
Hari beranjak waktu berlalu dengan cepat tidak terasa Liu Zixia yang dibantu oleh Ru Ansan dan yang lainnya mencapai puncak menengah bumi dengan cepat.
Nb : 1, puncak dasar bumi ada tujuh tingkat
Puncak menengah bumi ada tujuh tingkat.
Puncak akhir bumi ada tujuh tingkat.
Puncak surgawi ada tingkat
Puncak abadi ada tiga tingkat.
Hari ini mereka berencana untuk melanjutkan perjalanan kembali tanpa membawa prajurit ataupun pelayan.
Liu Zixia merasa terganggu dengan membawa pelayan bersama mereka sebab suaminya suka bertindak tanpa memikirkan orang lain sekarang.
"Apakah kita benar-benar bisa menemukan dia di sana?" tanya Liu Zixia penasaran. Kali ini mereka akan terbang tanpa beristirahat sama sekali untuk menuju Lembah Keabadian.
Lembah Keabadian dipercaya memiliki ratusan tanaman obat-obatan dan juga tanaman racun di sana namun tujuan utama mereka saat ini bukan untuk mencari hal itu melainkan untuk mencari seorang pria buta yang sangat pintar dalam mengolah qi.
"Kita pasti bisa menemukannya. Kau tidak perlu khawatir sama sekali." Ling Zhi menepuk kepala Liu Zixia dengan kasih sayang sebelum kembali bersisian terbang bersama Ye Lian.
"Berhenti!" Sebuah suara keras menghentikan mereka semua.
"Sekte Hitam," ujar Lin Yuhua yang saat ini menyamar sebagai Lin Yu.
"Jadi mereka sekte sesat itu? Baguslah, aku memang ingin menghajar mereka sejak lama." Long Ze terbang di depan dengan wajah jelek penuh kemarahan.
"Tunggu!" Ye Lian menghentikan Long Ze cepat dengan cara terbang ke sisinya.
"Ada apa lagi? Aku sangat ingin menghabisi mereka semua saat ini." Long Ze terlihat kesal dengan wajah mencebik tidak suka.
"Biarkan Liu Zixia yang bertarung! Kita tidak mungkin bisa melindunginya terus-menerus. Akan ada saat di mana dia tidak bersama kita," ujar Ye Lian dengan senyuman.
"Ya, lagipula kekuatan mereka semua jauh di bawah Liu Zixia." Lin Yuhua juga ikut berbicara. Melihat semua orang ingin Liu Zixia yang bertarung akhirnya Long Ze terbang kembali ke posisi awalnya tadi.
"Majulah! Kau bisa mengalahkan mereka, lagipula mereka hanya berempat kok!" ujar Lin Yuhua meremehkan membuat para Sekte Hitam itu geram.
Segera Liu Zixia mengeluarkan pedang salju miliknya dan melesat ke depan. Cahaya putih yang mengelilingi Liu Zixia membuat keempat orang itu langsung bergerak mundur.
"Heh, hanya seorang wanita apa kau pikir bisa mengalahkan kami!" ejek salah satu dari keempat orang di depan.
"Cih, kalian mendapatkan kekuatan hanya dengan bantuan menghisap intisari wanita muda saja bangga. Qi milikku sangat murni berbanding terbalik dengan qi milik kalian yang kotor." Liu Zixia tersenyum mencemooh sebelum terbang jauh dan memukul mundur orang-orang yang menghadang mereka.
"Pelatihan apa yang kau jalani? Bukankah kau saat itu tidak bisa menyerap qi?" Salah satu dari keempat orang itu benar-benar terkejut saat melihat dirinya dihajar habis-habisan oleh Liu Zixia.
Liu Zixia berhenti berbicara dan terus menyerang tanpa henti. Satu-persatu pedangnya melayang mengenai anggota tubuh si penyerang.
Sekte Hitam saat ini tengah menjamur dan banyak wanita muda yang menjadi korban, Orangtua banyak yang memasukkan anak-anaknya ke berbagai perguruan padahal umur mereka belum mencukupi sama sekali.