
author nggak lupa kok jalan ceritanya. Kan author baca dulu sebelum bikin.ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
Jangan nuduh author sembarangan, ntar author sedih loh.
Seperti biasa, jangan lupa vote, like dan komen karena itu berharga buat penyemangat author biar semakin rajin up. mana tahu berkat vote kalian author bisa up dua kali.🥰🥰🥰😘
###
"Sayang, kenapa kau mengangkat penjaga Yuhuan itu sebagai penghangat ranjangmu juga, apa kami tidak cukup untukmu?" Sebuah keluhan langsung terdengar saat Lin Yuhua ke luar untuk membuat masakan.
Sejak awal berbicara dengan Lin Yuhua, Liu Zixia sudah sadar kalau ada seseorang yang bersembunyi di kamarnya. Seseorang yang menggunakan sebuah mantra untuk bisa berada di dalam ruangan ini setelah dia ke luar.
Itu sebabnya, Liu Zixia bermain trik dan beruntung juga kalau Lin Yuhua mengerti dengan apa yang sedang diucapkannya. Liu Zixia tidak ingin semua suaminya merasa terganggu dan curiga dengan keberadaan Lin Yuhua saat ini di sisinya.
Apalagi saat ini, kekuatan mereka belum mampu untuk mengalahkan Lin Yuhua. Liu Zixia merasa jika semua disembunyikan dengan baik maka para suaminya akan mampu mengejar ketinggalan mereka.
"Mau bagaimana lagi? Aku tidak ingin dia mengambil keuntungan dariku saat kalian tidak ada, setidaknya dia memiliki kekuatan untuk menjaga anak kita nantinya." Liu Zixia berusaha membujuk.
Setelah mendengar apa yang Liu Zixia katakan Long Ze merasa sedikit lega dan berjalan mendekat ke tempat tidur, awalnya Long Ze curiga kalau orang bertopeng didekat mereka adalah Lin Yuhua itu sebabnya dia menggunakan mantra pemindahan tubuh untuk bisa berada segera di dalam ruangan setelah dia keluar.
Long Ze ingin tahu apa yang diinginkan oleh penjaga Yuhuan yang perkasa untuk secara terus-menerus mengikuti mereka dan apa yang menyebabkan dia begitu senang mengetahui kalau Liu Zixia hamil.
Lin Yuhua selesai memasak dan membawa makanan itu ke dalam kamar di mana Liu Zixia tengah nyaman berada dipelukan Long Ze. Lin Yuhua terlihat' kesal dan marah tapi dia harus terbiasa melihat ini.
Dia harus tahu kalau Liu Zixia bukan hanya miliknya sekarang. Lin Yuhua memberi kode Long Ze untuk minggir dan membiarkan dirinya melayani Liu Zixia dengan baik.
"Sayang, aku ke luar dulu! Kalau kau ingin sesuatu kau tinggal berteriak saja. Secepatnya aku akan datang menemui dirimu." Long Ze mencium kening Liu Zixia penuh kasih sayang.
Setelah mengatakan itu, Long Ze buru-buru ke luar untuk melaporkan hasil yang dia temui. Long Ze mencari keberadaan Ling Zhi dan Ye Lian yang sedang duduk di sebuah ruangan.
Ke-duanya dengan sabar menunggu kedatangan Long Ze.
"Bagaimana hasilnya?" tanya Ling Zhi penasaran. Ling merasa kalau Lin Yu itu adalah Lin Yuhua dan dia juga yang mengusulkan ide itu.
"Dia benar-benar penjaga kerajaan Yuhuan, bagaimana kalau kita menjadikan dia salah satu teman kita, setidaknya kekuatan pria itu tidak jauh berbeda dengan kekuatan Lin Yuhua." Long Ze memberi sebuah ide yang menurutnya cemerlang.
Setelah mendengar apa yang dikatakan Ling Zhi tentang masa lalu mereka Long Ze hanya merasa sedikit kesal dengan Lin Yuhua karena masih membiarkan ular berbisa itu dan masih mencoba melindunginya di sisinya.
Hal yang membuat Ling Zhi dan Long Ze kesal adalah kenapa tidak Lin Yuhua langsung yang datang menjaga Liu Zixia dan meminta maaf tapi malah mengirimkan orang lain.
"Mana mungkin dia mau, dia itu kan anjing setia milik Lin Yuhua. Kita pikirkan cara lain saja untuk membalas Lin Yuhua, saat ini yang terpenting adalah menghabisi satu-persatu cabang sekte hitam yang sudah membantu Ru Ansan."