangi siapa saja yang ingin menghentikan penerbangan, jika kejadian ini diketahui oleh atasan pusat, maka mereka akan mendapatkan masalah.
“Semuanya bubar!” suara lelaki tua terdengar di tempat tersebut yang membuat semua petugas langsung buru-buru pergi.
Jie Yan di sisi lain, menatap ke arah lelaki tua yang tiba-tiba muncul dengan mata menyipit. Ia tau bahwa lelaki tua itu adalah kultivator kuat, setidaknya berada di tingkat Kaisar Abadi. Yang menjadi pertanyaan saat ini, kenapa sosok sekuat itu tidak keluar melawan musuh.
“Jie Yan, jangan mencari masalah. Sedari awal dia berada di dekatmu tetapi tidak turun tangan karena mungkin telah mendeteksi akan ada yang menyerang raksasa sebelumnya walaupun ia tidak terlalu yakin dia mampu menekan raksasa yang menjadi poin Zhou Tian Cheng.”
Ketika suara Xiao Ziya terdengar dibenaknya, Jie Yan hanya diam dan menatap ke arah pria tua yang muncul secara tiba-tiba.
“Maaf atas ketidaknyamanannya anak muda. Kami akan memberikan kompensasi atas kelalaian kami. Ini adalah token tambahan untuk ruang VIP sebagai permintaan maaf.” pria tua itupun memberikan sebuah token ke Jie Yan.
“Ya.” Jie Yan mengangguk kecil lalu langsung pergi setelah menerima token berwarna biru seperti sebuah berlian.
Pria tua yang merupakan pemimpin alat transportasi antar bintang tersebut menatap ke arah kepergian Jie Yan. Ia tentu dapat melihat apa yang terjadi sebelumnya serta serangan dahsyat yang mencoba menghalangi raksasa hijau menangkap alat transportasi antar bintang.
“Dia pasti memiliki seseorang yang sangat kuat dibelakangnya. Tidak bijak mencari musuh karena ini akan membuat kami menambahkan musuh.” Batin pria tua tersebut lalu menghilang seketika.
Jie Yan tidak peduli sama sekali tentang hal itu, ia terus bergerak menuju ruangan baru yang dipersiapkan untuknya. Ia tau dari Xiao Ziya bahwa ruangan biasa yang mereka miliki sebagai penumpang tidak terlalu nyaman. Jadi, ia tidak akan menolak kompensasi yang diberikan.
Alat Transportasi Antar Bintang tersebut sangatlah besar, terdapat ribuan ruangan, tempat untuk berbelanja dan sebagainnya. Namun ia tidak tertarik akan hal itu untuk saat ini, ia mungkin hanya akan keluar sekali sehari untuk membeli makanan untuk Xiao Xiao.
Sebagai anak yang belum berkultivasi, Xiao Xiao kecil harus menerima gizi yang besar agar pertumbuhannya bagus.
Xia Yue'er dan Xiao Ziya juga langsung keluar dari Ruang Jiwa.
“Aku tidak menyangka bahwa mereka akan memberikan kompensasi. Ruangan ini jika sedari awal dibeli dengan tiket, harganya akan dua kali lipat dari harga tiket yang kita beli.” ujar Xiao Ziya.
“Ziya, berapa lama tepatnya kita akan mencapai Bintang Gelap lalu berpindah alat transportasi ke Bintang Brahma?” Tanya Jie Yan.
“Mungkin itu akan selama satu setengah tahun paling tidak.” jawab Xiao Ziya.
“Selama itu?” Xiao Xiao kecil yang berlarian ke sana ke mari, terkejut dengan kata-kata Xiao Ziya.
Jie Yan sama sekali tidak terkejut. Untuk para kultivator di Alam Abadi, jangka waktu dua tahun sangatlah singkat.
“Xiao Xiao, makanlah, dan setelah ini berkultivasi dengan giat.” ucap Jie Yan saat mengeluarkan makanan dan menaruhnya di atas meja.
Xiao Xiao kecil dengan malu-malu mengangguk kecil lalu langsung makan makanan yang disediakan oleh Jie Yan.
“Ziya, bantulah Xiao Xiao beberapa waktu ketika aku berkultivasi. Dan belilah makanan untuk Xiao Xiao menggunakan batu roh ini.” ucap Jie Yan saat menyerahkan cincin ruang.
“Apakah kau akan mencoba mempelajari konsep?” Tanya Xiao Ziya karena mungkin hanya itu dan mempelajari niat pedang yang dapat dilakukan oleh Jie Yan saat ini.
“Ya.” Jie Yan mengangguk kecil lalu berjalan ke arah ruangan berkultivasi.
Xiao Ziya tidak keberatan sama sekali. Ia memiliki caranya sendiri menerobos walaupun tidak berkultivasi pintu tertutup.
“Guru..” Xiao Xiao kecil yang sedang makan, menatap ke arah Jie Yan. Ia pun langsung mempercepat menghabiskan makanannya karena ingin berkultivasi. Setelah melihat beberapa pertarungan, ia ingin menjadi kuat agar tidak menjadi beban Gurunya.
Xia Yue'er di sisi lain, ia hanya berbaring di ruang tamu yang sangat nyaman dan menikmati hidup.
Untuk Xiao Ziya, ia langsung keluar dari ruangan untuk membeli makanan dalam jumlah besar dan menyimpannya sebagai persediaan makanan untuk Xiao Xiao.
Di ruang Kultivasi, Jie Yan langsung duduk bersila. Untuk ruangan kelas VIP tertinggi, disediakan beberapa ruangan berkultivasi, ruang tamu dan ruang tidur.
“Aku memiliki waktu kurang dari dua tahun untuk mempelajari konsep Ruang tingkat kedua dan niat pedang tidak sempurna level Mata Pedang.” Gumam Jie Yan saat mengeluarkan dua giok dengan warna berbeda.
Jie Yan pun langsung menyalurkan persepsinya untuk mempelajari Giok Pemahaman konsep Ruang.
Konsep Ruang adalah salah satu konsep Penciptaan, konsep yang selalu menyatu dengan konsep Waktu walaupun juga tidak.
Ruang dan Waktu adalah Penciptaan awal segala sesuatu yang ada di semesta, itulah apa yang dipikirkan oleh Jie Yan tentang pemahamannya tentang Ruang dan Waktu.
Konsep Ruang mencakup banyak tingkatan, ketika mencapai tingkat kedua konsep Ruang, ia akan bisa mengolah kemampuan Spasial. Inilah keunikan konsep Ruang.
Tetapi, jika seseorang mendalami konsep Spasial, mereka belum tentu mampu menguasai kemampuan Ruang.
Dan waktu pun terus berlalu saat Jie Yan memahami konsep Ruang.