
Zixia malam itu tidak tidur dengan nyenyak karena suara pertempuran yang semakin keras juga karena rasa marah serta kebenciannya terhadap Ruan Zu juga meningkat. Zixia baru bisa tertidur setelah telinganya ditutup rapat oleh Lin Yuhua, pagi-pagi sekali Zixia juga sudah bangun.
Dia ikut He Yidu ke istana untuk membantu menyiapkan pengiriman keluarga istana, setelah mereka memasuki mantra khusus milik naga Lin Yuhua para keluarga istana sudah tidak terlihat lagi. Karena naga itu hanya bisa membawa 100 orang saja setiap kali pindah maka mereka yang belum bisa dikirim terpaksa menunggu di aula istana.
Di antara banyaknya orang yang akan dipindahkan, tempat perlindungan dinominasi oleh wanita hamil dan anak-anak. Para wanita terlihat takut, mereka saling memeluk satu sama lain sedangkan anak-anak di sana bermain dengan sesama mereka.
Tidak butuh waktu setengah jam, naga itu telah kembali namun kali ini dia tidak datang sendiri melainkan bersama kupu-kupu ungu yang dulu membawakan kabar untuk Yuhua. Yuhua yang sudah lama tidak melihat binatang kontraknya itu tampak heran, dia berjalan mendekat ke arah binatang kontraknya itu lalu mengusapnya perlahan hingga binatang kontraknya berubah menjadi perempuan remaja yang tampak centil.
"Kau ke sini? Bukankah kau mengatakan tidak ingin terlibat dengan urusan Benua ini?" tanya Yuhua diselipi cemoohaan.
Si centil hanya tertawa, dia menggaruk lehernya yang tidak gatal lalu berbisik pada Yuhua dengan suara sangat pelan. Yuhua yang mendengar pengakuan binantang kontraknya hanya bisa menggelengkan kepala.
"Kau memiliki mantra pemindahan kan? Gunakan mantra itu untuk memindahkan para wanita yang ada di sini," perintah Yuhua ketika dia berhasil mengingat sesuatu.
Segera sebuah lingkaran muncul di tengah-tengah aula, lingkaran berwarna ungu itu makin lama makin membesar seiring bertambahnya waktu hingga bisa membuat berpuluh-puluh orang masuk ke dalam lingkaran itu secara bersamaan.
"Cepatlah suruh mereka masuk, lingkaran ini hanya sampai di perbatasan Benua Bawah jadi dari sana mereka harus langsung masuk ke dalam wilayah Benua Bawah. Untuk berjaga-jaga kirim mereka berdua agar bisa melindungi mereka selama perpindahan.
Yuhua langsung memberi perintah, naga He Yidu serta naga Lin Yuhua langsung masuk ke dalam lingkaran. Ketika sampai di perbatasan Benua Bawah mereka langsung membaca mantra agar iblis tidak bisa mendekat, para pengungsi langsung masuk menyelamatkan diri.
Mereka berbondong-bondong melarikan diri meninggalkan Benua Atas, setelah ruangan kosong Yuhua berjalan ke luar untuk memerintahkan laki-laki yang tidak ikut berperang masuk juga ke dalam lingkaran perpindahan. Segera Benua Atas mulai kosong tidak berpenghuni yang tersisa hanya mereka yang ikut berperang saja, Zixia tampak puas dengan semua ini. Bahkan pengungsi di luar juga telah dikirim ke Benua Bawah termasuk keluarga Liu dan keluarga Du, tentara yang tersisa menghembuskan napas lega saat melihat mereka tidak perlu memikirkan orang-orang di dalam Benua Atas yang perlu mereka jaga.
Mereka yang terluka juga telah dikirim ke Benua Bawah untuk menyembuhkan diri. Zixia melihat rumah-rumah yang kosong serta jalanan yang sepi, keheningan di Benua Atas tampak menakutkan, setelah memastikan tidak ada lagi yang perlu dikirim dua naga itu ke luar lagi dari lingkaran. Perlahan lingkaran ungu menghilang di udara tipis menyisakan jejak dingin, Zixia menepuk tangan lalu pergi ke kediaman He Yidu untuk beristirahat menunggu serangan Ruan Zu.