Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 103


setelah pulang dari kantor Rio langsung menemui sang istri yang sedang berbaring di tempat tidur, Rio menghampiri Sisil dan mengelus kepala Sisil dengan lembut hingga kini membuat Sisil menoleh ke arah nya...


"sudah pulang mas" tanya Sisil saat melihat sang suami duduk di tepi ranjang


"jika aku belum pulang lalu yang sekarang ada disamping kamu ini siapa" jawab Rio


"hmmmm iya iya, yasudah kamu mandi dulu sana" pinta Sisil


"yaudah aku mau bersih-bersih dulu" ucap Rio


"iya aku siapin baju nya ya" balas Sisil


Rio pun berjalan menuju kamar mandi dan Sisil beranjak ke ruang ganti baju untuk menyiapkan baju tidur untuk sang suami setelah lima belas menit Rio selesai selesai mandi dan segera memakai baju yang sudah di siapkan oleh Sisil...


setelah nya Rio berjalan menuju ranjang dan ikut berbaring di samping sang istri, Rio menarik Sisil kedalam pelukannya dan *****cup bibir sang istri dengan lembut dan semakin dalam hingga pekerjaan lembur yang biasa mereka lakukan tiap malam terjadi lagi.....


di tempat lain kanita sedang membaringkan tubuhnya di atas sofa kamar nya ia melihat grup chat antara dirinya, ria dan juga Lala...


*karilla grup*


Lala P: *woyyy


Ria Z: paan si Lo juminten


Lala P: elah jahat banget si Lo ganti-ganti nama gue Minah๐Ÿ˜ฃ


Ria Z: gak intro Lo nama gue cakep-cakep ngapa jadi si Minah dah๐Ÿค”


Kanita A.p: ada apa sih emak-emak riweh banget๐Ÿ˜


Ria Z: tau noh si Minah ๐Ÿ˜‚


Kanita A.p: ada apa lalapo?


Lala P: guys mau pada lanjut kuliah dimana nih?


Ria Z: eh iya bener mau pada lanjut kemana?


Kanita A.p: akumah kayak nya ke universitas A deh soal nya kan Deket gak jauh-jauh amat


Ria Z: barengan aja mau gak gue soalnya gak mungkin kalau kuliah keluar tau sendiri kan bapak moyang gue kek gimana๐Ÿ˜ฃ


Lala P: lah iya bener syukur-syukur satu jurusan ๐Ÿ˜‚


Ria Z: lah mau nya elu itu mah juminten ๐Ÿ˜


Kanita A.p: yaudah iya lagian gue juga gak mungkin kalau kuliah keluar belum tentu di ijinin sama bapak negara ๐Ÿ˜


Ria Z: lah sapa tuh bapak negara ๐Ÿ˜‚


Lala P: sapa lagi kalau Bukan Abang Eza nya neng kankan ๐Ÿคฃ


Kanita A.p: sok tau banget Lo juminten sarminah, bapak negara gue mah bapak nya kak Sisil woy๐Ÿ˜


Ria Z: lah kirain kan ๐Ÿ˜†*


kanita pun berjalan ke arah tempat tidur dan meletakan ponsel nya di atas nakas samping tempat tidur, baru saja mau memejamkan mata nya ponselnya kembali berdering menandakan telpon masuk...


"nomor siapa nih" gumam kanita saat melihat nomor asing yang menelpon nya dan kanita pun mengangkat nya...


"hallo" ucap kanita


"kanita gue mau ketemu Lo besok di caffe D" ucap si penelepon


"lah siapa Lo tiba-tiba minta ketemu? fans gue?" tanya kanita merasa heran


"gak usah banyak tanya pokok nya Lo harus datang ke caffe D besok jam sepuluh pagi" ucap nya tanpa menunggu Jawaban kanita tlpon nya di matikan


"lah siapa aneh banget ni orang" gumam kanita tanpa memikirkan si penelepon kanita pun memejamkan matanya hingga terlelap...


.....


pagi hari kanita Bangun agak siang ya karena ia ingin bermalas-malasan namun ponsel nya kembali berdering dan kanita pun meraihnya di atas nakas saat melihat si penelepon bernama *My Sista* kanita pun mengangkat nya...


"hallo" ucap kanita dengan suara khas bangun tidur


"kamu baru bangun" tanya Sisil di sebrang telepon


"hmmmmm iya ngantuk banget abis akunya" jawab kanita jujur


"yasudah sekarang kamu mandi udah gitu ke rumah aku ya" pinta Sisil


"aku nggak bisa kak aku ada janjian sama orang nanti jam sepuluh" tolak kanita dengan halus


"gak mau pokok nya kamu harus kesini" ucap Sisil kekeh


"yaudah iyaiya aku kesana ba_ Tut...tut..." belum sempat kanita menyelesaikan ucapan nya Sisil sudah mematikan sambungan telepon nya


"dih dasar ikan kembung seenak jidat matiin telepon gak tau apa gue belum selesai ngoceh" gerutu kanita dan ia pun bergegas ke kamar mandi...


di kediaman Rio sisil dan Sabil sedang menonton tv di ruang keluarga hening tidak ada yang ber bicara, namun saat suatu saluran televisi memberitakan kembali nya seorang model tanah air yang bernama Jeje Zanetta membuat Sabil membulatkan matanya dengan mulut yang terbuka...


saat Sisil tidak sengaja menoleh ke arah Sabil ia pun terkejut dengan ekspresi sang adik ipar yang biasanya anggun namun sekarang bengong dan membuka mulutnya nya, Sisil berusaha menahan tawa agar sang adik tidak menyadari tatapan nya namu ia pun merasa penasaran apa yang membuat Sabil ber ekspresi seperti itu...


(gadis cantik seorang model bisa cengok juga ya kirain apapun yang ia lihat semengejutkan gimana pun bakal keliatan anggun tapi biarpun begitu kecantikan nya gak berkurang sedikit pun) batin Sisil


tak lama suara bel berbunyi dan Sisil meminta mbak untuk membuka kan pintu nya...


"eh non kanita ayo masuk non" ucap pelayan yang membuka pintu


"ada non diruang keluarga bersama non Sabil" jawab mbak, mendengar nama Sabil membuat kanita menghentikan langkahnya dan berfikir harus bersikap gimana dan harus bagaimana tapi ya yang ia inginkan hanya lah kebersamaan bukan perpisahan begitu fikir kanita...


"Hay semua" ucap kanita membuyarkan lamunan sisil dan membuat Sabil yang tengah fokus kepada televisi menoleh


"Hay dek" balas Sabil tersenyum, kanita pun berjalan ke arah Sisil memeluk sang kakak lalu beralih memeluk Sabil ia merasa sangat rindu kepada kakak lajang nya ini


"ada apa nih serius banget" tanya kanita melihat Sabil yang kembali fokus kepada televisi


"gak tau tuh si Sabil mana ekspresi nya lucu banget lagi" jawab Sisil tersenyum, mendengar Jawaban sang kakak ipar mengenai ekspresi Sabil pun tersadar bahwa dari tadi ia begitu fokus hingga wajah nya terlihat seperti orang bengong...


"ada apa kak" tanya kanita kepada Sabil, meskipun belum resmi saling meminta maaf namun kedekatan mereka tidak ada yang bisa memisahkan Secanggang apapun ujung nya pasti dekat lagi...


"kamu tahu seorang model yang bernama Jeje Zanetta?" ucap Sabil menatap kanita dan Sisil bergantian


"ya aku tahu kak model terkenal yang berada di bawah kakak kan" balas kanita, ya Sabil dan Jeje adalah sama-sama seorang model maka dari itu Jeje selalu merasa ingin menyaingi Sabil meskipun ia tidak mampu. apalagi saat ia tahu dulu Sabil sempat dekat dengan seorang pengusaha yang bernama Eza Giovano yang tak lain adalah mantan kekasih jeje maka disitulah Jeje berusaha merebut apapun yang dimiliki Sabil saat ini sekalipun itu dengan sang adik angkat yaitu Kanita Adinda Pratama yang menjadi inceran Jeje.


"hmmmm ya, kamu tahu dia siapa" tanya Sabil lagi


"tidak tahu lah kak yang aku tahu dia adalah seorang model, memang nya dia siapa kak?" jawab kanita langsung kembali bertanya kepada sabil


"dia mantan nya kak Eza" ucap Sabil memberi tahu. mendengar Jeje mantan Eza kanita dan Sisil membulatkan matanya merasa terkejut.


"apa? mantan Eza?" tanya Sisil dan Sabil pun mengangguk


"waahhh kak Eza hebat ya setelah putus dari seorang model Jeje Zanetta terus ia mendapatkan seorang super model Putri Sabylla Artadinata" ucap kanita dengan polos nya yang mendapat tatapan dari Sisil dan Sabil


"apa maksudmu" tanya Sabil membuat kanita terlonjak kaget


"hehe tidak" jawab nya cepat


"kau ini b*doh apa gimana" tanya Sisil Kepada kanita


"tahu gak nyadar banget orang kamu sendiri aja seorang model" jelas Sabil kanita yang mendapat ocehan dari kedua kakak nya pun mencebikan bibir nya kesal


"i...ini kenapa jadi aku yang di ceramahin" ucap kanita kesal


"abisnya kamu gak peka banget" balas Sabil kesal


"gak peka gimana sii" tanya kanita


"yaampun dek kalo Jeje udah balik ke tanah air otomatis dia bakal terus Deket sama Eza dong aku dan Jeje itu model di perusahaan nya Eza" ucap Sabil


"kak Eza punya perusahaan model emang? bukannya dia pemilik caffe yak" tanya kanita


"iya dia punya perusahaan model dan entertainment terbesar setelah kak Rio ya bisa dibilang nomor dua nya lah dibawah kak Rio kalau soal caffe itu memang sengaja dia buat juga itu hasil usahanya sendiri" ucap Sabil menjelaskan dan kanita hanya ber Oooo ria


"lalu kenapa jika Jeje sudah kembali" kali ini Sisil yang bersuara


"kakak ini gimana kalau Jeje ada disini gimana si kanita bisa deket sama kak Eza di aniaya Mulu mah iya ini bocah" balas sabil, Sisil yang mendengar ucapan Sabil terkejut begitu pun dengan kanita tidak disangka ternyata Sabil lebih milih untuk ngalah dan lebih mikirin perasaan kanita...


"kenapa jadi bawa-bawa aku" gerutu kanita


"aku yakin Jeje akan nyari tau siapa aja yang Deket sama Eza dan siapa orang terdekat aku karena dari dulu dia selalu ingin ambil apa yang aku punya" jelas Sabil


"kenapa kaya gitu" tanya kanita dan Sisil bersamaan


"ya karena dia tidak pernah merasa puas dengan apa yang sudah dia miliki mungkin incaran pertama nya adalah kanita karena kanita dekat dengan ku juga kak Eza mungkin Jeje akan bikin kanita benci sama aku" jawab Sabil menjelaskan lalu memberikan jeda dalam ucapan nya...


Sabil pun memutuskan untuk menceritakan tentang perselisihan antara dirinya dan Jeje Sabil menceritakan semuanya, dari tentang Eza yang dulu dekat dengan nya hingga saat Jeje selalu berusaha membuat orang-orang yang Sabil sayang untuk membenci dirinya bahkan sampai terakhir adalah papah angkat yang ia ketahui sebagai papah kandung nya. yang tak lain adalah papah kandung Rio yang di hasut oleh Jeje untuk membenci Sabil. namun Sabil bersyukur bahwa sang papah tidak mudah terhasut bukan hanya itu ibu dan kakak nya pun selalu membela dan mendukung nya meskipun Rio sangat tegas namun dibalik ketegasan nya ada jiwa penyayang yang sangat besar...


Sisil yang mendengar cerita Sabil merasa kasihan begitu pun dengan kanita ia tidak menyangka karier yang diraih oleh kakak nya tidak mudah untuk sampai di posisi saat ini. kanita berjanji tidak akan percaya tentang isu buruk mengenai sang kakak bagi kanita memiliki dua kakak perempuan adalah impian nya meskipun bukan kakak kandung tapi ia tidak ingin menyakiti sang kakak begitu pun dengan Sabil dan Sisil yang sangat menyayangi si bontot yang tak lain adalah kanita...


.


.


.


.


.


.


***Jangan lupa like vote dan komen nya yak๐Ÿ™๐Ÿ˜‰


N**: minta vote komen vote komen up nya jarang Lo Thor ๐Ÿ˜


A: Yeay kan gue sibuk kalee ngertiin napa๐Ÿ˜ฃ*


***N**: tar di demo Lo Thor tau rasa๐Ÿ˜


A: gak apa-apa dah yang penting kali demo pake kata-kata yang baik aja๐Ÿ˜‚


N: ngapa emang Thor Lo sakit hati tak ๐Ÿ˜‚


A: bukan sakit hati lagi udah jleb banget itu kalo pada komen yang bikin semangat dan bikin gue ketawa aja dah gak papa ๐Ÿ˜ข


N: nawar Mulu najiss๐Ÿ˜


A*: *bodoamat belenja dipasarkan aja kudu pinter nawar๐Ÿ˜œ


N: serah Lo dah Thor๐Ÿ˜


jangan lupa like vote sama komen nya juga yak ๐Ÿ™๐Ÿ˜*