
Ling Zhi mengangguk sebagai persetujuan tanda mengerti dengan perintah yang diberikan Lin Yuhua. Dengan cekatan Ling Zhi menyerang orang-orang itu, otot tubuhnya yang lama kaku karena tidak bertarung mulai terasa lemas hingga api mulai berkobar di dalam hatinya.
Ling Zhi menyerang satu-persatu dari mereka menggunakan pedangnya, Lin Yuhua di sisi lain juga membentuk pedang menggunakan kekuatannya lalu mulai menyerang musuh meski kekuatan miliknya tidak sekuat biasanya. Ke-duanya saling menjaga satu sama lain, ketika Lin Yuhua lengah karena menyelamatkan Ling Zhi sebuah serangan mengenai tangan kanannya hingga darah menetes semakin cepat.
"Kau harus kembali terlebih dahulu, minta bantuan yang lain. Untuk sementara aku masih bisa mencegah mereka kabur dari sini," teriak Ling Zhi dengan suara keras saat Lin Yuhua mendapatkan luka tambahan lagi.
Lin Yuhua terlihat ragu, dia melihat pada musuh lalu melihat lagi pada Ling Zhi yang masih sibuk bertarung. Merasa menjadi beban Lin Yuhua terbang kembali ke arah kereta memanggil Long Ze untuk bergabung dalam pertempuran.
Musuh yang merasa akan menang melihat lawan mereka terluka merasa gembira bukan main, beberapa dari mereka ikut mengejar Lin Yuhua berniat membunuh Lin Yuhua. Lin Yuhua menggunakan kekuatan iblisnya untuk sampai di kereta, ia langsung masuk ke dalam kereta lalu menghilang ke dalam ruang milik Liu Zixia.
Ru Ansan yang mencium bau darah langsung sampai di tempat Lin Yuhua terjatuh, ia membawa Lin Yuhua ke kamar yang ada di dalam ruang memberi pengobatan untuk menghentikan darah Lin Yuhua ke luar.
"Tolong panggilkan Long Ze dan Ye Lian ke mari. Aku butuh bantuan mereka untuk menghadapi musuh." Lin Yuhua meminta dengan suara lemah.
Ru Ansan mengangguk dalam sekejap mata Long Ze dan Ye Lian muncul di depan Lin Yuhua dalam keadaan mulut terbuka lebar.
"Bantu Ling Zhi di luar! Mereka adalah murid Sekte Hitam, aku meninggalkan Liu Zixia di luar sedang tidur. Kalau dia tahu aku terluka dia akan marah, jangan beritahu dia tentang situasi yang aku alami." Lin Yuhua memberi perintah. "Tolong keluarkan mereka dari sini!" pinta Lin Yuhua pada Ru Ansan.
Ru Ansan tanpa banyak bicara langsung mengeluarkan Long Ze dan Ye Lian dari dalam ruang. Setelah kepergian ke-duanya Ru Ansan mengobati Lin Yuhua yang ternyata mengalami luka dalam.
"Kenapa kau menggunakan kekuatan iblismu? Kau tahu bukan kalau kekuatan itu tidak bisa digunakan untuk sementara?" tanya Ru Ansan kesal.
Dia juga berada di titik lemahnya hingga menyebabkan musuh mendapatkan kesempatan melukainya.
"Musuh semakin kuat, aku takut jika Ru Ansan mendapatkan kesempatan ke benua atas makan musuh juga akan memiliki kekuatan lebih. Tampaknya aku harus berlatih di dalam ruang lebih giat lagi agar kekuatanku meningkat sehingga aku bisa menjaga Liu Zixia dengan baik." Lin Yuhua memandang jauh ke depan.
Kesedihan di matanya dapat menjelaskan kalau dia mengingat masa lalu mereka yang menyakitkan. Ru Ansan tidak menjawab ataupun marah lagi, setelah mengobati Lin Yuhua Ru Ansan menghilang dari sana.
"Hei bukankah kau bisa meninggalkan ruang ini sekarang? Kenapa kau tidak ke luar sementara sekaligus membantu diriku menjaga Liu Zixia selama aku tidak ada. Kau kan pintar membuat racun jadi aku tidak perlu khawatir tentang keselamatan Liu Zixia lagi." Lin Yuhua berbicara dengan lembut, dia tahu Ru Ansan pasti bisa mendengar apa yang dikatakannya.
"Tidak ada pria tampan di luar, Zixia enak ditemani suaminya kalau aku, aku hanya akan mendapatkan makanan anjing setiap hari karena melihat kemesraannya." Ru Ansan menjawab dengan cepat menolak ide yang diberikan oleh Lin Yuhua.
NB. makanan anjing istilah China dalam melihat pasangan romantis di depan mata.
"Kau bisa mencari pria tampan juga di sana, dia akan pergi ke desa kau bebas menggoda laki-laki yang kau suka nanti," bujuk Lin Yuhua lagi dengan santai.
"Benarkah?" tanya Ru Ansan yang tergoda oleh kata-kata pria tampan yang disebutkan Lin Yuhua.
"Tentu saja, aku bersumpah kalau kau akan menemukan pria tampan jika kau pergi ke desa menemani Liu Zixia."