Terjebak Cinta Presdir

Terjebak Cinta Presdir
Epson 366


Keesokan harinya Mei bangun terlebih dahulu karena hari ini hari libur Mei memutuskan untuk memasak untuk suaminya, Mei dibantu oleh salah satu pelayan di rumah nya.


"Nona mau masak apa?" tanya seorang pelayang.


"Aku mau masak ayam bumbu Bali sama capcay aja mbak" jawab Mei.


Mei melakukan kegiatan nya dengan cekatan hingga membuat para pelayan berdecak kagum, mereka berfikir bahwa kepergian Sisil akan membuat Mei menjadi pendiam namun kenyataannya tidak.


Mei justru terlihat ceria dan mandiri dan lebih dewasa, bahkan yang seharusnya di usia Mei yang masih muda ia harus mengurus suami nya.


Usia Mei 3 tahun lebih muda dari Dio suaminya itu saat ini sudah berusia 24 tahun, namun mereka justru malah terlihat sangat serasi.


"Nona bahan-bahan nya sudah mbak siapkan" ucap pelayan tersebut.


"Iya mbak makasih, kalo gitu mbak boleh mengerjakan pekerjaan yang lain saja. biar ini Mei yang kerjain" ucap Mei, membuat pelayan itu mengangguk mengerti.


Mei terus saja sibuk dengan kegiatan memasak nya hingga tidak menyadari kehadiran Dio, Dio yang melihat Mei begitu fokus hanya tersenyum.


Lelaki itu berjalan ke arah Mei dan memeluk istrinya dari belakang hingga membuat Mei terlonjak kaget, saat menoleh senyum di bibir Mei pun terbit.


"Ngagetin aja Abang" ucap Mei membuat Dio tertawa kecil.


"Maaf sayang" ucap Dio dan Cup, Dio mengecup pipi Mei.


"Kenapa gak minta tolong para pelayan aja" ucap Dio, yang masih memeluk istrinya itu.


"Mei kan gak ada kegiatan lain lagian kuliah aja online, jadi lebih baik Mei yang masak biar ada gerak nya" ucap Mei.


"Nanti kamu kecapean sayang, udah ya biar mbak aja yang masak" ujar Dio.


"Nggak apa-apa Mei gak cape kok, mending Abang sekarang mandi bentar lagi masakan nya matang" ucap Mei.


"Mandiin dong sayang" goda Dio.


"Yaudah buka baju Abang disini kalo mau di mandiin" ujar Mei balik menggoda, dan membuat Dio memelototkan matanya.


"Yang benar saja Abang buka baju disini, Abang gak seg*la itu baby" ucap Dio membuat Mei terkekeh geli.


"Lagian Abang minta mandiin gak liat istrinya lagi masak hmmmmm, udah sana mandi nanti aku nyusul ke kamar" ucap Mei.


"Gak mau Abang maunya sekarang" manja Dio.


"Bang kaya nya spatula yang aku pegang panas deh" ucap Mei melirik ke arah suaminya.


"Ya emang panas kan lagi kamu pake masak sayang" ucap Dio.


"Ini kalo di tempel ke pipi Abang sebagai kecupan selamat pagi gimana jadinya ya" balas Mei ingin mengerjai suaminya.


"Apa?! sayang jangan jahat dong masa kamu mau KDRT suami kamu yang super tampan ini" ucap Dio membuat Mei tersenyum.


"Abang sayang jangan gini ih Mei lagi masak" cebik nya.


"Kiss dulu" ucap Dio.


"Iya iya Abang mandi sekarang sayang, dasar galak rese gocan" ucap Dio membuat Mei mengernyit heran.


"Apa itu gocan?" tanya mei melotot, sebelum menjawab Dio lebih dulu memundurkan tubuhnya dari sang istri.


"Anu sayang itu gorila cantik" jawab Dio ia segera berlari ke kamar nya sebelum gorila peliharaan nya itu berteriak.


"Abaaaaang! dasar nyebelin" pekik Mei, membuat beberapa pelayan yang berada dekat area dapur tertawa pelan.


Mereka merasa bahagia melihat kemesraan Dio dan Mei, bukan hanya itu Dio dan Mei juga memperlakukan para pelayan nya dengan sangat baik.


Mereka tidak membeda-bedakan antara pelayan dan dirinya apalagi Mei semenjak dirinya sering sendiri di rumah, ia lebih sering berbaur dengan beberapa pelayan nya.


Dio tidak mempermasalahkan hal itu asal Mei aman dan nyaman ia tidak akan melarang nya, karena bagi Dio kebahagiaan Mei adalah yang utama.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


***Happy reading 😊🤗


A**: buat kamu yang bilang aku gak pernah munculin part Dio tolong di perhatikan, aku itu tiap harinya munculin part beda-beda kemarin-kemarin kan aku lagi fokus part nya emak-emak lagian Mei juga ada kok.


N: dah lah Thor terkadang Lo akan selalu salah Dimata mereka, tapi meskipun Lo salah menurut mereka yang penting Lo masih mau ngimbangi kan 😊


A: dari sekian banyak orang emang elo yang paling mengerti 😁


N: ya karena gue tau selain Lo nulis juga Lo kerja, waktu Lo kebagi-bagi dan fikiran Lo harus terus jalan Thor. buat mereka yang komen nuntut ini itu suruh aja mereka yang nulis biar bisa tau rasanya di posisi author pesan ini bukan cuma buat Lo aja tapi buat semua author 😊


A: iya Uun dan gue usahain buat bisa kejar semuanya itu gimana, tapi selagi kalian support gue itu udah jadi semangat tersendiri buat gue 😊


N: semangat Thor 💪


A: maaciw 😊*