
papah Sisil yang saat ini berada di luar negri pun memutuskan untuk kembali ke tanah air mengingat ada dua putri yang masih membutuhkan perhatian nya dan kasi sayang nya ia sangat merindukan putri-putri nya itu termasuk kanita gadis polos yang masih membutuhkan perhatian nya kalau soal Sisil jangan di tanya pak Gerry pasti lebih merindukan putri tunggal nya itu posisi Sisil tidak akan ada yang menggantikan namun karena Sisil sudah miliki keluarga sendiri jadi pak Gerry bisa mengondisikan rindunya itu untuk sang putri...
"bagaimana keadaan putri-putri ku" tanya pak Gerry Kepada orang yang berada di sebrang telepon
"baik tuan putri-putri anda dalam keadaan baik-baik saja" jawab seseorang
"bagaimana dengan Sisil" tanya nya lagi
"nona Sisil pun baik tuan anda tidak perlu khawatir nona Sisil di jaga dengan baik oleh tuan muda Rio" jawab nya
"baiklah karena putri ku Sisil sudah dalam keadaan aman maka sekarang yang harus kamu awasi itu kanita jaga dia baik-baik tapi ingat jangan sampai dia sadar bahwa kamu sedang mengawasi nya" jelas tuan gerry
"baik tuan, lalu kapan anda akan kembali" tanya seseorang tersebut yang tak lain adalah orang kepercayaan tuan Gerry
"setelah urusan semuanya yang di sini selesai saya akan segera kembali" jawab tuan Gerry
"baiklah tuan saya akan menunggu nya" balas seseorang itu sambung telepon pun terputus...
di kediaman Rio sudah ada Sabil yang sedang menunggu Sisil, ya Sabil akan menemani Sisil untuk ke dokter kandungan di karenakan Rio sedang sibuk dan ada meeting di luar kota maka Sabil lah yang menjadi pengganti Rio...
"lama nunggu dek" tanya Sisil kepada Sabil
"tidak kak santai saja" jawab Sabil
merekapun berjalan dan memasuki mobil Sabil yang mengendarai mobil pun segera melajukan nya, di dalam perjalanan Sabil terus bercerita sehingga ia memutuskan untuk bertanya kepada Sisil...
"kak Sisil" panggil Sabil
"ya ada apa?" tanya Sisil
"aku mau tanya" tambah Sabil
"kenapa kamu bertanya seperti itu" jawab Sisil
"ya karena aku merasa sikaf kak Eza berbeda dia seperti sedang menyukai orang lain" balas Sabil dengan wajah yang so memelas
"aku tidak tahu lagian kenapa kamu gak nanya ke Eza nya langsung aja" jelas Sisil
"tidak aku tidak mau membuat masalah" tambah Sabil
(yaampun kak jawab aja kenapa sii ini itu gimana jelas-jelas aku liat kak Eza sering merhatiin kanita adik mu, toh kalau kak Eza sama kanita aku tidak akan masalah meskipun ya sedikit kecewa bahkan aku pun melihat pandangan kanita ke kak Eza juga sama apa iya kamu beneran gak tau) batin Sabil
kalo kaya gini kok jadi sama-sama nge ikhlasin gitu ya guys, Eike jadi bingung nantinya eza bakal pilih siapa ya Sabil or kanita karena keduanya sama-sama wanita yang baik hati dan tidak sombong π oke lanjutπ
setelah satu jam dalam perjalanan Sisil dan Sabil pun tiba di rumah sakit tempat Sisil periksa kandungan, Sabil menemani Sisil untuk mengantri karna hari ini bukan cuma Sisil yang mau cek kandungan tapi juga banyak para bumil alias ibu hamil yang ingin mengetahui perkembangan si buah hati maka dari itu Sisil harus menunggu dengan sabar...
.
.
.
.
.
.
.
jangan lupa like sama vote nyaππ bagi koin nya juga yaπ maaf kalo si author nya banyak permintaan π