
Bintang Brahma, Dimensi Kecil
Jarak antara pulau dan tempat Klan Naga berada cukup jauh, butuh waktu hampir satu Minggu bagi kelompok Jie Yan untuk tiba di Klan Naga.
Saat mendekat ke Klan Naga, Jie Yan menatap bahwa tempat tinggal Klan Naga adalah pengunungan yang sangat luas.
Dengan visinya, Jie Yan dapat melihat puluhan ribu binatang roh naga di tempat yang sangat jauh sedang melakukan aktifitas masing-masing.
“Jumlah yang sangat besar. Tampaknya Klan Naga memang sangat berkembang di Dimensi Kecil ini. Jika mereka keluar, mereka pasti akan menggemparkan Benua Kekacauan. Paling tidak, Klan Naga akan menjadi kekuatan tingkat kedua jika mereka bisa keluar sejak lama.” Batin Jie Yan.
Saat kawanan naga yang di pimpin oleh Jie Yan mendekat ke arah Klan Naga, beberapa naga pun terbang menghampiri.
Ada empat diantaranya, dan keempatnya merupakan naga tingkat Kaisar Abadi tahap puncak.
“Berhenti di tempat!” Perintah salah satu naga yang menjaga keamanan Klan Naga jika ada serangan ketika pasukan Klan Naga sedang pergi keluar untuk berperang.
Paksaan yang keluar dari keempat naga itu sangatlah mengerikan, yang membuat semua naga yang di pimpin oleh Jie Yan hampir jatuh dari udara.
“Raja, mereka berempat adalah penjaga terkuat Klan Naga, hanya di bawah 20 petarung terkuat Klan Naga!” ucap Naga hitam yang di tunggangi oleh Jie Yan dengan nada sedikit ketakutan.
Jie Yan menatap dengan dalam ke arah keempat naga tersebut. Ia harus mengakui bahwa aura yang ditampilkan oleh keempatnya memang cukup luar biasa. Mungkin keempatnya hanya sedikit di bawah Xiao Zun dan Xiao Fang.
“Apakah kalian ingin menghalangi jalanku?” Mata Jie Yan melebar seketika dan ia langsung meledakkan aura tak kasat mata, menyapu semua tepat di Klan Naga dalam sekejap.
“Supremasi : Dewa Binatang Buas!”
Keempat naga yang awalnya tampak mendominasi, langsung merasa melemah seketika. Ada paksaan mengerikan yang membuat keempatnya seolah-olah kehilangan kekuatan tempur.
“Kau...” Keempat naga ketakutan, tetapi masih memiliki sedikit perlawanan.
Dari hal ini, Jie Yan menyadari bahwa semakin tinggi Kultivasi, bahkan untuk mengendalikan binatang roh satu tahap diatasnya mungkin memiliki kegagalan.
Jika dipikir-pikir kembali, itu sangat masuk akal. Jika ia dapat terus-menerus mengendalikan binatang roh satu tahap diatasnya, ia hanya perlu mencapai tingkat kultivasi tertentu dan ia hanya perlu mengendalikan Klan Manusia Ular karena mereka juga termasuk jenis binatang roh.
Tetapi, mungkin ketika telah mendekati puncak jalan kultivasi, Jie Yan berspekulasi bahwa mengendalikan binatang roh di tingkat yang sama mungkin akan ada masalah juga nantinya. Semisal, ia bertemu dengan kelompok binatang roh, kemungkaran pemimpin mereka akan mampu menolak tekniknya untuk menundukkan binatang roh secara instan.
“Apakah kalian tidak berniat untuk tunduk?” Mata Jie Yan menyipit tajam. Kekuatan teknik Supremasi Dewa Binatang Buas tampak membuat dampak hembusan angin yang sangat kencang ke arah keempat naga.
Keempat naga itu langsung kehilangan kekuatannya lalu perlahan turun ke arah permukaan tanah lalu berlutut di sana memberi penghormatan kepada Jie Yan.
Keempatnya sangat sadar bahwa Jie Yan dapat menundukkan binatang roh dengan aura aneh, tidak seperti Dewa Naga yang menundukkan mereka semua menggunakan kekuatan.
“Menyambut Raja Naga..” Keempatnya berkata dengan kepala tertunduk ke arah Jie Yan.
Jie Yan mengangguk puas dan perlahan melayang ke arah depan keempat naga tersebut.
“Katakan, apa perintah sebenarnya dari Dewa Naga untuk semua para naga.” ucap Jie Yan.
Salah satu naga pun mengubah postur tubuhnya lalu berkata dengan nada hormat, “Lapor Raja, Dewa Naga memerintahkan semua elit naga untuk pergi ke pusat Dimensi, yaitu tempat para manusia tinggal dulu.”
“Selain dari itu, Dewa Naga telah bekerja sama dengan ras Kelelawar Iblis Kegelapan. Atas permintaan Kelelawar Iblis Kegelapan, semua anggota ras mereka pergi ke setiap Klan Binatang Roh untuk menundukkan mereka agar ikut dalam perang yang akan datang.”
“Tetapi Dewa Naga tau bahwa Kelelawar Iblis Kegelapan ingin menghabisi semua binatang roh lainnya untuk menggunakan darah mereka semua agar kekuatannya yang perlahan turun dapat di pertahankan di puncaknya. Aku mendengar bahwa pemimpin ras Kelelawar Iblis Kegelapan hampir tewas di tangan seseorang sebelumnya.”
“Namun, meskipun Kelelawar Iblis Kegelapan menghabisi mereka semua, Dewa Naga tidak peduli sama sekali karena semua binatang roh lainnya tidak pernah memasuki mata Dewa Naga sama sekali.” ujar naga tersebut dan menjelaskan semua yang diketahuinya.
Mendengar itu, Jie Yan menyipitkan matanya. Ia semula ingin menundukkan binatang roh lainnya setelah menundukkan Klan Naga. Tampaknya ia tidak bisa lagi karena semuanya yang tidak patuh pasti dihancurkan oleh Klan Kelelawar Iblis Kegelapan.
“Tunggu dulu, mungkinlah dia mengetahui tentang kemampuan ini? Aku memang menggunakannya untuk mengganggu pikiran Kelelawar Iblis Kegelapan ketika melawannya bersama Yu Mei. Tampaknya dia telah menebak apa kemampuan yang aku miliki sehingga membuat kerja sama dengan Dewa Naga lalu lebih dulu membereskan semua Klan Binatang Roh agar tidak menjadi ancaman.” Batin Jie Yan. Ia merasa hal itu sangat mungkin, dan tidak mungkin untuk bintang roh dengan kecerdasan seperti itu yang telah hidup dalam waktu yang sangat lama adalah jenis yang bodoh.
“Apakah ada Klan binatang roh yang cukup kuat dekat dengan Klan Naga?” Tanya Jie Yan dan memutuskan untuk mengambil sisanya agar tidak semua dimusnahkan oleh ras Kelelawar Iblis Kegelapan.
“Ya Raja, ada Klan binatang roh Rubah Salju yang cukup kuat, satu tingkat di bawah Klan Naga dan Klan Kelelawar Iblis Kegelapan yang hidup di Utara Klan Naga. Untuk menjatuhkan mereka, bahkan kedua Klan binatang roh terkuat juga harus membayar harga yang cukup mahal.” ucap Naga tersebut dengan nada serius.
“Rubah salju?” Gumam Jie Yan dengan mata tertarik. Ia pun mengambil keputusan untuk membawa Klan Rubah Salju ke dalam pasukannya.
Jie Yan sekali lagi melayang ke udara lalu melepaskan teknik Supremasi Dewa Binatang Buas, membuat semua naga yang jumlahnya hampir mencapai 100.000 langsung patuh.
“Kalian tunggulah di sini! Tanpa persetujuanku, walaupun Dewa Naga datang, kalian harus menolak apapun perintah darinya!” Jie Yan berbicara menggunakan kekuatan spiritual miliknya, dan itu langsung di dengar oleh semua naga yang ada di sana.
Tidak ada dari para naga yang menolak perintah tersebut karena ketika mereka menerima efek dari teknik Supremasi Dewa Binatang Buas, mereka tidak akan mengkhianati Jie Yan walaupun Dewa Naga akan datang.
“Untuk kalian semua, tunggulah di Klan Naga.” ucap Jie Yan saat menatap semua naga yang ia bawa lalu menatap kembali ke empat Naga yang ada di hadapannya.
“Kalian berempat ikutlah ke Klan Rubah Salju, pimpin jalan!” Perintah Jie Yan.
Keempat naga pun langsung dengan hormat setuju.
Setelah Jie Yan, Yu Mei, Xiao Chen, Lin Ming dan trio Xiao Zun menaiki salah satu naga, keempat naga itupun langsung terbang ke arah Utara Klan Naga, dan itu adalah tempat tinggal Klan Rubah Salju.