
"Itu tidak akan mungkin terjadi! Dulu, dia memiliki semua kebutuhan untuk menjadi sempurna dan kuat tapi sekarang dia tidak punya itu semua." Pria itu tersenyum dengan wajah percaya diri.
"Apa maksudmu?" tanya Ruan Zu dengan wajah penasarannya. Ruan Zu berhenti menyerang pria itu dengan segera.
Kipas lipat di tangannya juga ditutup kembali dan dia menyembunyikan kipas itu di dalam lengan bajunya yang lebar.
"Kau bisa yakin padaku! Dia tidak akan bisa menjadi seperti dulu lagi karena di sini tidak ada qi murni yang bisa ia serap." Pria itu berkata tanpa keraguan sedikitpun sebab dia sendiri juga kesusahan dalam mencapai tingkatan selanjutnya.
"Ya, itu semua memang benar! Aku sendiri hanya bisa mencapai tahap dasar tingkat lima." Ruan Zu berbicara dengan wajah menunjukkan kesedihan.
"Dulu aku bisa mencapai tahap surgawi tingkat tiga dan menipu semua orang untuk membunuh Ruan Zu yang merupakan tingkat alam dewa." Ruan Zu mengingat kesedihan yang dialaminya yang sekarang.
"Maka dari itu aku yakin dia pasti tidak akan bisa mendapatkan tingkatan apapun dengan tubuhnya yang lemah itu." Pria itu mengangguk dengan wajah penuh keyakinan.
Di sisi lain Liu Zixia mengajak Ye Lian dan Ling Zhi untuk mencoba masuk ke dalam ruang miliknya. Saat ini dia hanya ingin mencoba apakah bisa mengajak orang lain ke sana.
Sembari memejamkan mata secara bersamaan Liu Zixia berdiri sembari berpegangan tangan.
"Aku ingin masuk!" bisik Liu Zixia lembut nyaris tak terdengar.
Setelah kata-kata itu berhasil ia ucapkan segera ketiganya menghilang dan tidak lagi terlihat di dalam kamar itu.
Ketika ke-tiganya membuka mata kembali, mereka sudah berada di sebuah tempat yang aneh masih dalam keadaan berpegangan tangan seperti tadi.
"Ini di mana?" tanya Ling Zhi nampak penasaran.
Wajah kagum dengan raut berseri-seri menambah ketampanannya saat ini.
"Ternyata memang bisa membawa orang lain ke dalam ruang ini." Liu Zixia terlihat senang. Dia menarik tangan Ling Zhi menuju ke pusat ruangan dimensi.
Nampak di sana seorang anak kecil tengah mencoba sebuah alat aneh.
"Eh, sejak kapan ada anak kecil di dalam sini? Di mana Ru Ansan?" Liu Zixia bertanya tanpa sadar.
Ia mengedarkan pandangannya ke segala arah untuk mencari burung lucunya yang telah bertumbuh sedikit besar.
"Aku sudah bisa berubah menjadi anak kecil!" Ru Ansan menjawab sembari memutar matanya malas.
"Mungkin kau tidak menyadarinya sama sekali, setiap kali kekuatanmu meningkat maka ruang dan aku juga akan bertumbuh sesuai levelmu dan mungkin kau juga tidak menyadarinya." Ru Ansan berhenti berbicara saat melihat Ling Zhi mulai membuka buku-buku pengobatan miliknya.
"Kalian berdua bertapalah menyerap qi murni di bawah pohon sana! Kekuatan kalian akan mengalami peningkatan jika bertapa di sana." Ru Ansan menunjuk ke arah pohon yang terlihat aneh di bagian lain terakhir kali Liu Zixia masuk belum ada.
Pohon itu di atasnya terlihat lebar dan teduh, ada beberapa buah aneh di atasnya yang terlihat seperti rupa hewan.
Segera Ling Zhi dan Ye Lian mematuhi ucapan Ru Ansan dan duduk dalam posisi semedi di bawah pohon aneh itu.
Segera qi murni mengelilingi keduanya menyebabkan cahaya hijau dan biru mengelilingi ke-duanya dengan aura tipis.
"Kegiatan yang kau lakukan dengan Lin Yuhua terakhir kali adalah pelatihan ganda saat itu dia mengeluarkan qi biru murni dan kau serap di dalam tubuhmu dan tubuhnya juga menyerap aliran energi yang keluar dari tubuhmu." Ru Ansan menjelaskan.
"Apakah wujudmu yang dahulu memang sekecil ini?" tanya Liu Zixia penasaran seperti mengalihkan pembicaraan.
"Tidak, aku seperti ini karena kekuatan yang kau miliki masih sedikit. Itu sebabnya, aku hanya bisa berubah sampai tahap seperti ini." Ru Ansan melirik tubuhnya sebelum kembali melanjutkan apa yang tadi dikerjakannya.
"Kalau kau ingin menyerap qi murni kembali. Mandilah di air itu terlebih dahulu," tunjuk Ru Ansan pada air terjun yang ada di sebelah pohon tempat dua suaminya bersemedi.