
Sebelumnya aku ingatkan lagi, jangan lupa like vote dan komen dan yang paling penting baca sampai akhir ya ceritanya.
Jangan ditabung, soalnya jumlah terbaca dihitung perhari.
Nggak ada juga ya dari kalian yang mau jadi sultan di grup chat NT aku.
**
"Namaku Long Ze," ujar pria itu dengan wajah cemberut juga.
"Kau harus memanggil diriku Kakak ketiga mulai sekarang!" Ling Zhi tersenyum kecil sembari memberi mengingatkan pada Long Ze dengan statusnya sekarang.
"Cih," decak Long Ze dengan kesal namun mau apalagi dia memang datang terlambat. Dia baru mengetahui kalau dia bereinkarnasi di tempat yang sama dengan orang yang dicintainya.
Jika Long Ze tahu kalau dia bereinkarnasi di dunia yang sama dia tidak akan membiarkan orang lain memiliki Liu Zixia sama sekali.
"Lalu siapa Kakak pertama?" tanya Long Ze penasaran, pasalnya di dalam ruangan ini hanya ada mereka bertiga.
Dia, Ling Zhi dan Ye Lian yang terbaring karena sakit.
"Aku juga belum pernah bertemu dengannya!" jawab Ling Zhi sambil menggelengkan kepala.
Dia menjawab dengan jujur bukan, selama ini dia memang belum pernah bertemu dengan Lin Yuhua secara langsung. Dia hanya mendengar nama Lin Yuhua dari mulut ke mulut saja.
"Apakah kau salah satu dari ...." Long Ze tidak melanjutkan ucapannya saat dia menyadari kalau Ling Zhi juga berasal dari masa lalu yang sama dengannya.
Sejak awal masuk ke ruangan ini Long Ze memang tidak memberi perhatian pada orang-orang yang ada, matanya hanya terfokus pada Liu Zixia dan cara mengobati Ye Lian saja.
"Ah, aku kira hanya aku yang mengingat masa lalu ternyata masih ada orang lain juga yang mengingatnya. Setidaknya aku tidak kesakitan seorang diri," jawab Ling Zhi dengan senang.
"Diamlah, suara kalian bisa membangunkannya!" bisik Liu Zixia dengan kesal.
Liu Zixia tengah membuka rantai yang melilit pinggang Ling Zhi setelah rantai terlepas, Liu Zixia melepas rantai yang melilit ke paha Ling Zhi dengan hati-hati.
Segera setelah itu terlepas, ada benda menonjol yang terlihat di kedua paha Ling Zhi membuat Liu Zixia mengalihkan pandangannya.
Ling Zhi bergeser selangkah dan Long Ze maju ke depan untuk membiarkan Liu Zixia melepas miliknya juga.
"Kenapa kau memakainya juga?" tanya Liu Zixia kesal, pasalnya dia mengetahui sebagian kerajaan ada yang tidak menerapkan sistem banyak suami dan masih memegang teguh sistem banyak istri.
"Rencananya jika kau tidak muncul aku tidak akan memakai ini seumur hidupku dan tidak akan menikah sama sekali siapa yang tahu kalau Dewa mengizinkan kita bertemu dan akhirnya aku bisa menjadikan dirimu istriku." Long Ze mengangkat bahu dengan senyuman lembut di bibirnya.
Semua bajunya sudah terlepas menyisakan celana dalam yang lebih unik daripada yang dikenakan oleh Ling Zhi dan Ye Lian.
"Sayang," panggil Ye Lian lembut saat kesadaran mulai menghampirinya.
"Ya," jawab Liu Zixia cepat dan mengabaikan Long Ze yang sudah bersiap-siap.
"Bagaimana pernikahannya? Apakah aku membuat acaranya gagal?" tanya Ye Lian dengan nada menyesal.
"Tidak, acara tidak gagal. Dia malah menikahi dua suami sekaligus," jawab Long Ze dengan suara kesal.
"Dua?" tanya Ye Lian bingung sembari menatap ke arah orang yang berbicara.
"Ya, dua! Aku dan dia Kakak kedua!" jawab Long Ze dengan senyuman kecil di bibir ada nada tidak ikhlas yang keluar dari bibirnya saat memanggil Ye Lian dengan sebutan kakak kedua.
***
Aku lagi ngumpulin poin sekarang biar sesekali Liu Zixia Nangkring di rangking vote biar makin banyak yang baca. Makanya aku agak susah up sekarang. Lagi nyari poin dulu kwkwkw.
Semoga keinginanku cepat tercapai, aku mau kumpulin poin lagi bye semua.
Ingat follow author juga ya.