
setelah beberapa jam menunggu kedatangan sang adik ipar yaitu sabila dan akhirnya yang di tunggu tiba juga...
ting teng.... (anggap aja itu suara bel ya guys π)
Sabila memencet bel rumah Rio yang di dalam rumah pun bergegas membuka pintu, pada saat pintu terbuka nampak lah Gadis cantik berpostur tubuh tinggi, berkulit putih bersih dan mulus dengan rambut panjang yang di Curly tidak lupa memperlihatkan senyum yang super manis, melihat kedatangan seorang model otomatis membuat yang membuka pintu bengong kanita terus saja menatap gadis cantik di hadapan nya, ya yang membuka pintu tadi tidak lain adalah kanita...
"siapa kan" ucap Sisil sambil berjalan ke arah kanita namun kanita tidak menjawab nya
saat Sisil tiba di dekat kanita lebih tepatnya di hadapan Sabil ia pun ikut terkejut melihat gadis cantik itu yang tak lain adalah adik ipar nya, ya adik angkat kesayangan suami nya...
"Hay kakak ipar" ucap Sabil membuyarkan lamunan ke dua orang di hadapannya
"eh, Hay kamu Sabil bukan" tanya Sisil yang agak bingung karna takut salah orang
"iya aku Sabil" jawab nya sambil tersenyum ramah
"ayo masuk dulu, kamu udah makan" tanya Sisil mengajak Sabil masuk di ikuti oleh kanita yang masih perang dengan fikiran nya
"hmmmm sudah kakak aku sudah makan sebelum kesini" balas Sabil
"yasudah aku mau ambil tas dulu ya" ucap Sisil namun di tahan oleh Sabil
"tunggu kakak ipar" panggil Sabil menghentikan langkah kaki Sisil
"ya ada apa" tanya Sisil membalikan badan nya menghadap Sabil
"dia... apakah dia adik mu?" tanya Sabil menatap kanita yang menunduk
"hmmmm ya kenal kan dia kanita adik sepupu ku tapi dia sudah seperti adik kandung ku" jawab Sisil sambil berjalan ke kamarnya
mendengar jawaban Sisil Sabil menatap kanita dia bertanya-tanya apa bisa begitu adik sepupu menjadi adik kandung, apa dia di masukan dulu ke rahim lalu di keluarkan lagi fikir Sabil...
π π π
melihat Sabil sedang menatap nya kanita pun berinisiatif mengulurkan tangannya untuk berkenalan...
"Hay kak, salam kenal" ucap kanita mengulurkan tangannya
"Hay aku Sabil" balas Sabil dan menerima uluran tangan kanita
"apa kamu masih sekolah" tanya Sabil kepada kanita
"iya aku masih sekolah" ucap kanita jujur
"kelas berapa" tanya Sabil lagi
"aku sudah kelas 3 SMA kak" jawab kanita dan Sabil pun mengangguk kan kepala nya
saat mereka bercakap Sisil pun tiba di tengah-tengah gadis itu...
"apa mau jalan sekarang?" tanya Sisil kepada kedua orang di hadapannya
"baiklah ayo" ucap Sabil berjalan lebih dulu
sabil duduk di belakang kemudi sementara Sisil duduk di samping Sabil, dan kanita duduk di kursi belakang...
( jika terus diem-dieman kaya gini kapan mau akrab nya ) batin Sabil
ya Sabil bisa dibilang gadis crewet dan ceria ia tidak pernah ingin melihat orang-orang di sekeliling nya terdiam tapi ia selalu ingin melihat orang-orang yang berada di sekeliling nya banyak berbicara dan selalu ceria...
"kakak ipar" panggil Sabil
"iya kenapa" jawab Sisil menoleh ke arah Sabil
" jangan diem Mulu kan sepi tau garing" ucap Sabil
Sisil dan kanita yang mendengar ucapan Sabil sama-sama melongo fikir nya seorang model yang anggun dan calm kok bisa kaya gini mungkin banyak lagi sikap Sabil yang harus ia ketahui...
.
.
.
.
.
.
.
.
***Bersambung....
jangan lupa like sama vote nya readers jangan lupa koin nya jugaππ
Sisil: banyak minta Lo Thor
author: yey suka" author lah π
Sisil: gaboleh gitu Thor up aja telat Mulu
author: yey iya maaf kali kan bagi" waktu nya cuy
Sisil: Thor Lo ngasi pemeran nya pada baik" Mulu kaga ada yang jahat nya
author: akutuh bingung ngasi karakter yang jahat kan akumah baik gasuka jahatin orangπ
Sisil: ahhh sa aee Lo Thor
author: yaudah nanti gue kasi peran yang jahat dah ya doain aja tuh biar si pemeran nya mau jadi jahat π
Sisil: iya dah serah elu Thor kan bertahan nya cerita gue karna eluπππ
Mon maaf jika up nya kelamaan π dikarenakan sambil bekerja jadi ya begini lah up kalo waktu nya lagi luang π***