
Bintang Tianyu, Makam Pedang Kematian
Trang! Trang! Trang!
Di dalam goa yang cukup gelap, terlihat percikan api kecil karena bentrokan dari besi.
Terlihat saat ini Jie Yan sedang bertarung dengan sosok yang tampak kabur dan itu adalah Semangat Niat Pedang yang membentuk wujud dari pemiliknya ketika masih hidup.
“Seni Rahasia, Tebasan Kecepatan Teleportasi!”
Sraing!
Jie Yan melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi, melewati sosok tersebut lalu langsung membelahnya menjadi dua bagian karena ia menggunakan niat pedang terkuat yang ia miliki. Selain dari itu, serangannya semakin kuat karena ia menggunakan konsep.
Inilah mengapa walaupun niat pedang sosok tersebut sedikit lebih kuat darinya, itu tidak akan bisa menang melawannya karena ia memiliki konsep untuk menambah kekuatan dalam daya serangan.
“Cukup sulit melawan semangat dari Niat Pedang ini.” Batin Jie Yan saat menatap semangat niat pedang yang perlahan memudar.
“Berikutnya...” Jie Yan menatap ke arah acak lalu langsung bergerak untuk mencari tempat yang sedikit aman agar ia dapat menggunakan Jimat Bulan untuk meningkatkan kultivasinya. Selain dari itu, ia ingin mengkonsumsi pil Qi Abadi terlebih dahulu agar Kultivasinya setidaknya akan mencapai tingkat Emas Abadi tahap awal.
Tidak lama kemudian, Jie Yan tiba di tempat seperti sebuah rongga agar dapat bersembunyi. Tempat itu memang terlihat seperti labirin bawah tanah.
“Tempat ini juga diselimuti oleh niat pedang yang cukup kuat walaupun tidak sekuat di Makam Pedang yang di permukaan. Apa sebenarnya yang membuat tempat ini menjadi sangat berbahaya? Apakah itu karena Semangat Niat Pedang? Atau sesuatu yang lain?” Batin Jie Yan.
“Tidak perlu memikirkannya untuk saat ini.” Jie Yan menggelengkan kepalanya lalu duduk bersila di tempat persembunyian sementara yang ia temukan. Ia merasa seperti selalu diawasi, ia tidak tau apakah ini adalah firasatnya atau memang ada yang mengawasi.
“Yue’er...” ucap Jie Yan.
Xia Yue'er keluar dari Ruang Jiwa dan menatap semua tempat dengan sedikit gugup. Tentu saja masih ada rasa tidak enak dihatinya jika ia berada di tempat yang gelap. Walaupun keberaniannya sangat besar jika itu menyangkut pertarungan, untuk tempat yang gelap, ia masih memiliki rasa takut.
“Tempat apa ini?” Tanya Xia Yue'er dan tidak mau bergerak jauh dari Jie Yan.
“Dari perkataan Tetua yang ada di Aula Penegak Hukum, ini adalah Makam Pedang Kematian. Bagaimana keadaan Xiao Ziya? Apakah dia sudah pulih?” Tanya Jie Yan setelah menjawab.
Sebelum Xia Yue'er menjawab, Xiao Ziya pun keluar dari Ruang Jiwa.
“Apakah kita akan menggunakan Jimat Bulan di sini?” Tanya Xiao Ziya.
“Ya, tetapi sebelum itu, aku akan menggunakan pil ini terlebih dahulu.” ucap Jie Yan saat mengeluarkan pil Qi Abadi yang ia beli di Asosiasi Qing sebelumnya.
“Jika begitu, cepatlah. Aku merasakan banyak bahaya besar di tempat aneh ini.” ucap Xiao Ziya saat menatap ke arah luar tempat persembunyian. Persepsinya untuk mendeteksi bahaya tidak kalah dari Jie Yan yang dapat melakukan itu menggunakan insting yang berasal dari darah Naga Hitam Kehancuran.
“Ya.” Jie Yan mengangguk serius lalu langsung duduk bersila dan melempar pil Qi Abadi ke dalam mulutnya. Pil tersebut langsung cair di tenggorokannya, qi dalam jumlah yang cukup besar tampak menyebar ke seluruh jaringan tubuhnya.
Akar Spiritual Jie Yan menyerap banyak qi dari Pil tersebut dengan rakus. Jika itu kultivator lain setingkat dengan Jie Yan, ketika ia mengkonsumsi Pil Qi Abadi, mereka mungkin akan mencapai tingkat kultivasi Tranformasi Abadi tahap puncak. Tetapi untuk Jie Yan yang membutuhkan sumber daya yang jauh lebih banyak, ia hanya akan mencapai tingkat Transformasi Abadi tahap akhir.
Karena adanya garis darah Naga Hitam Kehancuran, waktu bagi Jie Yan untuk mencerna qi tersebut tidak akan terlalu lama.
Saat ini terlihat Xiao Ziya sedang menggigit jarinya lalu darahnya yang menetes ia tuliskan di permukaan tanah. Itu adalah simbol kuno bagi para roh. Dan tentu bagi Xiao Ziya yang telah hidup sangat lama, ia akan mengetahui tentang simbol kuno dari Alam Roh.
“Wanita, apakah kau hendak menggunakan formasi darah? Jika kau melakukan itu hanya untuk memisahkan efek Jimat Bulan, itu akan sangat merugikanmu.” ucap Xia Yue'er. Walaupun ia benci pada Xiao Ziya, dari lubuk hatinya ia tidak ingin wanita menyeramkan itu terluka.
“Oh? Yue'er kecil tampaknya sangat perhatian. Apa kau khawatir padaku?” Tenaga Xiao Ziya dengan nada menggoda.
Wajah Xia Yue'er gelap seketika. Amarahnya naik seketika saat ia berteriak dengan lantang sambil menunjuk ke arah wajah Xiao Ziya, “Siapa juga yang peduli padamu wanita sialan!”
Xiao Ziya hanya terkekeh kecil mendengar teriakan Xia Yue'er. Tetapi ia tidak akan mengalami kerugian sama sekali karena ia memiliki formasi lainnya yang dapat terus-menerus memulihkan Vitalisnya yang hilang. Inilah sebabnya ketika berada di kota Pedang, ia tidak peduli sama sekali membakar esensi darahnya karena ia dapat mengembalikannya dengan mudah hanya dalam waktu beberapa minggu.
Saat lambang-lambang kuno telah selesai, Xiao Ziya hanya menunggu Jie Yan selesai berkultivasi. Apa yang dibuat oleh Xiao Ziya adalah satu lingkaran besar menggunakan kata kuno, dan tiga lingkaran kecil untuk lambang kuno, tempat menyerap sesuatu yang ada di lingkaran tulisan kuno.
Sementara itu, Jie Yan yang telah berkultivasi selama lebih dari setengah hari, merasakan bahwa ia berada diambang terobosan.
Bom!
Ledakan kecil terjadi ketika Jie Yan berhasil menerobos tingkat Transformasi Abadi tahap akhir. Saat ini ia memiliki tingkat kultivasi yang sama dengan Xia Yue'er, sementara Xiao Ziya satu tahap di bawah mereka.
Ketika terobosan terjadi, Jie Yan dapat merasakan bahwa qi-nya berlipat ganda seketika. Ini adalah keunikan untuk para kultivator yang membutuhkan hampir tiga kali lipat sumber daya dari pada kultivator lainnya untuk menerobos di tingkat yang sama. Yang pertama adalah, kepadatan qi mereka akan lebih tinggi dari pada kultivator lainnya. Dengan kepadatan qi, tentu saja serangan menggunakan qi akan lebih kuat dari yang seharusnya.
Selain dari kepadatan qi, kapasitas jumlah qi di dalam Akar Spiritual dan semua yang beredar di seluruh tubuh juga meningkat drastis. Ini tentu memberikan manfaat besar, seperti peningkatan tubuh melalui babtisan qi.
Untuk masalah konsep, itu sesuatu yang berbeda karena itu harus dipahami untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi.
“Huft..” Jie Yan menghembuskan nafas yang mengeluarkan uap qi saat ia membuka matanya. Ia tersenyum karena akhirnya ia menerobos ke tingkat Transformasi Abadi tahap akhir. Walaupun jarak ke tingkat Tranformasi Abadi tahap puncak sangat jauh, ia yakin hanya dengan menggunakan Jimat Bulan, ia pasti akan mencapainya, bahkan mungkin ke tingkat yang lebih tinggi.
“Ziya, apakah kau tidak mencoba menerobos terlebih dahulu?” Tanya Jie Yan penasaran.
“Tidak, caraku menerobos berbeda dengan kalian berdua walaupun aku Roh yang sama dengan Xia Yue'er. Aku kehilangan kultivasi karena disegel, bukan karena kultivasiku diserap sampai ke akarnya.”
“Jika kekuatan spiritual milikku meningkat, akan lebih muda bagiku untuk menerobos. Ini adalah perpaduan asli tubuhku, jika jiwaku semakin kuat, bagian tubuhku yang lain secara otomatis akan menjadi lebih kuat.” ujar Xiao Ziya.
Mendengar hal itu, Jie Yan hanya mengangguk kecil dan tidak bertanya lagi. Ia pun menatap ke arah tulisan-tulisan dan lambang kuno tercetak di permukaan tanah. Ia tidak heran sama sekali bahwa Xiao Ziya akan mengetahui karakter seperti itu karena bahkan Xia Yue'er juga mengetahuinya.
Jie Yan juga berencana untuk mempelajari hal itu ketika ia melakukan fusi dengan Xia Yue'er ataupun Xiao Ziya nantinya.
“Lalu, apakah kita akan memulai menggunakan Jimat Bulan?” Tanya Jie Yan.
“Ya.” Xiao Ziya mengangguk kecil.
Jie Yan tidak membuang waktu lagi dan langsung mengeluarkan Jimat Bulan lalu memberikannya kepada Xiao Ziya.
Menatap Jimat Bulan, Xiao Ziya pun tersenyum lalu berkata, “Menggunakan benda ini, kita bertiga pasti akan mencapai tingkat Emas Abadi!”