
Long Ze dan yang lain tampak beristirahat dengan tenang di luar namun saat mereka dalam keadaan setengah mengantuk deru keras mengguncang tanah. Kekuatan guncangan semakin lama semakin terasa kuat membuat beberapa orang menjadi waspada dan saling mendekatkan diri.
Beberapa bahkan berbaring di tanah dengan cara menyedihkan termasuk Ling Zhi yang merasa pusing dan mual.
"Ada apa ini?" tanya Ye Lian khawatir.
Mereka melihat sekeliling tempat itu dengan waspada bahkan He Yidu mengeluarkan naga miliknya untuk memeriksa lokasi sekitar. Keadaan tampak kacau dengan bunyi dentuman terdengar cukup keras di mana-mana.
"Tidak ada yang terjadi, hanya kelahiran bayi kembar itu cukup merepotkan. Beruntung mereka lahir bukan di dunia ini jika tidak maka kekacauan besar tidak bisa dielakkan." Naga hijau itu berubah menjadi kecil.
Ia kembali menghilang di udara tipis namun ucapannya membuat tenang semua orang di sana. Keheningan melanda tempat itu setelah kekacauan besar terjadi, mereka kembali merapikan tempat itu seperti semula lalu duduk menunggu dengan tenang.
"Kenapa kejadian seperti itu bisa muncul?" tanya Ye Lian bingung pada He Yidu.
"Jika aku tidak salah menebak anak yang di kandung istri kalian memiliki darah iblis di dalam tubuhnya ditambah kemampuan serta keistimewaannya anak itu dapat menghancurkan dunia nantinya." He Yidu menatap jauh ke depan, tangannya terkepal erat seolah sedang menahan sesuatu namun sulit untuk dilepaskan.
"Ya, menurut berita yang kami dengar Lin Yuhua memang memiliki darah setengah iblis. Bisa jadi itu diturunkan pada anak kami tapi aku tidak mengira kekuatan mereka akan menyebabkan hal seperti ini." Long Ze menjawab apa adanya tanpa menyembunyikan apapun.
He Yidu menatap ketiga suami Liu Zixia, ia meluruskan pandangannya ke depan menatap jauh. "Dengan kejadian seperti ini jelas kalau dia tidak memiliki darah setengah iblis saja di dalam tubuhnya. Pasti ada kekuatan lain yang dia miliki, tapi ini lebih baik sebab dengan begitu kita bisa menjaganya lebih baik lagi."
Ye Lian masih tidak bisa menerima kehadiran He Yidu tapi Long Ze dan Ling Zhi tampak tidak mempermasalahkan itu semua. Mereka tampak tidak peduli dengan kata-kata yang baru saja dilemparkan oleh He Yidu.
Lin Yuhua ke luar dari ruang, di tangannya ada bungkusan yang bergerak-gerak membuat Ling Zhi langsung berlari mendekat ke arah kedatangannya. Long Ze juga ikut berjalan ke sana, dia juga penasaran dengan rupa anak pertama mereka.
Wajah bayi itu memerah aneh, bibirnya terlihat lucu dengan rambut bewarna sama dengan Liu Zixia. Mungkin merasakan kehadiran orang lain, matanya yang sejak tadi terpejam tiba-tiba saja terbuka.
Mata cerah itu langsung memikat hati orang-orang yang melihatnya, bayi itu seperti tahu diperhatikan hingga ia terus menatap ke depan. Sesekali ibu jarinya akan masuk ke mulut mengeluarkan suara aneh serta air liur.
"Perempuan seperti yang sudah aku perkirakan, dia tampak cantik seperti Liu Zixia. Kenapa kau membawanya ke luar?' tanya Ling Zhi penasaran.
Ling Zhi yang tadi pusing telah meminum obat sehingga tampilan wajahnya kembali normal seperti biasa. Lin Yuhua menghela napas, kepalanya terasa berdenyut saat memikirkan keadaan ruang yang kacau akibat ulah anak lelakinya.
"Dia menangis di dalam sana, sejak tadi saat diberikan susu ataupun air dia selalu menolak. Aku benar-benar tidak tahu apa yang diinginkan anak ini, Zixia sudah pusing membujuknya." Lin Yuhua tampak menyerah.
Jika bayi sekecil ini tidak minum apapun bagaimana caranya bertahan hidup, sejak tadi setelah bangun yang ia lakukan hanya memasukan jarinya ke dalam mulut. Ye Lian melihat bayi itu, dia menyerahkan tangan ke depan seolah meminta.
Lin Yuhua yang melihat itu langsung memberikan bayi perempuan itu pada Ye Lian. "Coba ambilkan air susunya, kita lihat apakah dia mau minum di luar sini." Ye Lian membawa bayi itu ke tenda agar tidak terkena cahaya matahari terlalu lama.