Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 416


Keesokan harinya seperti biasa Dena pergi


ke kampus, eh hari ini gak telat ya karena Dena takut di hukum gak jelas lagi sama senior nya.


Setibanya di kampus Dena turun dari mobilnya dan di sambut oleh sahabat nya yaitu tata, sahabatnya itu memeluk Dena karena kemarin Dena tidak masuk kuliah gara-gara Keanu.


"Dena oh my, Lo kemarin kemana coyy ko gak masuk. Lo sakit hmmmmm" cerocos tata membuat Dena tersenyum.


"Gue gak apa-apa kok, tapi gara-gara gue telat itu senior nyulik gue ta, alesan nya kasi hukuman tapi kenyataannya malah ngajak gue makan" ucap Dena.


"Benarkah? yang mana si yang ganteng itu bukan? ihhh kok Lo gak ngomong sama gue na" ucap tata membuat Dena kesal.


"Apaan deh ta, yang jelas bukan yang killer yang waktu itu ngoceh-ngoceh sama gue ya" ucap Dena.


"Oiya? kalo gitu berarti yang senyum nya semanis strawberry dong" ucap tata.


"Strawberry asem tata mana ada manis si" cebik Dena.


"Tambahin gula dong biar manis, itu kan senior atau dingin bener kaya es batu dalam freezer" kekeh tata.


"Dah lah ayok" ucap Dena.


"Eh na Lo tau gak si kalo David udah gak bakal balik ke sini lagi" ucap tata membuat Dena tersenyum, bebas sudah ia dari gangguan David.


"Bukan urusan gue" balas Dena.


"Kok Lo seneng gitu si na" ucap tata.


"Seneng lah hidup gue damai tentram tanpa tiga buaya kadaluarsa itu" ucap Dena.


"tapi na_" ucap tata.


"Ta please, kalo gue ada hati sama David gue gak akan tolak dia. tapi ini gue lebih bahagia tanpa adanya dia, dan gak tau kenapa senyaman-nyaman nya gue sama dia bersahabat sama dia berasa ada yang ganjel di hati gue ta" ucap Dena, membuat tata mengerti.


"Gue dukung Lo na, gue gak akan tinggalin Lo apapun yang terjadi Lo udah kaya kembaran gue tau gak" kekeh tata.


"Eh, kok kembaran" kekeh Dena.


"Iyadong" ucap tata.


Saat berjalan menuju kelas Dena berpapasan dengan Keanu, keduanya memang bersepakat untuk tidak saling sapa di area kampus.


Keanu menyetujui itu karena tidak ingin para wanita memandang jelek Dena, bukan hanya itu ia tidak ingin hati Dena tersakiti karena kata-kata pedas dari teman kampus nya.


"Na bukannya itu kak Kean ya" ucap tata.


"Hmmmmm" balas Dena.


"Kok cuek si na, main nyelonong aja gitu" balas tata lagi, membuat Dena menatap tata dengan senyum manis nya.


"Elah na, ngapain takut si prasaan dulu Lo berani banget galak banget" ucap tata.


"Gue udah dewasa ta, kalo gue galak Mulu nanti jantan pada kabur kan repot gue" kekeh Dena membuat tata ikut tertawa.


Hampir semua penghuni kampus menyukai Dena, karena Dena tidak membuat masalah dan lebih memilih diam daripada bertingkah.


Ia sengaja tidak memperlihatkan bahwa Kean dan dirinya saling mengenal, itu pula yang di ucapkan kean bukan apa-apa kean hanya ingin melindungi Dena.


"Iyadeh iya sahabat gue ini udah tua iya" ledek tata.


"Tata" pekik Dena, membuat tata tertawa.


"Haha iya maaf ya sayang nya aku ya" ucap tata membuat Dena mendengus.


Merekapun masuk kedalam kelas nya karena sebentar lagi dosen akan masuk, Dena duduk dengan tenang dengan membaca buku yang ia bawa.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 😊🤗 jangan lupa like komen dan vote nya 🙏😉


A**: gue makin penasaran gimana kisah Dena nanti ya 😁


N: kebalik Malih harusnya gue yang penasaran yaampun 😒


A: oiya salah ya 😂 maaf ya 🤣


N: sue Lo ah 😒


A: 🤣🤣🤣*