RAHASIA MAURA

RAHASIA MAURA
Aku Tahu siapa kamu


Marino de Paquillo ternyata salah satu pengikut Arion Gaharu. Tidak heran di usianya yang masih muda dia memiliki banyak bisnis dan itu semua adalah perusahaan besar.


Hanya karena iri dan cemburu kepada sepupunya Bernard de Paquillo dia tega membunuh sepupunya itu bersama seluruh keluarganya.


Dia juga yang membunuh pamannya Adam de Paquillo, dia marah pada pamannya karena mewariskan semua hartanya atas nama sepupunya itu.


Sedangkan yang lebih banyak membantu pamannya itu adalah dia, ia merasa tak adil dan kecewa diperlakukan secara tak semena-mena itu.


Ada alasan kenapa Adam de Paquillo tak memberikan sepersen pun hartanya pada Marino.


Salah satunya sikapnya yang arogan dan sombong, belum lagi dianggap tidak konsisten dalam segala hal.


Semua bisnis ditangannya selalu gagal, meskipun dia selalu mendirikan bisnis baru lagi.


Dan satu lagi, rahasianya yang paling kelam juga di ketahui oleh pamannya itu. Tak mau berita tentangnya tersebar, dia menjebak pamannya.


Seolah-olah pamannya depresi, dia memberi obat di minumannya itu.


Dan Hal yang sama juga dia lakukan pada sepupunya itu, sampai istri dan ketiga anaknya pun dia racuni.


Karena dia ingin menguasai semua harta pamannya sendirian.


*


Marino mendahului keluarga Kevin dan Angga menuju kamar Maurice, dia ingin mengetahui bahwa Maurice yang mereka temui itu, adalah Maurice yang sama dengan incaran penyihir itu.


Dengan naik lift khusus, Marino datang lebih cepat dari mereka. Dia menuju kamar Maurice.


Saat itu, pria yang bersama Maura itu melihat Marino melewati mereka.


Dia mengenali pria itu, ekspresi wajahnya berubah menjadi tegang.


Dia mengikuti Marino dari belakang, sedangkan Kevin dan Maura menunggu keluarganya di kursi tunggu depan ruang jaga perawat.


Dari tempat duduk mereka, mereka masih bisa melihat kamar Maurice. Jadi, jika ada yang datang atau masuk mereka pasti tahu.


Mereka memilih duduk di sana, karena di depan kamar Maurice tak ada tempat duduk.


Sedangkan mereka belum bisa masuk keruangan dimana Maurice dirawat.


Tapi anehnya, mereka dan orang-orang disekitar tak menyadari atau melihat Marino dan pria tadi lewat dan sekarang berada di sana.


" Hem, jadi benar dugaan ku. Dia Maurice yang dicari.. siapa sangka dia malah masuk ke sarang ku, hehe.. " katanya sambil tertawa mengejek.


Dia berlalu pergi, dia pergi kearah kantin mencari minuman. Di sana juga ada Julian dan Joanna.


" Sampai kapan kau akan disini terus? " tanya Joanna.


" Dan kalian, kapan berhenti mengikuti ku.. " katanya sambil membuka masker di mulutnya untuk minum.


Saat itu Maura juga ada di sana untuk mencari minuman juga untuk Kevin, sahabatnya itu nampak stress sekali.


Dia hendak membelikan minuman untuknya, agar kepalanya sedikit tenang dan dingin, tidak terlalu stress juga.


Karena hari sudah siang, dia sekalian mencari cemilan untuknya dan kevin sambil menemani Maurice.


Tanpa diduga, dia juga melihat pria itu bersama temannya. Saat itu tak sama sekali curiga kalau mereka saling mengenal.


Karena kantin itu juga ramai banyak orang yang mencari makanan, mereka semua rata-rata dari keluarga atau kerabat pasien yang dirawat di rumah sakit ini.


Saat pria itu membuka maskernya, Maura sedikit terpana dengan wajah pria itu.


Wajahnya agak berbeda dengan pria-pria yang dia temui sebelumnya.


Wajah pria ini begitu mirip dengan wajah orang Asia seperti dia dan keluarganya.


Rambut hitam lebat, dengan wajah putih bersih hidung mancung dengan bibir sedikit tipis.


alis matanya hitam tebal dengan tatapan mata tajam dengan bola mata hitam kecoklatan.


Dia sempat melihat pria itu tersenyum tipis kearah para jurnalis itu.


Degg.. jantungnya berdegup kencang, tiba-tiba saja wajahnya memerah, perasaannya panas dingin.


" Apa-apaan ini, kenapa aku begini? emang kenapa kalau dia tampan, ehh.. " dia tanpa sadar mengakui pria itu tampan.


Maura pura-pura tak melihat pria itu, sadar akan kedatangan Maura pria itu buru-buru memakai masker lagi.


' Terlambat respon mu ' Maura membatin, tersenyum geli melihat tingkah pria misterius itu.


......................


Bersambung