
Ling Zhi tidak melakukan hal yang sama seperti ke-duanya, dia malah mengeluarkan pedang mengunakan kekuatannya untuk menebas pohon yang diduduki Lin Yuhua dan Long Ze.
"Hei kau jangan nakal!" teriak Long Ze kesal.
Di antara mereka bertujuh, memang Ling Zhi yang paling tidak berakhlak karena terbilang masih kecil. Setiap kali tidak mendapatkan apa yang diinginkannya, Ling Zhi pasti akan melakukan berbagai cara nakal. Terkadang tidak ada yang bisa membalas kelakuan Ling Zhi sebab Liu Zixia selalu melindungi dirinya.
"Aku hanya ingin mencoba saja, Ru Ansan mengatakan setiap pohon yang ditebang akan tumbuh kembali dengan ukuran yang sama. Kalau dipikir-pikir, ruang ini berbeda dengan ruang Liu Zixia dulu. Ya kan?" tanya Ling Zhi asal tapi tangannya tidak berhenti menebas pohon.
Lin Yuhua dan Long Ze berpindah pohon, ke-duanya mengeluarkan kekuatan menjadi bola kecil melempar itu ke arah Ling Zhi dengan tujuan mengganggu aksinya.
"Ya, dulu kita tidak bisa masuk. Hanya kesadaran kita yang bisa itupun hanya bertahan sebentar, aku tidak pernah mengira kalau Liu Zixia akan mengurung aura kita di sini." Long Ze menjawab.
Matanya dipenuhi cinta yang begitu luar biasa, Long Ze duduk bersandar menikmati angin yang sejuk di dalam ruang. Angin di sini dipenuhi energi yang membuat tubuhnya terasa santai dan tenang.
"Aku rasa Ruan Zu tidak tahu kalau ruang ini tetap ada bersama Liu Zixia. Aku penasaran dengan reaksi wanita iblis itu." Ling Zhi akhirnya berhenti setelah pohon itu tidak mau roboh padahal sudah setengah batangnya tertebas.
"Aku rasa dia mengetahui ruang Liu Zixia, aku melihat ia memakai kalung giok yang sama dengan yang dimiliki Liu Zixia terakhir kali. Mungkin dia berpikir kalung giok itulah tempat ruang Liu Zixia. Aku juga awalnya berpikir seperti itu." Lin Yuhua menjawab dengan jujur.
Kalung itu juga penyebab Lin Yuhua tertipu oleh penampilan Ruan Zu, Lin Yuhua mengepalkan tangan mengingat dendam dari beberapa kali kehidupan yang harus dibalas.
"Dia memang masih hidup, tapi kalian jangan khawatir! Sekte Hitam dan Ruan Zu sedang diburu, cepat atau lambat kita akan menemukan mereka dan membalas dendam. Kali ini akan kupastikan kalau Ruan Zu tidak bisa hidup kembali," ujar Lin Yuhua.
Lin Yuhua melihat jauh ke depan, perubahan ini tampaknya tidak akan baik. Lin Yuhua merasa ada sesuatu yang besar akan terjadi di masa depan.
"Ayo kembali!" ajak Ling Zhi saat ia mulai merasa lelah.
"Hmmm, ayo kembali! Kita harus mencari semua saudara kita yang lain. Aku merasa ada kejadian besar di masa depan, setidaknya bersama lebih baik." Long Ze menimpali.
Ke-tiganya terbang kembali ke tempat Liu Zixia, sesampainya di sana mereka menemukan Liu Zixia tengah keluar dari sebuah kamar yang masih terkunci.
"Darimana kalian bertiga?" Heran melihat keakraban dan suasana yang berubah di antara ke-tiganya Liu Zixia melontarkan pertanyaan.
"Kami baru saja selesai berlatih. Apa yang kau lakukan di dalam sana?" Ling Zhi melontarkan pertanyaan sembari meraih tubuh Liu Zixia ke dalam dekapannya.
Aroma harum dari tubuh Liu Zixia membuat Ling Zhi merasa tenang dan damai.