
Liu Zixia akhirnya terbang berbalik menuju penginapan tempatnya tinggal, sesampai di sana Liu Zixia langsung mencari keberadaan Liu Zhong yang tadi perintahkan untuk menjaga Lin Yuhua dan Ling Zhi.
"Kau sudah kembali?" tanya Lin Yuhua dengan binar bahagia.
Mata Lin Yuhua bersinar cerah saat menemukan keberadaan istrinya yang sejak pagi telah menghilang.
"Hem, bantu aku menindas keluarga Ruan!" pinta Liu Zixia dengan nada memerintah.
Liu Zixia memperhatikan reaksi Lin Yuhua karena bagaimanapun Ruan Zu adalah bagian dari keluarga Ruan. Dari namanya saja sudah jelas kalau Ruan Zu adalah bagian dari mereka. Lagipula hanya satu keluarga yang menyandang nama Ruan di kerajaan ini.
"Bagaimana kau ingin aku menindas mereka? Menghancurkan usaha mereka, memecat mereka dari pemerintahan atau mengusir mereka?" tanya Lin Yuhua tanpa merubah mimik wajah sama sekali.
Liu Zixia menghembuskan nafas lega saat melihat tanggapan Lin Yuhua, "terserah kau saja, kalau bisa masukkan mereka ke dalam penjara atas kejahatan yang telah mereka lakukan. Tahan lelaki semuanya di penjara selama mungkin, sedangkan perempuan dan anak-anak jual turunkan pangkatnya menjadi budak. Oh satu lagi, aku juga ingin hal yang sama terjadi juga pada keluarga Bai."
Binar kebencian menyala-nyala di mata indah Liu Zixia, apapun yang menyangkut Ruan Zu dan Bai Yan harus mendapatkan ganjaran yang setimpal. Lin Yuhua mengangguk senang, wajah tampannya semakin terlihat menggoda saat ada senyuman tercetak di sana.
Ling Zhi di lain sisi menjadi cemberut, ia juga ingin kekuasaan yang sama seperti Lin Yuhua hingga Liu Zixia akan meminta bantuan padanya.
"Dia mengatakan padaku kalau kita adalah keluarga hingga aku harus berbuat baik pada mereka dan tidak membalas dendam. Enak saja, saat aku diberi racun, disiksa dan dilukai oleh Bai Yan kenapa dia mengatakan kalau kita keluarga." Kemarahan Liu Zixia terpampang jelas hingga membuat Ling Zhi mengernyit tidak suka.
Apalagi saat Ling Zhi mendengar apa yang sudah dilakukan keluarga Liu terhadap Liu Zixia.
"Apa kau tahu, Kak? Bai Yan berharap salah satu anaknya bisa memasuki perguruan Lembah Cahaya, dia juga mengatakan kalau Bai Za lebih baik darimu. Mereka menganiaya dirimu karena menurut Bai Za kau itu hanya murid yang tidak penting dari perguruan Lembah Cahaya." Liu Zixia menjelaskan.
Tujuan Liu Zixia mengatakan itu semua agar Liu Zhong bisa bersiap menerima kemungkinan buruk yang akan terjadi. Liu Zhong mengepalkan tangan karena menahan marah, wajah tampannya terdistorsi memperlihatkan kebencian serta kekecewaan akibat perbedaan kasih sayang yang mereka terima dari Liu Zhang.
"Bagi pria yang kau sebut Ayah itu, Kak kita bukanlah apa-apa dibandingkan dengan anak-anak Bai Yan. Bahkan jika kita mati mereka tidak akan bersikap peduli sama sekali dengan kita, jadi buang harapanmu jauh-jauh." Setelah mengatakan semua itu Liu Zixia beralih pergi menuju ke kamarnya dengan langkah cepat.
Liu Zhong ingin mengejar untuk menjelaskan, tapi langkahnya dihentikan oleh Lin Yuhua dan juga Ling Zhi. Keduanya menggelengkan kepala, Liu Zhong melihat ke arah Liu Zixia pergi dengan rasa bersalah.
Lin Yuhua membunyikan peluit, seekor elang jantan turun dari langit dan hinggap di tangan Lin Yuhua. Lin Yuhua menggosok kepala elang, setelah itu ia menuliskan sebuah surat dan mengikat dengan tali pada kaki elang itu agar surat itu disampaikan pada Lin Yunzia yang akan menikah.