Dendam Sang Permaisuri

Dendam Sang Permaisuri
#206


Kecepatan peperangan terus meningkat setiap hari, jumlah iblis yang muncul menyerang Benua Atas juga meningkat pesat. Melihat keadaan yang seperti ini He Yidu mengatakan kebenaran pada Raja Benua Atas, mereka harus mempersiapkan diri untuk pergi ke Benua Bawah di mana iblis tidak bisa masuk ke sana karena tempat itu memiliki pelindung alami.


"Kita tidak bisa bertahan lebih lama lagi, Kakek! Serangan besar-besaran yang dilancarkan iblis sebentar lagi pasti mampu menghancurkan perisai kerajaan Benua Atas." He Yidu menatap keluarga kerajaan yang sedang berkumpul.


Di matanya tidak ada kebohongan sama sekali membuat semua orang yang ada di dalam ruangan menjadi cemas.


"Apakah itu kebenaran?" tanya Raja Benua Atas.


Wajah tuanya menunjukkan kekhawatiran yang begitu jelas, padahal ia merasa selama ini Benua Atas baik-baik saja dan selalu mendominasi. Tapi sekarang mereka harus menyerah pada keadaan yang sangat menakutkan dan harus pergi ke Benua Bawah tempat yang menurut mereka paling rendah di antara Benua yang ada.


Mereka semua menunggu jawaban He Yidu harap-harap cemas, mereka tidak ingin meninggalkan rumah yang membesarkan mereka. Di lain sisi pergi ke Benua Bawah artinya mereka harus tunduk akan kekuasaan mereka yang selalu dianggap rendah.


"Ya, kita tidak bisa menunggu lagi. Besok kami akan mengirim kalian pergi terlebih dahulu dari sini. Ada seekor binatang abadi yang bisa membuat perisai yang akan mengantar kalian ke Benua bawah, kita hanya bisa melakukan perpindahan sedikit demi sedikit agar tidak menimbulkan kekacauan." He Yidu menjawab dengan cepat.


Raja Benua Atas menghembuskan napas, "pindahkan yang lain terlebih dahulu! Aku akan pergi setelah semua orang berhasil menyelematkan diri, aku tidak akan membiarkan rakyatku khawatir." Dia menolak untuk dikirim terlebih dahulu, Raja Benua Atas memandang seluruh anggota keluarganya lalu tersenyum cerah.


Semua orang tampak tidak setuju dengan keputusan itu namun melihat keyakinan di wajah tua sang Raja mereka dengan enggan akhirnya menyerah.


"Siapkan barang-barang kalian! Jangan bawa barang yang tidak penting, kalian memiliki kantong penyimpanan bukan? Simpan harta benda kalian di sana, cepat atau lambat kita pasti membutuhkan semua itu untuk membangun kembali kerajaan kita." Raja Benua Atas melambaikan tangan mengusir semua orang untuk pergi.


Di kediaman He Yidu, Ye Lian telah dikirim ke dalam ruangan Zixia oleh Yuhua dengan alasan Yizu perlu menyerap kekuatan di dalam ruang. Setelah Ye Lian berada di dalam ruangan Yuhua meminta Ru Ansan untuk menutup akses masuk ke dalam ruangan untuk siapa saja.


"Sebenarnya Benua Atas tidak akan baik-baik saja dalam waktu dekat, pertahanan Benua Atas mulai menipis dan tentara yang ada juga sudah mulai berkurang jumlahnya. Benua Atas tidak akan baik-baik saja." Long Ze yang berbicara lebih dulu, dia menatap Zixia dalam seolah ingin menyatu dengan mata indah Zixia.


Zixia di sisi lain tidak lagi terkejut dengan berita itu karena aura pertempuran yang intens di luar sudah mulai masuk ke dalam Benua Atas.


"Apakah ada tempat bagi mereka untuk berlindung, jika ada apakah masih sempat untuk mengirim mereka pergi dengan selamat?" tanya Zixia pada para suaminya.


"Ada, tempat itu adalah Benua Bawah. Selama ini Benua Bawah tidak tersentuh kaum iblis padahal mereka sudah ketakutan setengah mati karena ada pelindung alami yang mencegah kekuatan kuat untuk masuk dan untuk manusia ada cara khusus masuk ke sana. Pihak kerajaan besok sudah mulai dikirim di susul dengan yang lain kemudian." Ling Zhi ikut menjawab.


"Selamatkan duku anak-anak dan wanita hamil, jadikan mereka prioritas utama, wanita hamil dan anak-anak yang ada di luar gerbang juga sebaiknya dikirim juga. Sisakan mereka yang kuat dan memiliki kekuatan agar bisa bertarung bersama prajurit hingga akhir. Oh, apakah ini ada hubungannya dengan Ruan Zu?" tanya Zixia pada akhirnya.


Suami Liu Zixia mengangguk serempak, semua kekacauan ini memang ada campur tangan Ruan Zu. Ruan Zu yang setengah iblis setengah manusia saat ini telah mulai merusak pelindung Benua Atas menggunakan mantra terlarang.


###


Aku kecewa sama pihak NT bukannya dinaikin levelku malah diturunkan 😭😭😭 sedih aku. NT benar-benar mengecewakan, tapi nggak apa-apa deh soalnya Zixia juga mau mencapai akhir dalam beberapa hari.


Terima kasih kebersamaan kalian dalam beberapa bulan ini. Sayang kalian 🥰🥰🥰🥰