
Ketukan di pintu menganggu kemesraan Yu Zixia dan Ye Lian. Ye Lian mencebik kesal ketika melihat Yu Zixia tertawa senang melihat kegiatan mereka terganggu.
Ye Lian berjalan beberapa langkah dari tempat tidur menuju pintu dan melihat seorang pria dengan dua wanita sedang membawa nampan yang berisi beberapa makanan.
Ye Lian mempersilahkan mereka masuk dan meletakkan semua makanan itu di atas meja sebelum ketiganya pergi meninggalkan kamar.
"Ayo makan!" ajak Ye Lian dengan suara pelan dan lembut pada Yu Zixia.
Yu Zixia mengangguk sebelum melangkah dengan cepat ke arah meja kecil yang memang disediakan di dalam kamar itu.
Mereka makan dalam diam dan terkadang akan saling menyuapi satu sama lain.
"Aku kenyang!" seru Yu Zixia senang sembari memegang perut kecilnya ketika ia berhasil menghabiskan makanan yang tadi ada di atas meja.
"Kau makan banyak sekali jadi, wajar saja kalau perut kecilmu ini membengkak dan untung saja dia tidak meletus." Ye Lian menyindir Yu Zixia tapi di bibirnya mengatakan hal lain.
"Biarkan saja jadi kau punya kesempatan mencari wanita lain," tukas Yu Zixia meninggalkan meja makan menuju ke arah tempat tidur.
"Aku tidak ingin mencari wanita lain, aku hanya ingin dirimu seorang. Menurutmu aku harus bagaimana?" goda Ye Lian.
Yu Zixia tidak ambil pusing ucapan Ye Lian setelahnya.
Esoknya mereka kembali berlayar meninggalkan tempat itu menuju tempat yang mereka inginkan.
Lima hari perjalanan mereka sampai di sebuah kerajaan yang nampak maju dan makmur.
"Kau lihat sayang!" tunjuk Ye Lian pada orang-orang yang berlalu lalang di jalanan yang mereka lalui.
"Kenapa?" tanya Yu Zixia bingung. Yu Zixia hanya melihat beberapa orang dengan pakaian yang sama berjalan melewati mereka dengan tanaman obat di punggungnya.
"Nampaknya mereka adalah para pembuat pil dan juga cairan obat-obatan." Ye Lian nampak begitu antusias dan penuh semangat.
Namun berbeda dengan Yu Zixia yang bisa mengobati dan meracuni orang lain hal itu adalah hal yang biasa baginya.
"Tidak ada yang spesial," jawab Yu Zixia enteng sembari terus berjalan ke pusat keramaian yang ternyata menuju ke sebuah pasar di sana.
"Obat-obatan di sini mahal juga ternyata padahal, aku hanya membuang-buang obat seperti itu seenaknya." Yu Zixia memerhatikan kegiatan yang dilakukan orang-orang di pasar itu.
Rata-rata dari mereka adalah menjual obat ataupun bahan pembuatannya dengan harga selangit.
"Wah, nampaknya nona dan tuan ini tidak berasal dari sini ya?" Suara seorang laki-laki yang bertanya dari belakang mereka menghentikan langkah Yu Zixia dan Ye Lian.
Yu Zixia melihat ke belakang dengan seksama, di belakang mereka ada seorang pria tampan dengan pakaian bagus seperti bangsawan dengan beberapa orang mengikutinya.
"Ya, maafkan kami jika salah bicara tapi di tempat kami harga obat yang dijual di sini memang terbilang murah dan bukan apa-apa bagi kami." Yu Zixia menunduk sedikit memberi hormat.
"Tidak apa-apa, kalau boleh tahu kalian berasal dari mana?" tanya pria tampan itu lagi dengan lembut.
Pria itu memainkan kipas lipat di tangannya dengan santai dan tenang seolah-olah dia tidak mengambil dan mementingkan ucapan Yu Zixia sama sekali.