Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 61


setelah makan Sisil berjalan menuju ruang kerja nya, dan ia melihat Ela yang meliriknya dengan jijik....


(hey nona Lo gausah ngeliat gue kaya jijik gitu, harusnya Lo jijik sama diri Lo sendiri yang dengan pede mendambakan suami gue) batin Sisil


sisil masuk ke ruang kerja Rio dan melihat ruangan itu masih kosong, Sisil pun merebahkan tubuhnya di atas sofa...


tak lama pintu ruangan Rio terbuka membuat Sisil menoleh terdapat tubuh tinggi tegap dengan wajah tampan yang berjalan ke arah nya...


"kamu baru balik" tanya Sisil tanpa mengalihkan pandangannya dari ponsel


"ya kenapa apa kau rindu" tanya nya


"tidak" jawab nya singkat


Rio pun mendudukkan dirinya disamping Sisil ya leleki yang masuk ke ruangan itu adalah Rio, Rio memandangi wajah cantik Sisil hingga pandangan nya terhenti kepada pipi Sisil yang berwarna kemerahan dengan jejak tangan...


"pipi kamu kenapa" tanya Rio menatap Sisil


"tidak aku tidak apa-apa" jawab nya singkat


"gapapa gimana itu pipi kamu merah kaya gitu juga" ucap nya


"oh ini tadi aku kejedot" jawabnya, Rio mengernyitkan dahi nya...


"jangan boong mana ada kejedot ada bekas tangan kaya gitu, jujur sama aku kamu kenapa" tanya nya mulai kesal


bagaimana tidak semarah-marah nya Rio ia tidak berani menampar Sisil, Rio pun berfikir apalagi ayah nya, bahkan untuk menolak keinginan Sisil pun dua lelaki itu tidak berdaya...


"gapapa" ucapnya dengan suara tercekat menahan tangis


"kamu boong aku ga percaya sama kamu" ucap Rio


"mas aku gapapa" balas Sisil meyakinkan


Rio menatap Sisil ia tidak ikhlas ada orang lain yang menyentuh gadisnya apalagi berbuat kasar, Rio akan mencari tau jika Sisil menyembunyikan nya...


"kamu mau ngomong apa aku cari tau sendiri" tantang Rio


"maas" teriak Sisil sehingga membuat Rio tercengang


"aku gapapa ini udah jadi konsekuensi aku karna jadi istri kamu dan Deket sama kamu, udah gausah di perpanjang lagi" jelasnya, tanpa ia sadari air matanya mengalir, air yang sudah ia tahan-tahan akhirnya tumpah


refleks Rio merengkuh tubuh Sisil kedalam pelukannya...


"aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti istriku" jelas nya


Sisil hanya terdiam dalam pelukan Rio...


💞 💞 💞


Sisil yang mengetahui dirinya sedang di perhatikan hanya menundukkan kepalanya, sementara Ella terus memandangi Sisil dengan tatapan penuh kebencian...


"jangan kaya gini aku malu" bisik Sisil


"kenapa kau istriku kenapa harus malu" balas Rio dengan bisikan..


Sisil hanya menghela nafas nya karna jika ia melawan beruang kutub yang sedang tidur maka hari ini rumah nya akan berubah menjadi gunung es...


Setelah dalam perjalanan Sisil dan Rio pun tiba dirumah...Sisil berjalan disampingnya Rio merekapun masuk kedalam rumah dan bergegas ke kamar...


"kamu gamau berenti kerja sil" tanya Rio sambil merebahkan diri di atas ranjang


"kenapa ko nanya kaya gitu" jawab Sisil heran


"aku gamau kamu kecapean lebih baik kamu dirumah aja" jelasnya lagi


"aku gamau kalo dirumah aja nanti aku bosan" jawab nya...


Rio pun mendudukkan diri disamping Sisil,


"istri siapa si kamu jadi pinter jawab begini" ujar Rio


"istri kamu lah" ucap Sisil sambil cemberut


setelah berbincang Rio masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri, setelah Rio selesai disusul oleh Sisil masuk kedalam kamar mandi...


.


.


.


.


.


.


.


.


***Bersambung....


jangan lupa like sama vote nya 🙏😊***