
Liu Zixia dengan penuh semangat bangkit dari tempat tidur, ia ingin berjalan dan memeriksa ruang yang masih menjadi miliknya itu sampai sekarang. Liu Zixia juga ingin memeriksa setiap kamar yang dulu menjadi saksi hidup mereka selama bersama.
Saat Ru Ansan melihat Liu Zixia yang penuh energi dan vitalitas ia segera terbang menuju Liu Zixia untuk memeriksa.
"Wah, aku baru kali ini melihat ada energi lain yang bisa dijadikan kekuatan. Tampaknya kekuatan yang kau miliki sekarang jauh lebih kuat dari kekuatanmu yang dahulu." Ru Ansan memuji dengan sungguh-sungguh.
Saat ini Ru Ansan tidak memperhatikan keadaan ruang yang semakin murni dan juga tempat mereka menjadi semakin luas dan semakin berbeda.
Liu Zixia mengangguk, ia meninggalkan Ru Ansan sendirian menuju ke bagian-bagian kamar yang masih tertutup. Liu Zixia memegang pintu dan dengan sendirinya pintu itu terbuka. Segera, Liu Zixia masuk ke dalam kamar itu dan pintu kembali tertutup rapat seolah tidak pernah terbuka.
Di sisi lain, Ruan Zu saat ini tengah menahan kebencian yang mendalam. Ruan Zu tidak diizinkan untuk bertemu dengan Lin Yuhua meski ia bersikeras.
"Aku ini adalah ratu masa depan di istana ini. Beraninya kalian menghalangi jalanku!" teriak Ruan Zu dengan kemarahan yang begitu luar biasa.
Ia semakin marah saat menerima kabar jika Lin Yuhua menerima wanita lain dan wanita itu tidak pernah ke luar dari kediaman Lin Yuhua sama sekali sejak ia datang ke istana. Suara-suara nakal ke-duanya sering terdengar merdu dan pelayan yang berjaga juga sering berbicara secara berbisik.
Mereka mengatakan kalau Raja sangat mencintai wanita yang baru datang sebab beliau selalu bersama wanita itu siang dan malam.
Di dalam ruangan, Lin Yuhua palsu tengah asyik memacu diri dalam kesenangan. Suara nakal ke-duanya cukup menganggu sebab Lin Yunzia tidak menahan diri sama sekali ketika mendengar suara Ruan Zu di luar.
"Jadi ini yang dilakukannya dibelakang diriku? Dia sibuk bersenang-senang dengan dalih sedang memikirkan jalan ke luar atas masalah yang menimpaku." Ruan Zu terlihat kecewa.
Tangannya terkepal dengan kebencian yang begitu luar biasa. Ia sudah melakukan berbagai cara untuk mencegah orang lain mendapatkan Lin Yuhua tapi sekarang karena masalah yang ia hadapi orang lain yang memanen buah yang ia tuai.
"Sebaiknya Anda kembali ke tempat persembunyian. Saya takut ada mata-mata di istana dan berita tentang Anda akan menyebabkan banyak masalah yang datang dan Anda akan menerima hasil yang tidak bisa dibayangkan." Kasim itu mengingatkan kembali.
Mau tidak mau Ruan Zu memilih mundur dan berlari cepat menuju ke tempat di mana ia disembunyikan oleh Lin Yuhua. Meski ia mendapatkan pelayanan dan perawatan yang begitu luar biasa setiap tindakan yang ia ambil dikontrol oleh mereka.
Beruntung, pria yang menjadi penolong dirinya adalah pria yang memiliki kekuatan luar biasa meski berada jauh di bawah Lin Yuhua.
"Kenapa aku mengalami nasib sial seperti ini? Ini bukan karma, karena karma itu tidak pernah ada." Ruan Zu berteriak marah dan melempar barang-barang yang ada di kediamannya.