
"Besok kau sebarkan berita diluar sana katakan bahwa Permaisuri kerajaan Yuhuan memakai sihir untuk mengikat Kaisar di sisinya." Ruan Zu memberikan beberapa keing uang kepada pelayan yang ada sudah melayaninya selama ini.
"Kau harus benar-benar menyebarkan berita itu tanpa membiarkan orang lain tau bahwa aku dibalik semua ini," titah Ruan Zu dengan penuh penekanan.
Pelayan itu mengangguk dan melangkah pergi secara diam-diam tapi tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mengawasi kepergian pelayan itu.
Lin Yunzia yang tak sengaja lewat di sana mendengar semua perintah Ruan Zu kepada pelayannya.
Kesal karena terus membuat masalah untuk Yu Zixia selama ini, Lin Yunzia memilih menculik pelayan itu dan membawanya ke ruang belajar Lin Yuhua.
Dengan kekuatan yang dimilikinya Lin Yunzia membuat pelayan itu pingsan dan terikat.
"Berani menghancurkan Yu Zixia lagi kau memang pantas mati Ruan Zu," ucap Lin Yunzia dengan kilatan kejam di matanya.
"Li satu!" panggil Lin Yunzia keras, tidak lama muncul sekelebat bayangan yang ternyata adalah seorang prajurit dengan pakaian serba hitam.
"Sebarkan berita kalau Ruan Zu bisa memasuki istana ini karena berbohong dan menggunakan sihir hitam, katakan juga bahwa dia juga yang telah menyebarkan fitnah pada Permaisuri Yuhuan yang terdahulu sehingga menyebabkan keluarganya di hukum mati semua." Lin Yunzia memberi perintah.
Wajahnya berubah kejam dan penuh dengan kemurkaan yang membuat seluruh bulu kuduk pria berbaju hitam berdiri.
"Baik, Yang Mulia!" jawab pria itu cepat dan menghilang seperti tidak pernah ada di sana.
'Aku ingin sekali membunuhmu dengan tanganku Ruan Zu tapi aku tidak mau tanganku menjadi kotor oleh darahmu yang penuh dosa itu,' batin Lin Yunzia.
Paginya ketika Lin Yuhua memasuki ruang belajar ia melihat seorang pelayan yang terikat dengan tulisan yang menempel di tubuhnya.
Wanita ini ingin menghancurkan Yu Zixia kembali aku sudah mengambil tindakan dan jangan salahkan aku karena berlaku kejam seperti ini.
Begitulah isi surat yang ditinggalkan Lin Yunzia tapi yang membuat Lin Yuhua heran adalah tulisan besar di wajah dan pipi pelayan itu.
Di sana tertulis bahwa aku ingin menggunakan gosip dan berita tentang sihir lagi untuk memfitnah.
"Aku harus mencegahnya!" Lin Yuhua ingin pergi namun langkahnya terhenti, ia merasa bimbang dan ragu.
Kalau ia pergi maka ia akan menerima kebencian yang semakin tidak bisa dihapuskan dari hati Yu Zixia tetapi jika ia tidak pergi maka Ruan Zu dan keluarganya akan merasa malu.
Dia masih ragu apakah Ruan Zu adalah wanita yang pernah menjadi kekasihnya di kehidupan yang terdahulu.
"Kau yakin ingin pergi menyelamatkannya?" Sebuah suara yang sangat dikenal oleh Lin Yuhua membuatnya menaikkan sebelah alis.
"Jika kau pergi maka bersiaplah untuk kehilangan Yu Zixia sekali lagi," ancam suara itu dengan suara keras yang membuat Lin Yuhua mengeram marah.
"Tapi aku harus melindungi Ruan Zu sampai hatiku merasa yakin kalau dia bukanlah kekasihku yang dahulu," tolak Lin Yuhua dengan suara penuh percaya diri.
"Terserah kau saja, aku sudah memberimu pilihan tergantung kau mau melakukannya atau tidak." Suara itu menghilang bersamaan dengan Lin Yuhua yang memilih untuk pergi ke kediaman Ruan Zu guna menyembunyikan dari amarah rakyat.