Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 51


waktu pun semakin sore setelah feeting baju mereka berdua memutuskan untuk kembali ke rumah masing-masing....


"kau mau aku antar" tanya Rio menawarkan diri


"tidak tuan tidak perlu kan saya bawa mobil" Jawab Sisil menolak dengan lembut


"baiklah kalau begitu kau hati-hati di jalan" tambah Rio sambil mengelus lembut kepala Sisil


"siap pak.bous" balas Sisil mengangkat tangan nya hormat


Rio yang melihat tingkah Sisil yang menggemaskan pun tersenyum...


merekapun melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang....


"kenapa aku ingin memiliki mu secepatnya apalagi saat melihat tingkah mu yang sangat menggemaskan" gumam Rio sambil tersenyum...


Sisil pun tiba di rumah nya dengan wajah yang berbinar-binar, kanita yang melihat itupun penasaran dan menghampiri Sisil ke kamar nya...


"uduhhhh ada yang lagi bahagia ni" ucap kanita sambil tersenyum


"apasi kamu dek" jawab Sisil tersipu


"iyadeh tau calon Aten mah bebas kan ya mau senyum atau guling-guling juga bebas" goda kanita


"kenapa kau senang sekali menggoda kakak mu itu sayang" ucap tuan Gerry yang tiba-tiba muncul


"huh paman ku kira siapa hampir saja aku mau lari karna kaget haha" balas kanita sementara Sisil hanya tersenyum malu


"hey kenapa kau harus kaget nak, dan berhenti memanggilku paman aku ini papamu sekarang" tambah tuan Gerry mengingat kan


"ya bagaimana tidak kaget ada suara tapi tidak ada wujudnya hahaha...... hmmmm oke baiklah papah ku sayang" balas kanita sambil memeluk tuan Gerry


"hey apa-apaan ini kenapa kalian berpelukan hanya berdua saja apa tidak ada yang ingin mengajak ku?" umpat Sisil sambil memajukan sedikit bibirnya


"hey kakak kenapa kau kesal begitu, tentu saja kami akan terus memeluk mu karna setelah menikah nanti kami tidak akan bebas untuk memeluk kakak ku" ucap kanita menarik Sisil dan memeluk nya


💞 💞 💞


tuan Gerry yang melihat kedekatan kanita dan Sisil yang benar-benar seperti adik dan kakak kandung pun memeluk Sisil dan kanita dalam pelukan nya..


"kalian berdua itu anak gadis papa yang harus papa jaga bukan" ucap tuan gerry sambil mengecup kepala kanita dan Sisil secara bergantian...


sementara dirumah Rio ia sedang sibuk dengan pekerjaan nya, karna tadi ia pulang cepat akhirnya Rio meneruskan pekerjaan nya dirumah....


"apa mamah boleh masuk sayang?" ucap mama Rio


"hmmmmm, masuklah mah" balas Rio


"apa kau masih sibuk nak" tanya nya lagi


"ya sebentar lagi aku selesai, ada apa" jawab Rio


"tidak mamah hanya ingin bertanya bagaimana feeting baju nya tadi" ucap mamah Rio


"seperti yang mama inginkan semua berjalan lancar" jawab Rio tanpa mengalihkan pandangannya


"apa Sisil menyukai nya?" tambahnya


"ya dia sangat menyukai nya" balas Rio


(ya meskipun sedikit gue paksa dan bikin dia kesel setidaknya hari ini sangat memuaskan" batin Rio


"baiklah kalau begitu mamah keluar dulu, segera selesai kan pekerjaan mu dan istirahat lah" ucap Bu Danti lalu meninggalkan ruang kerja Rio


"ya baiklah" jawab Rio


setelah pekerjaan Rio selesai ia pun berjalan ke kamarnya dan membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur sambil menatap langit-langit kamar....


(wajah nya araaagghhh kenapa bayangan nya selalu melompat-lompat dalam fikiranku, ya ya aku tau kau memang manis dan menggemaskan) batin Rio sambil tersenyum


dengan fikiran nya yang terus membayangkan Sisil pun membuat ia terlelap dalam mimpi indah nya....


.


.


.


.


.


***Bersambung....


jangan lupa like sama vote nya 🙏😊***