Dendam Sang Permaisuri

Dendam Sang Permaisuri
#89


Lin Yuhua yang telah puas melampiaskan kemarahannya akhirnya kembali ke tempat semula, di sana beberapa prajurit sedang berjaga-jaga melihat keadaan sekitar.


Ada juga beberapa orang yang sedang berlatih meningkatkan kekuatan. Pelayan wanita sedang tertawa membuat beberapa kelompok, ada yang berkerja menjahit, ada juga yang menyiapkan bahan makanan untuk prajurit dan ada juga yang sedang sibuk merapikan pondok yang mereka tempati.


Lin Yuhua masuk kembali ke pondok milik Liu Zixia dan satupun masih belum menampakkan hidung membuat Lin Yuhua merasa kesal kembali.


"Aku ingin masuk!" pinta Lin Yuhua.


Sekejap mata, Lin Yuhua telah berada di dalam ruang milik Liu Zixia. Lin Yuhua melihat ke sana ke mari mencari keberadaan istrinya, saat Lin Yuhua sibuk mencari ia dihentikan oleh Ling Zhi dan Long Ze.


Mereka membawa Lin Yuhua menjauh untuk mencegah Ye Lian dan Liu Zixia mendengarkan apa yang akan mereka katakan secara rahasia.


"Kenapa kau berbohong?" tanya Ling Zhi tidak suka.


Ling Zhi memegang pedangnya erat, ingin sekali rasanya ia menebas Lin Yuhua untuk memberinya pelajaran karena telah menyakiti Liu Zixia tapi di lain sisi Ling Zhi juga terkenang masa lalu di mana Lin Yuhua yang kekuatannya di atas mereka rela mati demi Liu Zixia padahal kekuatan miliknya di atas mereka.


"Aku hanya tidak ingin kalian tahu, tapi aku tidak menyangka kalau ruang ini menyimpan aura kita semua. Aku juga lupa, kalau aura yang kita miliki berbeda satu sama lain." Lin Yuhua berbicara secara jujur.


Lelah berdiri, Lin Yuhua mencari pohon untuk duduk dan bersandar dengan nyaman di sana menunggu keduanya selesai berbicara.


"Kenapa? Oh, apakah kalian berdua berniat menentangku? Yakin? Apa kalian mampu mengalahkan diriku?" ejek Lin Yuhua dengan cemoohan yang terlihat jelas.


Lin Yuhua menyunggingkan senyuman percaya diri yang langsung melemahkan semangat milik Ling Zhi dan Long Ze.


"Kau menang! Kami tidak akan pernah menang melawan dirimu sejak dulu. Apalagi sekarang aku dengar ada darah iblis di tubuhmu, aku yakin akan satu hal. Karena penyatuan kalian darah iblis di tubuh Liu Zixia juga diaktifkan bukan?" tanya Ling Zhi yakin penuh percaya diri.


Lin Yuhua terkekeh, ia meluruskan punggungnya dengan kaki bergoyang, Lin Yuhua menatap keduanya sebelum berkata dengan santai. "Hehehe kalian memang yang terbaik, aku tentu saja harus memanfaatkan cara apapun untuk mengikat dirinya bersamaku. Aku tidak akan melepas dirinya lagi."


Lin Yuhua mengenang kejadian masa lalu, dimana dia mengalah dan membiarkan Liu Zixia bertapa ke gua yang menyebabkan kematian mereka semua. Padahal saat itu dia bisa bersikeras menghalangi niat Liu Zixia untuk ke sana.


"Kalau kami tidak mengetahui auramu, apakah kau akan terus membohongi kami?" Long Ze bertanya dengan rasa ingin tahu yang mendalam.


Long Ze melompat ke ranting pohon yang tidak jauh dari Lin Yuhua, ia duduk menjuntai mencoba mengenang masa lalu. Kejadian ini juga pernah dulu, di mana mereka melihat Liu Zixia berlatih pedang sembari mencari binatang buas untuk di makan.


Mereka duduk di atas pohon menunggu Liu Zixia menangkap mangsa.