Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 350


Di kediaman Artadinata Mei sudah tidak aneh-aneh lagi, ia lebih suka menonton drama Korea kesukaan nya di temani dengan cemilan.


Mei akan anteng jika dirinya sudah menonton dan nyemil, bahkan Dio bisa lebih tenang meninggalkan istrinya itu untuk bekerja.


Terkadang dio meminta ana untuk mengajak Aiden ke rumah nya, meski begitu tidak melanggar peraturan Justin. anak tetap memakai kan masker dan kacamata kepada Aiden karena ia tidak ingin ada yang melihat wajah Aiden.


Seperti saat ini ana mengajak Aiden bermain di rumah Sisil, karena permintaan Justin agar Aiden tidak melihat keadaan Dea.


"Ai mommy lagi apa" tanya mei.


"Mommy lagi bobok onty" jawab nya.


"Kak Dea Masi tidur na?" tanya mei.


"Kakak lagi kurang enak badan kak, dari semalam muntah-muntah Mulu" jawab ana, yang mana membuat Mei terdiam ia mengingat Dea yang mengeluh saat Mei merasa mual.


"Udah ke dokter kan" tanya mei.


"Sudah, tadi kak Mae memanggil dokter." jawab nya lagi.


Mei berfikir jika Dea hamil maka ia akan menelpon bunda nya, Mei tidak mungkin merepotkan Dea karena kehamilan nya kan.


Bahkan saat ini Dea malah sakit karena kemarin mengurus nya, Mei menatap senang kepada Aiden.


"Aiden mau punya dedek gak" tanya mei.


"Mau onty, Aiden mau dedek twins" jawab nya, membuat Mei tersenyum.


"Mau nya cewek apa cowok" tanya mei lagi.


"Satu-satu biar adil" jawab nya polos.


"Satu-satu" tanya mei bingung, ana yang mengerti maksud Aiden pun menjelaskan.


"Iya onty satu-satu, cewek satu cowok satu kan" ujar ana membuat Aiden mengangguk.


"Oh gitu, nanti dedek nya kaya siapa si" tanya mei.


"Cowok kaya Daddy cewek kaya mommy" jawab nya, membuat Mei terkekeh.


"Nggak kaya Aiden aja" ujar Mei.


"Ai kan kaya Daddy kata mommy, ai tertampan" ujar nya narsis membuat Mei terbahak.


"Idih emang ai tampan" ledek mei.


"Tampan ai dari Daddy juga" celoteh nya.


"Ai narsis di ajarin siapa" ujar Mei, ia sudah tidak bisa menahan tawa nya lagi.


"Di ajarin Abang onty, Abang kalo video call bilang ai super tampan" ujar nya kali ini bukan hanya Mei, bahkan ana yang dari tadi diam pun menjadi tertawa.


"Carl bener-bener ya, cangkang doang dingin datar dalem nya narsis" kekeh Mei, membuat Aiden tertawa lucu.


"Ai tadi kesini pake masker kenapa?" tanya mei tersenyum, ia tau itu atas permintaan Justin. namun Mei ingin tahu apakah Aiden senang atau tidak.


"Gak keliatan tampan nya dong kalo di tutup gitu" ledek mei.


"Kata Abang tampan itu gak perlu memperlihatkan wajah kita onty, liat matanya aja udah ketauan kok aku tampan" celoteh Aiden membuat Mei gemas, ibu hamil itu langsung merengkuh tubuh Mungin Aiden.


Mei menciumi wajah dan pipi gembul Aiden, hal itu membuat Aiden tertawa dan menjerit namun tiba-tiba Aiden berteriak membuat Mei tersenyum mengelus kepala Aiden.


"Onty hahah, onti dedek bayi kejepit" jerit nya membuat ana tersenyum.


"Eh iya kejepit, elus dong dedek nya" ucap Mei, ia meletakkan tangan mungil Aiden di perutnya.


"Baby are you ok" tanya nya dengan mata bulat yang berkedip-kedip.


"Yes i'm ok Abang" ucap Mei membuat Aiden tertawa dan melompat.


Mei tahu jika Aiden sudah terbiasa tidak menunjukkan ekspresi wajah cerdas nya, Aiden selalu bertingkah seperti anak pada usianya.


.


.


.


.


.


.


.


.


Aiden Giovaro Abrisham



*Happy reading 😊🤗


N: biar punya anak model begitu gimana ya 😂


A: ya mana gue tau 😭 tanya aja emak bapak nya Sono 😂


N: di fotokopi bisa gak ya 😂


A: orang itu oy, Lo kata kertas di fotokopi 😒


N: kali aja bisa kan Mayan 😂


A: suee 😩


N: 😂😂😂*