
Yuhhuu adakah yang kangen aku? Kalau nggak ya udahlah yang penting kangen ceritaku kan? 🤭🤭🤭
Kemaren ada sedikit kendala yang harus aku hadapi hingga membuatku berubah kemarin dan Alhamdulillah masalahnya telah selesai dan aku mendapatkan apa yang harus aku dapatkan kembali
Jangan salah paham sama aku ya, aku juga manusia yang butuh beli kuota. Kalau nggak ada gaji kuota apa yang mau dibeli.
***
Long Ze menatap Liu Zixia dengan lidah yang menjilati bibirnya.
Seketika suasana terasa hening di dalam ruangan itu yang awalnya terasa ramai. Semua orang menatap ke arah Liu Zixia begitu pula sebaliknya.
Melihat dua orang lainnya tidak ingin memulai, Long Ze meraih Liu Zixia dan menciumnya dengan kuat.
Suasana terasa hangat saat Liu Zixia melenguh akibat tangan-tangan nakal Long Ze di tubuhnya.
Pakaian luar Liu Zixia sudah lepas dan hanya meninggalkan pakaian dalamnya saja.
"Kau ini!" Ling Zhi menepuk bahu Long Ze keras saat melihat Long Ze begitu antusias dan penuh semangat yang membara.
"Kenapa dengan diriku?" tanya Long Ze dengan raut wajah tak bersalah, Long Ze tersenyum nakal saat melihat wajah pasrah milik Liu Zixia yang berada dipangkuannya.
"Hari ini adalah jatah Kakak pertama! Kita sudah membagi waktu bukan? Sekarang kita hanya bertiga maka selama satu minggu adalah jadwal kita masing-masing untuk bersama Istri kita," tegur Ling Zhi dengan mata memutar marah.
"Tapi," kata-kata Long Ze terputus saat ia melihat tatapan peringatan yang dilayangkan oleh Ling Zhi padanya.
"Baiklah-baiklah, aku menyerah kali ini! Aku mendengarkan ucapanmu karena kau lebih kuat dariku." Long Ze yang sudah merasa panas meninggalkan Liu Zixia begitu saja.
Dia terbang menghilang ketika telah sampai di bagian luar rumah pohon yang dibuat berlebih.
"Tolong maafkan sikap Long Ze terhadapmu! Semua ini adalah kesalahanku yang menyebabkan kau harus menerima seseorang yang memiliki sifat seperti Long Ze." Liu Zixia meminta maaf dengan wajah bersalah.
Dia merasa bersalah atas sikap kasar yang diberikan oleh Long Ze pada Ye Lian.
"Kau sudah melakukan sesuatu yang benar! Bagiku, apapun yang kau lakukan aku akan selalu mendukung semua tindakanmu. Asal hal itu bisa membuatmu bahagia maka aku akan menerima semuanya tanpa bertanya." Ye Lian menatap dengan wajah teduhnya.
Hal itu sukses membuat Liu Zixia ikut tersenyum dan rasa bersalah di hatinya mulai berkurang sedikit.
"Kemarilah!" panggil Ye Lian pada Liu Zixia sembari menepuk pahanya.
Dengan senyuman Liu Zixia berjalan mendekat ke arah Ye Lian dan langsung duduk dipangkuan Ye Lian. Ke-dua tangannya melingkar di leher Ye Lian dengan manis.
Ye Lian mengecup Liu Zixia dari pipi dan seluruh wajah hingga berakhir di bibir lembut Liu Zixia.
"Kau cantik!" puji Ye Lian sembari terus memandang wajah cantik Liu Zixia.
Akhirnya ciuman Ye Lian singgah di bibir lembut Liu Zixia dan mengubah suasana menjadi panas.
"Hem ...." Suara intrupsi yang menganggu membuat Liu Zixia dan Ye Lian melepas ciuman mesra mereka.
"Siapa kau?" tanya Ye Lian terkejut. Pasalnya tidak ada yang tahu kapan dia masuk ke dalam kamar yang mereka huni saat ini.
"Aku!" tanya orang itu sembari menunjuk dirinya sendiri dengan senyuman menakutkan dibalik topeng itu.
"Kau! Kau adalah penjaga kekaisaran Yuhuan bukan?" tanya Liu Zixia terkejut.
Liu Zixia benar-benar tidak tahu kalau orang di depannya adalah Lin Yuhua yang sedang kesal dan marah.