
Istana Bawah Laut, Kerajaan Atlantis
Menyampingkan pemikirannya tentang Xiao Ziya dan Qing Tan, Jie Yan pun menatap ke arah lainnya di tempat tersebut. Tidak ada apa-apa lagi yang ada di sana karena cuma ada sebuah bongkahan es aneh yang ia ketahui mungkin tempat Qing Tan disegel sebelumnya.
“Yin’er, ayo pergi ke tempat selanjutnya.” ucap Jie Yan.
“Ya.” Gu Yin mengangguk kecil. Ia langsung terbang mengikuti Jie Yan dan mencoba memeriksa apa sebenarnya fungsi utama dari Ruang Qi yang ada di dalam tubuhnya. Di saat itu juga, ia sesekali berkomunikasi dengan Qing Tan.
Sesampainya di pintu yang akan membawanya ke tempat lainnya, Jie Yan melihat sekilas ke arah pintu sebelumnya. Ia telah menduga bahwa Zhu Shi pasti sedang mempelajari konsep Petir sehingga dia mungkin tidak akan keluar dalam beberapa hari atau Minggu lagi.
Jie Yan sama sekali tidak peduli dengan hal itu karena ia sama sekali tidak memiliki hubungan dengan Zhu Shi.
Ketika Jie Yan dan Gu Yin melewati pintu, keduanya tiba kembali di aula istana yang begitu besar. Ini seperti lantai atas istana, luasnya sama seperti aula istana lantai pertama.
Sudah banyak kultivator yang mencapai tempat tersebut tanda semua jalan yang dilalui akan berakhir di tempat tersebut.
Dari pemahaman Jie Yan, Dewi Laut Xinxin menciptakan semua tempat itu agar banyak dari kultivator yang menerima manfaat besar. Tidak tau apa tujuannya yang sebenarnya, ia merasa bahwa Dewi Laut Xinxin saat ini terlihat seperti seorang Dewi yang adil.
Ketika menatap apa yang ada di dalam aula raksasa tersebut, Jie Yan sedikit paham kenapa jalan-jalan menuju ke tempat utama di pisahkan. Ini dikarenakan hanya ada satu benda yang berada di tempat tersebut.
Hanya satu kultivator yang akan memilikinya sehingga Dewi Laut Xinxin menciptakan tempat agar semua kultivator yang tidak mendapatkan benda utama di istana tersebut memperoleh manfaat lainnya.
“Kau akhirnya tiba di sini. Apa kau menemukan sesuatu berharga di jalan yang kau ambil?” Suara seseorang yang di kenal oleh Jie Yan pun terdengar di telinganya. Ia pun menoleh dan menatap ke arah Dai Mubai yang berjalan ke arahnya.
“Ya, kami memiliki beberapa panen. Dengan ekspresi yang kau buat, tampaknya kau mendapatkan manfaat besar juga.” ucap Jie Yan.
Dai Mubai mengangguk lalu membalas kembali, “Ya, panen kali ini cukup bagus. Lebih bagus dari pada yang aku peroleh diluar. Lalu, apakah kau ingin bersaing dengan semua kultivator di sini untuk mengambil benda itu?”
Tatapan Jie Yan tertuju pada tengah-tengah aula raksasa. Ia menatap apa yang ada di sana dengan seksama menggunakan Mata Dewa miliknya. Apa yang ada di sana adalah sebuah pilar qi berwarna biru laut dan di tengah-tengah pilar qi tersebut terdapat sebuah benda yang tampak sangat unik.
Benda tersebut menyerupai sebuah jantung, tetapi berwarna biru tua dengan liris-liris unik berwarna biru muda.
“Aku tidak tau. Tetapi aku juga ingin mencoba karena penasaran apa sebenarnya benda itu.” ucap Jie Yan.
Dai Mubai hanya mengangguk. Ia pun menatap ke arah tempat Jie Yan melihat.
Di tempat itu, saat ini terlihat sekitar 40 kultivator. Mereka semua adalah kultivator generasi muda, elit diantara para elit. Semua dari mereka memiliki kultivasi rata-rata tingkat Alam Sage tahap keenam.
Bisa dipastikan bahwa semua kultivator yang masuk ke Istana Bawah Laut telah menerima banyak manfaat. Sebab, semua kultivator yang masuk sebelumnya rata-rata memiliki kultivasi tingkat Alam Sage tahap kedua sampai keempat. Dan akhirnya, kebanyakan dari kultivator generasi muda akan menembus dua tahap kultivasi.
Ketika sedang melihat-lihat sekelilingnya, tatapan Jie Yan tertuju pada sebuah pintu tertentu. Dua sosok wanita keluar dari pintu tersebut. Keduanya tidak lain adalah Xiao Yuu dan Lan Qinzhu.
“Oh? Tampaknya keduanya juga mendapatkan manfaat besar hanya dari ekspresi keduanya.” Batin Jie Yan saat menatap Xiao Yuu dan Lan Qinzhu yang berjalan ke arahnya sambil menatap ke arah pilar cahaya biru laut yang ada di tengah aula istana.
“Tampaknya kalian berdua memang menemukan sesuatu yang sangat berharga sampai-sampai kultivasi kalian mencapai tingkat Alam Sage tahap ketujuh.” Ketika Xiao Yuu dan Lan Qinzhu tiba di dekatnya, Jie Yan berkata dengan sedikit emosi di nadanya. Ia tidak menyangka bahwa kedua adiknya itu akan melewati level kekuatannya.
Peningkatan kultivasi itu bisa dikatakan sangatlah mengerikan. Bahkan untuk Xiao Yuu dan Lan Qinzhu, keduanya telah mencapai tingkat Alam Sage tahap keempat ketika pertama kali masuk.
“He-he-he, akhirnya aku lebih kuat darimu kakak.” Lan Qinzhu berkata dengan nada bangga saat mengetahui bahwa kultivasinya satu tahap diatas Jie Yan.
Xiao Yuu di sisi lain hanya melirik ke arah Lan Qinzhu karena menyombongkan diri dihadapan Jie Yan. Ia juga ingin melakukannya tetapi sangat malas karena banyak kultivator yang berada di tempat itu.
“Hm? Siapa ini?” Xiao Yuu penasaran ketika melihat ke arah Xia Yue'er yang duduk di kursi VIP-nya.
Xia Yue'er yang sedang menatap ke arah Xiao Yuu dan Lan Qinzhu juga sangat penasaran dengan keduanya terutama ketika mendengar bahwa Lan Qinzhu memanggil Jie Yan sebagai kakak.
“Roh Peri mungil ini adalah Xia Yue'er, Roh yang melakukan Kontrak denganku.” ucap Jie Yan.
“Oh? Roh Kontrak? Aku tidak tau bahwa kau telah melakukan Kontrak dengan Roh. Dan dia terlihat sangat imut...” Lan Qinzhu bertingkah seperti anak kecil ketika melihat ke arah Xia Yue'er dengan tatapan panas karena ia sangat menyukai sesuatu yang terlihat lucu.
Entah mengapa, Xia Yue'er merasa bulu-bulu di punggungnya berdiri tegak. Ia langsung masuk ke dalam pakaian Jie Yan dan menjulurkan kepalanya keluar menatap ke arah Lan Qinzhu dengan tatapan tidak senang.
“Kakak, ada masalah serius yang ingin aku katakan.” Xiao Yuu pun berbicara karena sebelumnya ia tidak sempat membahas apa yang ingin ia katakan.
“Hm? Apa itu?” Tanya Jie Yan ketika melihat Xiao Yuu yang tampak sangat serius.
“Ini tentang Tombak Pembunuh Naga.” jawab Xiao Yuu.
Mata Jie Yan menyipit sedikit ketika mendengar kata-kata Xiao Yuu. Tombak Pembunuh Naga adalah senjata yang selalu ia andalkan dahulu. Tetapi itu terjatuh ketika ia tewas di Dimensi Naga.
“Ada apa dengan Tombak itu?” Tanya Jie Yan.
“Kau harus segera mengambilnya karena sangat banyak naga yang tewas karena berniat mencoba mengklaim tombak itu. Tampaknya Tombak Pembunuh Naga hanya mengakuimu walaupun aku dan Qinzhu juga bisa mengangkatnya. Namun, kami dengan cepat kehabisan qi jika menggunakannya dalam waktu beberapa menit. Untuk para naga lainnya, kebanyakan dari mereka bahkan tidak mampu mengangkat tombak itu.”
“Dan beberapa naga yang mencoba mengangkatnya secara paksa pun tewas karena semua kekuatan serta darahnya diserap oleh Tombak Pembunuh Naga. Selain dari itu, para Tetua Klan Naga membuat peraturan bahwa siapapun yang bisa mengendalikan Tombak Pembunuh Naga akan menjadi Raja Naga berikutnya.” ucap Xiao Yuu.
Pembicaraan mereka tentu tidak di dengar oleh semua kultivator di tempat itu karena mereka berada di jarak yang cukup jauh.
“Apakah Tombak Pembunuh Naga berada di Klan Naga? Sungguh sulit dipercaya. Tetapi, kenapa Tombak itu menyerap darah para naga? Yang aku tau, dahulu Tombak Pembunuh Naga tidak seperti itu.” Kerutan muncul di wajah Jie Yan karena merasa ada yang aneh dengan Tombak Pembunuh Naga.
“Ya. Klan Naga dibuat di tempat Dimensi Naga yang hancur sebelumnya. Tombak itu berada di sebuah bukit kecil, itu saat ini menjadi tempat suci para naga.” ujar Lan Qinzhu.
Dai Mubai dan Gu Yin hanya diam mendengarkan. Untuk Dai Mubai, dia sedikit terkejut bahwa Tombak Pembunuh Naga yang ia tau adalah senjata Jie Yan sebelumnya adalah benda yang sangat berbahaya.
“Apakah ada hal lainnya tentang Tombak Pembunuh Naga?” Tanya Jie Yan lagi.
“Ya, dan ini adalah yang paling tidak terduga.” Xiao Yuu mengangguk kecil lalu melanjutkan dengan nada sedikit muram, “Sebelumnya, ada seseorang yang bisa menggunakannya, dan dia bukan berasal dari Klan Naga. Walaupun dia hanya bisa menampilkan sekitar 30% kekuatan Tombak Pembunuh Naga, ini juga menjadi masalah karena dia berniat mengkalim dirinya sebagai Raja Naga walaupun dia bukan seekor naga.”