
Ketiga pria itu akhirnya menyerah dan kembali pada pekerjaan masing-masing. Ye Lian yang kembali menyerap Qi agar bisa meningkatkan kekuatan. Long Ze pada bulu kedokteran yang ada di dalam ruang dan Ling Zhi dengan buku tentang alat bertarung.
Di desa tempat Liu Zixia berasal sedang terjadi kekacauan, Liu Zhong yang diminta untuk pulang sedang disiksa habis-habisan oleh orangtuanya karena mereka menginginkan keberadaan Liu Zixia.
"Katakan di mana adikmu yang durhaka itu? Aku akan menikahkan dirinya dengan pria pilihan Ibumu." Pria tua yang menjadi ayah Liu Zixia dalam kehidupan ini tengah menyiksa Liu Zhong sadis.
"Aku tidak tahu! Kami berpisah setelah aku memasuki perguruan Lembah Cahaya," tolak Liu Zhong keras. "Ayah, kau bisa mendapatkan masalah jika menyakiti diriku, aku adalah murid terbaik di Lembah Cahaya dan aku mendapatkan jaminan guruku. Jika hal buruk terjadi padaku maka keluarga yang kau jaga ini tidak akan baik-baik saja."
Liu Zhong menolak keras, ia bertahan dari rasa sakit akibat kekerasan yang diberikan oleh Liu Zhang padanya. Istri baru ayahnya menonton di samping dengan senyuman bahagia, ia yang merencanakan semua ini dengan harapan Liu Zhong mati di tangan Liu Zhang. Namun mendengar kata-kata Liu Zhong ia juga sedikit takut dan menyerah.
"Suamiku hentikan! Kita gunakan saja cara yang sama untuk menarik Liu Zixia kemari, kita sebarkan berita tentang Ibu mereka yang kau bawa kembali ke kediaman ini dengan begitu Liu Zixia akan datang. Bukankah dia sangat mencintai ibunya," hasut wanita itu dengan bisikan lembut.
Liu Zhang yang mendengar penuturan wanita tercintanya tersenyum senang. Ia mengangguk patuh, menghentikan penyiksaan demi penyiksaan yang tadi ia berikan pada Liu Zhong.
Mereka ke luar dari gudang sembari berpegangan tangan seperti remaja yang baru jatuh cinta. "Kalian bawa Tuan Muda ke kamarnya, berikan ia perawatan terbaik. Dia adalah murid Lembah Cahaya dan kita harus berhati-hati."
Di sisi lain, Liu Zixia baru saja ke luar dari kamar Lin Yuhua dengan pakaian rapi. Dia muncul di pondok agar mereka kembali ke kerajaan Yuhuan sebab Lin Yunzia akan menikah dan bersedia menjadi kaisar selanjutnya.
"Kumpulkan peralatan kalian, kita akan pergi ke kerajaan Yuhuan. Tidak perlu membawa banyak hal, karena sesekali kita akan kembali berlatih di sini," pesan Liu Zixia pada pengawal dan pelayan yang sedang sibuk pada tugas masing-masing.
Esok harinya, mereka bergerak menuju kerajaan Lin Yuhua untuk menghadiri upacara pernikahan Lin Yunzia dengan wanita yang ia cintai. Lin Yuhua rencananya akan menggunakan topeng agar identitas miliknya tidak diketahui oleh orang lain.
Mereka tiba tepat waktu di kerajaan Yuhuan, di sana para pelayan tengah menghias istana dengan sebaik mungkin. Lin Yuhua membawa rombongannya menuju kediaman khusus yang disediakan Lin Yunzia untuk mereka.
"Kenapa kita kembali ke sini? Bukankah Kaisar sialan itu sedang mencari Liu Zixia?" tanya Ye Lian tidak suka.
Ye Lian menarik tangan Liu Zixia untuk ke luar dari kediaman itu karena tidak ingin berlama-lama di sana.