
saat sedang asik berbincang ada yang mengetuk pintu...
tok...tok...tok... ketukan dari luar kamar Sisil, aknita pun beranjak membukakan pintu dan terdapat 3 peria tampan yang sedang berdiri yaitu Gio, Eza, dan Rey...
saat pandangan terhenti pada tubuh tinggi Rey jantung nya berdegup kencang hingga membuat dahi nya berkeringat...
(ohh yaampun baru saja dibicarakan peria ini sudah ada disini saja, sudah seperti pangeran yang merasai kerinduan tuang putrinya hihi) batin kanita
sementara dua peria lainnya terpesona dengan kecantikan kanita yang tidak jauh berbeda dengan Sisil...
"khemmm, apa anda tidak akan membiarkan kami masuk nona" ucap Rey membuyarkan lamunan kanita
"ohh a...iya ayo masuk" jawab kanita gugup dan ketiga peria itupun masuk ke ruangan Sisil
"Hay Sik gimana keadaan mu" tanya Eza
"ya jauh lebih baik" jawab Sisil
"Oiya apa kandungan mu baik-baik saja" tanya Gio
"ya kandungan nya juga baik kok" jawab Sisil tersenyum
sementara Rio memperhatikan kegugupan adik ipar nya itu saat berada di dekat Rey, Rio melipat bibirnya untuk menahan senyum...
"ehh Yo selamat ya akhirnya Lo jadi ayah juga" ucap Eza dan gio
"hmmmmm ya thanks" jawab Rio
Sisil yang sadar akan keadaan di kamar nya pun berniat menggoda adik nya itu...
"kan masa tamunya ga disuru duduk" ucap Sisil kepada kanita
"oh iya silahkan duduk" jawab kanita dengan wajah memerah
"kan kamu pipi kamu kenapa kok merah gitu" ucap Sisil tersenyum, mendengar kata-kata Sisil membuat keempat peria itu mengalihkan pandangannya kepada kanita
sementara kanita benar-benar kepanasan berada disana, Rio yang sadar dengan tingkah Sisil ikut menggoda kanita...
"kan tadi kamu bilang jiwa jomblo ku meronta-ronta" ucap Rio sambil menahan tawa
"ah...itu tidak kak sudah tidak meronta-ronta" ucap kanita dengan malu
"kalo masih meronta-ronta ini ada 3 cowok tinggal kamu pilih aja mau yang mana" goda Rio dan Sisil
"ahahhaa kakak tidak aku kan masih sekolah" ucap kanita
deegg ..... cowok tampan itu bertanya membuat kanita benar-benar merasa sedang di ujung tebing yang sangat tinggi, eza peria yang terkenal dingin melontarkan pertanyaan kepada kanita tentu saja membuat Rey, Gio, dan Rio tercengang...
"a....aku kelas 3 SMA kak" jawab kanita gugup
"ohhh gitu, sebentar lagi kuliah dong ya" tanya Eza lagi
"hmmmm ya" jawab kanita
Eza yang melihat kanita seperti photo coppyan dari Sisil merasa kagum dan tertarik hal itupun dapat dilihat oleh Rio dan juga Sisil tapi tidak dengan Rey dan juga Gio...
di dalam ruangan itupun mulai ramai dengan perbincangan sesekali terdengar tawa mereka terlihat bahagia termasuk Rio dan Sisil...
setelah lama berbincang dan hari sudah semakin larut kanita pun ijin untuk pulang...
"kak aku pulang dulu ya" ucap kanita
"gak nginep aja dek" tanya Sisil
mendengar perkataan Sisil yang memanggil kanita dengan sebutan adik gio pun melontarkan pertanyaan...
"dek? emang kanita adik lo sil" tanya Gio penasaran
"ya dia adik sepupu ku tapi kita udah kaya sekandung" jawab sisil
"ohhh pantes cantik nya ga beda jauh dari lo" ucap Gio
"lomah emang kalo liat cewe cantik gitu Mulu" ucap Rio kepada gio
namun kanita hanya tersenyum melihat gio dan Eza bergantian tidak dengan Rey karna ia tahu kalau Rey sudah bersama sahabat kakak nya...
.
.
.
.
.
***Bersambung...
jangan lupa like sama vote nya 🙏😉***